Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Menebus dosa


__ADS_3

Rakha dibuat terkejut saat Andra datang mengunjunginya atas permintaan Kanaya


ia kini menadi cemas memikirkan dimana saat ini Kanaya berada .


ia pun menghubungi Jonathan untuk melacak keberadaan Kanaya melalui GPS hp nya


''kau yakin kau sudah baik-baik saja ?''


tanya Andra


''aku sudah tidak apa-apa ''


jawab Rakha yang kini tengah berada dalam mobil Andra yang menyetir , mereka dalam perjalanan menuju alamat paman dan bibi Kanaya yang berhasil dilacak Jonathan.


sementara Rakha yang kini tengah cemas


Kanaya tengah berada dirumah paman dan bibinya itu.


''kenapa paman menghindariku, apa lagi yang kalian lakukan ?''


tanya Kanaya ia menatap wajah paman dan bibinya itu dengan tatapan tajam


berbeda dengan dulu dimana paman dan bibinya akan semena-mena terhadapnya kini kedua orang itu tampak menunduk tak berani melihat Kanaya.


''Naya... maafkan kesalahan paman dan bibi dahulu kami sadar kami telah banyak berdosa padamu '' lirih paman Naya


yang di angguk ki bibinya.


Kanaya menatap heran bagaimana manusia yang dulu nya begitu kejam memperlakukannya kini berubah memelas meminta maaf


namun belum juga Kanaya menemukan jawabannya tiba-tiba ia mendengar tangisan seorang bayi.


''bayi... bayi siapa itu ?''


tanya Kanaya ia bangkit dari sofa yang ia duduki perlahan ia berjalan mendekati kamar paman dan bibinya


Paman dan bibi Kanaya mencoba mendekati Kanaya


''Naa... Naya... itu''


Bibi Kanaya dengan terbata-bata


Kanaya menatap tajam bibinya itu dengan perlahan Kanaya membuka pintu kamar itu


Kanaya membelalakan matanya saat pintu kamar terbuka ia menutup mulutnya dengan air mata yang membasahi pipinya ia tatap wajah paman dan bibinya itu.


''bayi siapa itu katakan ? jangan bilang apa yang aku pikirkan ini benar , katakan ''


Kanaya menarik kerah kemeja pamannya itu


bibi Kanaya nampak ketakutan melihat apa yang dilakukan Kanaya


'' Na-Naya... itu ... itu memang bayimu ''


Degg


jantung Kanaya terasa terhenti seketika saat apa yang ia pikirkan adalah benar perasaan nya mengatakan itu benar bayinya dengan cepat Kanaya berlari menuju tempat tidur itu


di tatap nya bayi yang sedang menangis itu yang terdiam saat Kanaya di dekatnya

__ADS_1


dengan tangan bergetar Kanaya mengambil bayi itu dicium dan di peluknya bayi itu dengan erat dan tangis Kanaya yang pecah karna bahagia


''bayiku... aku menemukanmu ini mommy sayang... ''hiks.... ''


Rakha dan Andra terkejut mendapati Kanaya tengah menangis memeluk seorang bayi


mereka yang baru saja tiba di rumah itu langsung menerobos masuk saat mendengar Kanaya membentak pamannya


Rakha mendekati Kanaya


''sayaang ''


panggil Rakha


Kanaya menoleh ke arah suaminya itu


ia menjatuhkan tubuhnya dengan memeluk sang suami Rakha memeluk istri dan bayinya itu dengan rasa bahagia tak terkira


''bayi kita... ini bayi kita... sayang aku menemukannya ini bayiku''


Kanaya dengan berurai air mata karna terlalu bahagia


seolah tak percaya dengan kebahagiaan yang kini tengah mereka rasakan Rakha memeluk erat kedua orang yang begitu berharga baginya itu



beberapa saat kemudian


Rakha dan Kanaya tengah berada di ruang tamu bersama Andra juga paman dan bibinya


