Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Kedatangan Noni


__ADS_3

Kanaya tengah mengajarkan Axelle berenang bersama di mansion nya


usia Axelle kini sudah menginjak 5 tahun


Axelle tumbuh menjadi anak yang cerdas dan aktip


''sayang ayo gerakan kakimu dengan perlahan ya


Mommy akan membantumu ''


tutur Kanaya membantu Axelle dengan berenang menggunakan pelampung terlebih dahulu


Axelle belajar dengan mudah ia dengan cepat menanggapi pelajaran apapun dibanding anak seusianya


bahkan ia dianggap anak paling pintar karna di usianya yang baru menginjak 5 tahun kini anak itu sudah duduk di kelas 1 SD


Axelle terlihat santai ia dengan mudahnya belajar berenang dengan sang Mommy


waktu menunjukan saat nya makan siang Rakha menyempatkan untuk pulang makan siang bersama istri dan anaknya


''Tuan muda ''


sambut Bi nah


Rakha mengulas senyum tipisnya


''dimana semua orang bi ?''


kenapa sepi?


tanya Rakha


''Tuan besar dan Nyonya berangkat ke Paris tadi Tuan muda katanya untuk mengurus masalah cabang perusahaan Nyonya disana mungkin seminggu mereka akan disana ''


''kenapa Momm dan Daddy , tidak memberitahuku hal ini''


gumam Rakha


''Nona muda saat ini sedang berenang dengan Tuan muda kecil di belakang ''


''iya bi, terima kasih ''


kalau begitu aku akan menemui istriku dulu''


tutur Rakha sembari beranjak menuju Kanaya dan Axelle berenang


tampak Kanaya dan Axelle tengah berenang dan tertawa bahagia


Rakha melepas jas dan dasinya ia juga menggulung tangannya membuka beberapa kancing kemeja putihnya


mendekati mereka


''Daddy''


sahut Axelle yang berenang perlahan ke tepi menyambut Rakha


''wah jagoan Daddy sudah pintar berenang sekarang''


Rakha membantu Axelle untuk keluar dari kolam


dengan mengulurkan tangannya dan menarik sang putra agar berdiri dihadapannya


''Axelle sangat senang Dadd, bisa berenang


Mommy jago ngajarin Axelle ''


Rakha mengelus kepala Axelle dengan sayang


''Daddy tau sayang, sekarang waktunya makan siang , kau bersihkan dirimu jangan terlalu lama berenang nya dingin nanti Axelle bisa sakit sekarang masuk dan ganti bajumu ''


''Ok Daddy''


Axelle pun berlalu bersama pelayan yang bertugas khusus melayaninya


dan membawanya masuk ke dalam


''kalian semua tinggalkan tempat ini ''


titah Rakha pada pengawal dan yang bertugas berjaga di sekitar kolam


para pengawal dan pelayan pun bergegas mematuhi Rakha


terlihat Kanaya tengah berenang dengan santai nya Rakha mengulas senyum tipisnya


ia pun melepas kemeja dan celana yang ia kenakan memperlihatkan otot tubuhnya


menyisakan boxernya saja dan perlahan ia turun memasuki kolam


Kanaya berenang dengan santai nya dengan gaya indahnya ia keluar dari air dan membenahi rambutnya kebelakang


Rakha kini ada dihadapannya


Kanaya mengulas senyum saat Rakha menarik pinggang di dalam air untuk merapat dengan tubuhnya


Kanaya meletakan kedua tangannya di dada Rakha


''sayang kau sangat cantik hari ini ''


Rakha menatap wajah Kanaya nampak bulir-bulir air berjatuhan di wajah sang istri


dengan cepat Rakha mencium bibir Kanaya


Rakha memasukan lidahnya ke mulut Kanaya ia ingin dengan puas menikmati bibir manis itu


Kanaya menangkup wajah Rakha dan membalas permainan bibir Rakha dengan sama panasnya


dengan napas tersenggal mereka melepas pagutan mereka


''sayang , ini diluar banyak yang melihat kita ''


ucap Kanaya dengan mengelus wajah Rakha


Rakha tersenyum tipis


''kau pikir aku tidak mengantisipasi nya terlebih dahulu ''

