
disebuah rumah tua Kanaya di kurung dalam kamar gelap tanpa cahaya yang menyinari
sejak kejadian tadi pagi sampai sekarang Kanaya dikurung .
dengan menekuk kedua lututnya Kanaya kembali mengingat masa lalunya yang membuatnya akrab dengan kegelapan dan penyiksaan yang ia alami
sementara itu Adam tengah mendatangi kediaman Danu Adithama
bersama beberapa anak buahnya
sontak kedatangan Adam membuat Danu panik dan ketakutan .
''aku sudah memperingatkan mu tapi kau tak mendengarkan kata-kataku dan malah mengeluarkan anakmu dari penjara hingga kejadian hari ini bisa terjadi ''
ungkap Adam dengan tatapan tajamnya
''maafkan atas kesalahan ku Tuan Adam
aku tak mengira kalau Jessika akan berbuat sejauh ini ''
ucap Danu dengan memohon maaf pada Adam
'Brakkkk.....
Adam menggebrak meja di hadapannya
''karna perbuatan putrimu cucuku menangis dan tak mau berhenti sampai saat ini cucuku menanyakan dimana ibunya .
aku tak tau apa yang akan putri mu lakukan pada menantuku saat ini''
Adam mengheula napas kasar
Danu tak tau harus berbuat apa di satu sisi ia begitu menyayangi putrinya
dan di sisi lain seorang anak harus kehilanngan ibunya akibat ulah putrinya
''aku tau aku telah bersalah padamu juga anakmu .
aku terima apa pun yang akan kau lakukan padaku''
akibat ulah Jessica sang putri Danu harus menanggung malu.
Adam meminta pihak kepolisan untuk segera menangkapnya sebelum pihak Adam sendiri atau Rakha yang berhasil menemukannya.
Danu menatap kepergian Adam dari kediamannya pria paruh baya itu tak menyangka putri yang begitu ia sayangi akan membuat nya malu seperti ini semenjak sang istri meninggal Jessica berubah jadi anak yang egois.
Adam membekukan semua aset yang dimiliki Danu bahkan para pengusaha yang bekerjasam dengan Danu pun satu persatu memutuskan kerjasama nya dengan perusahaan Danu
pria itu tak bisa berbuat apa-apa karna itulah resiko yang harus ia terima bila mengusik keluarga Mahendra.
Axellee terus merengek memeluk pigura foto Kanaya .
Sarra, Siska dan Rena tampak sedih tak bisa membuat anak kecil itu untuk berhenti menagis bahkan Sarra malah ikut menangis dengan keadaan itu
Andra tiba di mansion dengan segera ia memeriksa Axelle
''Axelle demam, Axelle dengar uncle berhenti menangis , Daddy sedang menjemput Mommy
Axelle sayang Mommy kan ?''
bujuk Andra
Axelle terdiam mendengar kata-kata Andra
__ADS_1
Sarra dan Siska juga Rena tampak berdiri di samping Andra di kamar Sarra itu
''Axelle cayang mommy... Axelle mau mommy''
''kalau Axelle sayang Mommy, sekarang Axelle uncle periksa dulu ya terus Axelle makan dan minum obat nanti uncle janji Mommy pasti sudah kembali bersama Daddy ''
kembali Andra membujuk Axelle
dan Axelle pun mau menuruti Andra ketiga wanita di sampingnya ahirnya bisa lega
''Kanaya cepatlah kembali Axelle membutuhkan mu ''
gumam Sarra
dan di iyakan Siska dan Rena.
sementara itu Rakha , Jonathan dan Arjuna tengah menuju lokasi penyandraan Kanaya bersama beberapa anak buah Rakha dan juga anak buah Adam
''Naya... tunggu aku''
disaat Rakha sedang menuju ke tempat Kanaya disendera
wanita kesayangan Rakha itu tengah ketakutan ia diseret beberapa pria ke hadapan Jessica
brukkkkk.... tubuh Kanaya jatuh tersungkur dihadapan Jessika yang tengah duduk di pangkuan seorang pria dengan wajah yang menatap nya dingin
pria itu adalah pimpinan mafia yang membantu Jessica untuk membalaskan dendamnya pada Kanaya dengan imbalan Jessica jadi budak nafsu sang ketua mafia tersebut yang mana sudah lama mengincar Jessica
saat Jessica datang minta bantuannya dengan senang hati pria bernama Bramantyo Raharja itu mau membantu Jessica.
