Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Axelle Mahendra


__ADS_3


(Tangismu bahagiakanku


Jeritanmu kebanggaanku


Pekikanmu tawaku


Teriakanmu sukaku


Hadirmu lengkapkan hidupku


Jelmamu pemberian untukku


Dirimu bagian dariku


Penantianku 'tlah lama menunggu


Kau bawa keceriaan


Tenangkan batin beronta


Damaikan suasana


Hilangkan gundah menerpa) ''


''Axelle Mahendra ''


kabar kembali nya bayi Kanaya membuat semua orang bahagia Adam dan Sarra mereka segera kembali ke jakarta.


Rakha sengaja mengunggah kabar gembira itu demi menghentikan para pengikut nya yang mencoba membantu nya untuk mencari sang buah hati.


sontak unggahan Rakha pun menjadi viral dimana Rakha memajang wajah bayi juga nama bayi nya


kolom komentar dipenuhi dengan ucapan selamat dan do'a untuk sang bayi mungil nan lucu itu .


saat ini suasana bahagia tengah meliputi mansion Mahendra dimana


Adam dan Sarra mengundang beberapa anak yatim untuk acara akikah cucu nya.


sebagai rasa syukur karna sang cucu kembali


dengan selamat


Rakha juga mengundang teman-teman bisnis dan kolega sang ayah yang turut hadir juga beberapa wartawan.


suasana nampak khidmat dimana mereka juga melakukan acara pengajian dan do'a bersama


Adam dan Sarra , juga Rakha terlihat membagi-bagikan bingkisan dan amplop berisi santunan untuk para anak yatim dan beberapa barang untuk keperluan panti asuhan.


usai acara menjelang sore


Rakha dan Kanaya nampak bercengkrama dengan


Adam, Sarra, Arjuna, Andra, Jonathan


Siska dan Rena


di ruang santai mansion mewah itu


''Rakha , bayi mu mirip sekali denganmu


benar kata orang mungkin Naya sangat mencintaimu hingga bayi kalian begitu mirip Daddynya begitu ''


ucap Arjuna

__ADS_1


yang membuat wajah Kanaya memerah saat semua orang menatap ke arahnya


''apa itu benar, sayaang?''


Rakha ikut menggoda sang istri


Kanaya semakin dibuat tersipu-sipu


semua tertawa melihat wajah Kanaya yang memerah dengan gemas Rakha mengecup kening Kanaya


''sudah kalian jangan mengolok-ngolok putriku lihat wajah nya sudah semerah tomat ''


ucap Sarra sembari menimang cucu pertamanya itu bersama Adam di sisinya yang ikut tertawa bahagia.


''momm''


Kanaya memekik saat Sarra pun sama saja ikut menggodanya


''Axelle seperti Rakha waktu bayi mereka mempunyai wajah yang sama ''


ungkap Sarra


''oh ya kenapa kau memberi nama Axelle pada bayimu ''


tanya Andra pada Rakha


Rakha mengulas senyum tipis ia merengkuh bahu Kanaya


''aku memilih nama itu karna arti dari nama itu sendiri ''


memang apa arti dari namanya ?


timpah Rena


semoga ia menjadi pembawa kebahagiaan untuk keluarga kecil kami ''


jawab Rakha yang serempak di aminkan semua orang.


malam pun tiba semua orang sudah kembali ke rumah mereka masing-masing


Kanaya tengah memberi asi pada bayinya


awalnya bayi nya menolak karna terbiasa dengan sufor namun Andra menyarankan agar Kanaya terus mencoba karna asi adalah yang terbaik untuk bayi.


dengan membelai wajah mungil bayinya Kanaya menyusui sambil menyanyikan lagu tidur terkadang ia juga menciumi tangan kecil nan mungil itu


Rakha yang baru dari ruang kerja menghampiri


Kanaya yang sedang duduk di sofa kamar mereka


'pertama kalinya Rakha mendengar suara sang istri menyanyi membuatnya mengulas senyum tipis.


''Axelle sudah tidur ?''


tanya Rakha sembari mengecup kening istri dan bayinya


Kanaya tersenyum


''dia masih menyesap dengan kuat, sepertinya ia belum kenyang ''


''hey, jagoan Daddy jangan kau habiskan itu punya Daddy''


ucap Rakha yang membuat Kanaya membelalakan matanya


''kenapa ? jangan melotot memang benar itu punyaku ''

__ADS_1


sahut Rakha


''tapi Axelle anakmu , apa kau mau bersaing dengan anakmu juga''


Kanaya sambil terbahak-bahak


membuat Rakha menatapnya gemas


ia pun menarik tengkuk Kanaya dan mencium bibir Kanaya


''jika semua tentangmu aku tak ingin berbagi siapa pun itu, kau hanya milikku tapi untuk putraku ada sedikit pengecualian ''


Rakha dengan mengadukan keningnya ke kening Kanaya


''dasar egois... , tapi aku suka''


gumam Kanaya


mereka pun tersenyum berdua di antara mereka c mungil pun nampak sudah terlelap.


kebahagiaan yang kini tengah dirasakan keluarga Mahendra berbalik dengan yang kini di rasakan Crystal malam itu ia kembali dari luar negri ia langsung ke rumah paman dan bibi Kanaya


''kalian berani menghianati ku brengsek''


Crystal melempar vas bunga yang ada di meja diruang keluarga itu


''kami, tak ingin menyakiti keponakan kami lagi sudah cukup dulu kami berlaku semena-mena


dia sudah cukup menderita''


ucap paman


''hentikan perbuatan mu menyakiti keponakanku lagi, atau akan menyesal nantinya biarkan Naya hidup bahagia kami mohon ''


timpal bibi


wanita itu malah semakin histeris


''aku sudah mengorbankan segalanya, karir dan masa depan ku hancur mereka menjadikan aku buronan dan kalian bilang aku harus berhenti tidak, aku tidak akan berhenti sebelum mereka merasakan apa yang aku rasakan...


Crystal dengan amarah yang menggebu


''hidupmu hancur itu akibat ulah mu sendiri bukan karna keponakan kami


kau menginginkan milik orang lain yang jelas-jelas bukan milikmu ''


geram paman


dengan tangan yang sudah terkepal sang istri berusaha menenangkan sang suami


Crystal menatap tajam kedua orang tua itu


''aku pastikan kalian akan menyesal karna menghianati ku ''


dengan kasar nya Crystal mendorong paman dan bibi Kanaya hingga tersungkur ke lantai


kepala paman terantuk meja hingga membuat kepalanya mengeluarkan darah


''suamiku ''


Bibi Kanaya sontak histeris melihat suaminya terluka


''tolong.... tolong.... ada yang menyerang kami tolong pelayan...


''Bibi pun berteriak membuat para pelayan dan penjaga datang dan hal itu membuat Crystal ketakutan ia pun bergegas meninggalkan rumah itu .

__ADS_1


__ADS_2