__ADS_1


Kanaya menatap Rakha ia pun menoleh kesana kemari ia tak menemukan seorang pun


ia kembali menoleh pada Rakha


''dasar kau ini''


dengan cepat Kanaya kembali menyergap bibir Rakha


sang suami pun dengan senangnya membalas apa yang Kanaya lakukan


''kau suka?''


bisik Rakha


''aku suka ''


Kanaya dan Rakha pun kembali perpagut mesra


dengan penuh hasrat kini Rakha tengah mencumbu leher jenjang sang istri


Kanaya mendongak kan kepalanya meremas rambut Rakha


''ahh.... ehhhmmm''


Kanaya menikmati sentuhan-sentuhan Rakha di tubuhnya


Rakha tengah menyesap juga meremas dua bukit kembar Kanaya


membuat tubuh Kanaya menginginkan lebih


''sayang, aku menginginkan mu ''


tapi ini diluar aku takut ada yang kemari''


gumam Kanaya


''peluk aku dan lingkarkan kakimu ke tubuhku ''


Rakha dengan mengedipkan matanya dan Kanaya pun menuruti perintahnya


di dalam kolam itu Rakha memasuki tubuh Kanaya membuat Kanaya merekat kan pelukannya


dan mendesah dengan nikmatnya


''ahhh... sayang... aahhh... ini gila... emmmhhh''


Kanaya semakin erat dan meracau saat Rakha benar-benar memasukinya dengan cara berbeda


membuatnya begitu mabuk akan sentuhan Rakha


''bagaimana kau suka kan ... ahhh.... nikmati saja


aku akan membuatmu melayang .. ahhhkk


kau semakin nikmat saja sayang membuatku selalu menginginkanmu... uhhh''


Rakha dengan napas memburu membuat Kanaya melayang dengan permainan mereka di kolam renang itu


keduanya mengerang bersama saat mendapatkan kepuasan itu


''Kanaya keluar dari air dibantu Rakha tak ingin ada yang melihat Kanaya dengan model bikini seksinya Rakha memakaikan kemejanya tadi ke tubuh sang istri


sementara ia memakai handuk untuk menutupi tubuh bawahnya


mereka pun beranjak untuk membersihkan diri dan berganti pakaian


dengan bergandengan mesra mereka berjalan menuju kamar mereka


Rakha dan Kanaya juga Axelle kini tengah makan siang bersama


Kanaya seperti biasa melayani Rakha


Axelle sudah bisa makan sendiri ia ingin belajar mandiri tak ingin membuat orang lain repot karnanya.


Rakha dan Axelle makan dengan tenang hari ini Kanaya memasak kesukaan mereka berbeda dengan Kanaya yang hanya memakan salad buah saja


''Mommy , kenapa tidak makan ?''


tanya Axelle


dan Rakha pun turut menoleh ke arah Kanaya


''Mommy masih kenyang sayang, Axelle saja yang makan habiskan ya''


''Ok Momm''


Kanaya tersenyum manis Rakha mengecup tangan sang istri


ia tak segan menunjukan kemesraan nya dimanapun bahkan dihadapan sang anak


''Daddy, sangat mencintai Mommy ya ?''


tanya Axelle


Rakha mengangguk dan mengelus kepala putranya itu


''sangat ''


''Axelle juga sangat mencintai Mommy , Axelle akan menjaga Mommy seperti Daddy''


tutur Axelle


''bagus itu baru jagoan Daddy''


ucap Rakha dengan melakukan tos dengan sang putra


Kanaya tersenyum bahagia melihat hal itu.


''permisi Nona , Tuan muda ''


ucap Bi nah yang datang menghampiri mereka


Kanaya dan Rakha pun menoleh ke arahnya


''iya bi, ada apa?

__ADS_1


''Nona , ada seseorang yang ingin bertemu dengan Nona''


jawab Bi nah


''siapa bi?