'' aahhhhhh'''
''Kanaya menjerit saat Jessica menginjak jemari tangannya dengan heel yang dikenakannya
hahaha....
Jessika tersenyum puas penuh kemenangan melihat Kanaya tak berdaya
''Jessica kau sakit, keo
egoisanmu membuat kau gelap mata berhentilah sebelum kau menyesal
ucap Kanaya
PLAAAKK.... Jessica menampar pipi Kanaya membuat Kanaya kembali tersungkur
ia pun menjambak rambut Kanaya membuat wanita malang itu meringis memegangi rambutnya
''kau yang akan menyesal kau sudah membuat hidupku hancur kalau aku hancur kau juga harus hancur bersamaku ''
brukkk Jessica menghempaskan tubuh Kanaya ia dengan amarah nya menendang perut Kanaya terus -menerus sambil terus berteriak memaki Kanaya
''sayang sudahlah jangan kau buang-buang tenagamu , biarkan anak buahku yang memberinya pelajaran''
tutur Bram dengan merengkuh Jessica
''kau benar sayang'' jawab Jessica
aku tak perlu membuang tenagaku untuk wanita sialan ini ''
Jessica dengan menendang perut Kanaya
Kanaya memegangi perutnya yang terasa sakit wajah nya sudah terlihat lebam bahkan sudut bibirnya tampak robek dan berdarah juga keningnya yang terluka akibat pukulan Jessica dan membuatnya terbentur ke lantai
__ADS_1
''kalian , silahkan nikmati tubuh wanita ini buat dia tak layak untuk suaminya hingga ia sendiri pun jijik dengan dirinya sendiri''
titah Jessica
Kanaya membelalakan matanya dengan apa yang Jessica perintahkan
wanita itu nampak tersenyum sinis dan kembali bermesraan dengan Bram
Kanaya mencoba untuk berdiri saat beberapa pria datang menghampirinya menatap lapar
Kanaya menangkup kedua tangan nya di dada
dengan tubuh mulai gemetar ketakutan
''tidak, jangan .... jangan sentuh aku pergi kalian jangan dekati aku pergi....
Kanaya berteriak namun para pria itu seolah tak mendengar teriakan Kanaya
mereka merangsak maju mendekat
Jessica tertawa senang melihat Kanaya ketakutan
ia seolah sedang meonton acara yang membuatnya terhibur
Kanaya mencoba menghindar dengan melempar semua benda yang ada di ruangan itu ke arah para pria yang menatapnya seperti segerombolan serigala yang siap memangsa seekor kelinci
''berhenti jangan mendekat suamiku tak akan melepaskan kalian ''
teriak Kanaya para pria itu malah terbahak-bahak saat mendengar ancaman Kanaya
salah satu dari mereka menarik tangan Kanaya dan memanggul tubuh Kanaya di pundaknya dan di lemparkan kembali ke lantai hingga membuat Kanaya meringis kesakitan
Kanaya merangsek mundur
''tidak... kumohon jangan ... hikss... hiksss
Rakhaaaaaaaa''
Kanaya menjerit memanggil nama suaminya
Rakha yang diam-diam bersama yang lainnya sudah sampai dirumah tua itu
tiba-tiba langkah Rakha terhenti saat ia mendengar suara jeritan Kanaya yang memanggil namaya
''Naya.... ''
Jonathan dan Arjuna pun ikut berhenti menatap Rakha
tiba-tiba Rakha berlari meningglkan mereka
''Rakha tunggu''
teriak Arjuna dan Jonathan namun tak di gubris Rakha yang berlari menjauh
''sial.... '' geram Jonathan ia pun menghubungi anak buah nya yang berpencar juga anak buah Adam
''pesta di mulai , sapu bersih''
titah Jonathan
ia dan Arjuna bergegas mengejar Rakha
__ADS_1
Kanaya Syareefa Mahendra