''Katakan bagaimana bayi kami ada pada kalian


tanya Rakha menatap tajam kedua orang dihadapannya itu


''kami takut, ka-kami di ancam ''


tutur paman Kanaya


Rakha menoleh pada Kanaya juga Andra


''katakan semuanya , jangan takut bila memang kalian jujur aku akan membantu kalian


sebaliknya jika kalian berbohong kalian akan menanggung akibatnya bahkan akan kupastikan


kalian membusuk di penjara''


geram Rakha


paman dan bibi Kanaya pun menceritakan bagaimana bayi itu bisa ada bersama mereka


Flashback on


hari itu saat berita penculikan bayi Kanaya tersebar dimana-mana membuat Crystal ketakutan karna ia di tetapkan sebagai buronan awalnya ia hanya ingin menakuti Kanaya dengan mengambil bayinya.


namun karena karir dan hidupnya hancur akibat ulahnya sendiri Crystal memutuskan untuk tetap bersembunyi .


dengan bantuan asisten pribadinya Crystal kini menjadi sugar daddy nya seseorang hingga membawanya keluar negri dan membantu menutupi jejak Crystal dengan mengganti identitasnya.


Crystal menyelidiki asal usul Kanaya dan mencari alamat paman dan bibinya

__ADS_1


awalnya paman dan bibi Kanaya menolak menjaga bayi itu dan berniat mengembalikannya pada Kanaya.


namun Crystal mengancam akan memenjarakan paman dan bibi Kanaya sebagai penculik bayi itu dan dianggap bersekongkol dengan Crystal mengingat bagaimana perlakuan buruk mereka terhadap Kanaya dulu.


jadi mereka mempunyai alasan yang kuat untuk dijadikan tersangka.


Crystal sendiri kini telah meninggalkan ibukota bersama pria yang membantunya itu.


Flashback off


paman dan bibi Kanaya tiba-tiba bersimpuh di kaki Kanaya


''Naya ... maafkan perlakuan paman selama ini padamu , paman terlalu banyak menyakitimu entah itu juga fisik yang paman lakukan padamu''


ucap pria itu dengan bersungguh-sungguh


di ikuti bibi Kanaya


''bibi juga bersalah padamu Naya ... semua yang paman mu lakukan karna perintah dan keserakahan bibi...''


tutur bibi Kanaya dengan menunduk menyesali semua perbuatannya


Kanaya menatap kedua orang dihadapannya itu


kembali ia teringat bagaimana kejam nya paman dan bibinya itu juga harta yang orang tuanya tinggalkan diambil begitu saja .


dan akibat mereka pula ia jadi istri Damar sebagai penebus hutang.


dengan memeluk bayinya Kanaya menghela napas memejamkan matanya Rakha merengkuh bahu Kanaya


di saksikan Andra


''paman , bibi aku tak tau apakah aku bisa memaafkan kalian atau tidak akibat kalian hidupku penuh penderitaan.


sebagai seorang paman seharusnya kau bisa menjadi pengganti orangtuaku untuk melindungi ku tapi aku salah'


Kanaya mengahapus air matanya dengan kasar


''tapi aku hanya manusia biasa , aku bukanTuhan


karna kalian telah merawat bayiku aku memaafkan kalian ''


tutur Kanaya ia pun berdiri di ikuti Rakha dan Andra


paman dan bibi Kanaya pun berdiri


dan bermaksud untuk memeluk Kanaya


''aku memaafkan kalian tapi hubungan kekeluargaan antara kita hanya sampai disini saja paman , bibi maafkan aku ''


dengan langkah cepat Kanaya bergegas meninggalkan rumah besar itu dengan menggendong bayinya


Rakha menatap kepergian istrinya itu


''aku berterima kasih kalian telah merawat bayi kami dengan baik, dan tentang keputusan Kanaya aku tak bisa berbuat banyak aku tak ingin menentang apa pun keputusan istriku ''


Rakha mengheula napas nya dan beranjak mengikuti Kanaya


''yang bisa ku katakan hanyalah semoga kalian bisa hidup tenang setelah ini ''

__ADS_1


ucap Andra berlalu meninggalkan kediaman paman dan bibi Kanaya itu.


__ADS_2