''bibi tidak tau non, bibi baru pertama kali melihat ia bertamu kesini ''


Kanaya dan Rakha saling memandang dengan penuturan Bi nah.


''baiklah bi, Naya akan menemuinya tolong buatkan minum untuknya ''


ucap Kanaya


Bi nah pun beranjak


''sayang aku temui dia dulu , Axelle selesaikan makanmu Mommy ada tamu dulu ''


''yess Momm''


Rakha dan Axelle kompak menjawab Kanaya.


Kanaya hanya tersenyum menanggapi kekompakan suami dan putranya itu


Kanaya menemui tamu yang ingin bertemu dengan nya


''Naya ''


Kanaya terkejut dengan kedatangan tamunya itu setelah lama mereka tidak bertemu


''Noni''


Kanaya dan Noni pun berpelukan tubuh Noni bergetar dan menangis sesegukan


membuat Kanaya panik juga heran


''Naya, maafkan semua kesalahan ku dulu padamu kumohon maafkan aku ''


ucap Noni dengan terisak Kanaya menghapus airmata Noni


dan memapah mereka untuk duduk di sofa Kanaya menggenggam tangan Noni


''sudah jangan kau ingat-ingat lagi , aku sudah melupakan kejadian itu kita tetap berteman jangan sedih lagi ''


Kanaya tulus


Noni menatap Kanaya dengan perasaan lega selama ini ia dihantui rasa bersalah pada sahabatnya itu


''aku tau Naya... kau memang orang baik ''


''ada apa setelah lama kau tidak menemuiku dan baru hari ini kau datang?


apa kau baru ingat padaku setelah lama tinggal di inggris ??''


tanya Kanaya dengan senyum nya berbeda dengan Noni ia raut wajahnya berubah muram ia pun menatap Kanaya dengan sedih


''Naya kedatanganku agar kau berhati-hati pada Damar ''


Kanaya menatap Noni dengan tajam sontak hal itu membuat Kanaya terkejut ia berdiri dari duduknya


''a-apa maksudmu Non''


Noni menaghapus airmatanya dengan kasar


terlihat beban berat di wajah wanita itu


''Naya, pernikahan ku hancur ''


Kanaya menutup mulutnya dengan apa yang Noni katakan


''awalnya Damar memang baik ia sungguh-sungguh berubah dia memperlakukanku dengan baik bahkan penuh kasih sayang


kami memutuskan untuk tinggal di inggris untuk memulai semuanya ''


ungkap Noni ia mulai menceritakan semua masalah yang menimpanya dengan berurai air mata


Kanaya menggenggam tangan Noni


''tapi semua itu tak berlangsung lama mas Damar berubah sikapnya kembali menjadi kasar dan dingin bahkan ia tega memukul juga menyiksaku Nay...


semua itu terjadi karena aku ... aku kehilangan bayi ku Naya aku mengalami keguguran''


Naya membelalakan matanya dengan pangakuan Noni ia mencoba menenangkan Noni dengan memeluknya


''aku kehilangan bayiku, bahkan cinta mas Damar Naya... aku hancur


mungkin semua ini karma untuk ku yang telah menghianatimu ''


''tidak Non, jangan bicara seperti itu lagi


aku tidak suka kau mengingatnya lagi ''


Noni menggelengkan kepalanya


''setelah kami kehilangan bayi kami aku mencoba bertahan di sisinya mengerti akan kesedihannya kehilangan bayi kami , namun aku salah Nay...


mas Damar malah membenciku


ia selalu membanding-bandingkan ku dengan mu


mas Damar selalu mengikuti kabar dan berita-berita mu setiap hari Nay...


bahkan ia kembali memasang foto-foto pernikahan kalian dulu dan membuang semua foto pernikahan kami ''


Kanaya beranjak tubuhnya terhuyung


''Sayang''


''apa yang kau lakukan pada istriku?''


bentak Rakha membuat Noni terhenyak



Noni

__ADS_1


__ADS_2