Istriku Seorang Mafia

Istriku Seorang Mafia
Bab 92


__ADS_3

Herlan hanya tersenyum melihat si kembar bermain dengan istrinya. Deswey sangat bahagia bermain bersama si kembar.


Langit pun tidak berubah, hanya waktu yang terus berdetak sesuai dengan takdir yang di jalankan. Tiba waktunya kelahiran Desy yang hanya beda beberapa bulan dari Deswey.


Kali ini Desy lebih kuat dari sang kakak, tidak perlu bukaan lama bayi dari Desy lahir dengan cepat, lagi-lagi anak mereka sama dengan sang kakak, yaitu si kembar laki-laki dan perempuan.


Keluarga besar tuan Herley diliputi kebahagiaan dari kedua anaknya. Akan tetapi ternyata mereka selalu di intai oleh musuh mereka sendiri, tempat yang paling aman untuk keluarga mereka saat ini hanya di Mension nyonya Heva.


Karena Mension nyonya Heva sudah di lengkapi dengan keamanan tertinggi, bahkan Mension nyonya Heva memiliki ruang bawah tanah yang bisa menampung ratusan orang bahkan.


Nyonya Heva sebenarnya dulu waktu masih memiliki orang tua, berasal dari keluarga mafia. Sehingga didikan keluarga nyonya Heva keras tapi lembut terhadapnya.


Sehingga semua ilmu bisnis serta jejaring internasional semua mengenal nyonya Heva. Hingga terjadi pembunuhan yang menewaskan orang tua nyonya Heva.


Nyonya Heva kala itu, masih remaja berusia 19 tahun kala itu, karena di tempa seperti itu dia menjadi pribadi yang tak terkalahkan hingga bertemu dengan papa nya Herlan kala itu yang memperlakukannya seperti ratu.


Hingga menikah dan memiliki Herlan kala itu, akan tetapi suaminya meninggal kala Herlan berusia 10 tahun karena sebuah keracunan yang menyebabkan nyonya Heva seorang diri mengasuh anaknya.


Meskipun banyak yang menginginkan nyonya Heva, akan tetapi nyonya Heva masih setia cinta nya buat suami yang sudah lama membersamai nya.


Setelah kelahiran bayi kembar Desy dan diperbolehkan pulang oleh dokter, Desy dan Very di suruh nyonya Heva untuk tinggal di rumah itu pun atas perintah dari tuan Herley.


Mereka pun hanya menuruti saja, hal itu pun membuka Desy bahagia bisa bersama sang kakak. Perbedaan lahiran mereka berkisar 6 bulan lamanya.


Hal yang tak terduga pun datang dari keluarga tersebut, akan tetapi Desy dan Deswey tidak diperkenankan untuk ikut rapat keluarga tersebut alasan yang masuk akal oleh nyonya Geby dan nyonya Heva, karena bayi-bayi mereka perlu ASI dari ibunya.


Sehingga Desy dan Deswey tidak bisa berkutik lagi jika berhubungan dengan si kembar. Rapat tersebut begitu lama, sehingga Desy dan Deswey berhubungan melalui telpon mereka.


📱"Hallo kakak, kenapa suami kita lama banget sih kembali dari rapatnya?" ucap Desy terlihat kesal dengan nada bicaranya.

__ADS_1


📱"Iya hal apa yang mereka rapatkan, kita juga kan bagian dari keluarga ini, apakah ada hal yang sangat mendesak sehingga kita tidak diperkenankan?" ucap Deswey berspekulasi.


📱"Aha, seperti nya ada benarnya yang kakak bilang, akan tetapi kenapa kita berdua tidak boleh ikut? apakah mama dan nyonya Heva hanya beralasan saja kalau kita fokus menyusui saja," ucap Desy mulai curiga.


📱"Ehm bisa jadi sih Desy, akan tetapi kita terima saja keputusan ini, kita denger saja nanti dari suami kita," ucap Deswey.


📱"Oke kak, kak aku tutup dulu seperti nya suami ku sudah sampai kamar," ucap Desy langsung mematikan panggilan ponselnya.


Deswey pun tidak banyak bicara setelah menerima panggilan dari sang adik, dia pun terlelap setelah membuat si kembar tidur dan meletakkan si kembar ke tempat tidur mereka.


Tidak lama dari Deswey tidur, Herlan pun datang ke kamar istrinya dan langsung mencium keningnya. Hingga bergumam dalam lirihnya.


"Istriku, aku akan melindungi mu dan si kembar, aku tidak ingin kamu terluka, biarkan aku saja terluka, karena kamu lah penyembuh luka ku," ucap Herlan dalam pelukan nya ke Deswey.


Herlan pun terlelap dalam tidurnya di samping istrinya, Deswey yang sengaja belum tidur mendekati tubuh suaminya dan balik mencium kening suaminya dan berkata.


"Aku pun akan melindungi mu dan keluarga kita, tidak akan ada yang terluka, karena aku tidak menginginkan dari kita terluka," ucap Deswey kembali mencium kening suaminya.


Saat menuju kamar tersebut, tanpa sengaja dia mendengar percakapan papanya dan mama nya.


"Jadi maksud papa, papa sendiri yang akan menghadapi para geng Black white tersebut," ucap nyonya Geby dengan tatapan tercengang.


"Iya sayang, dia terus mengancam papa, dia akan mencelakai cucu kita dan anak kita serta keluarga nyonya Heva, saya hanya mengalihkannya sayang, please izinkan papa ya," ucap tuan Herley memohon pada istrinya.


"Aku mengerti papa sangat sayang dengan kita semua, akan tetapi mama tidak ingin ketika melahirkan nanti papa tidak ada di samping mama, anak kita akan lahir sebulan lagi, papa tidak ingin kan hari itu tiba jika papa tidak di samping mama, mama lebih baik ikut kemanapun papa pergi," ucap nyonya Geby dalam tangisnya.


"Aku janji sayang, akn pulang dengan selamat, tapi kamu juga janji untuk menjaga anak kita dan cucu kita ya serta keluarga ini," ucap tuan Herley memeluk istrinya.


Deswey mendengar hal itu hanya terdiam saja atas rahasia yang di simpan oleh orang tua dan suaminya. Akan tetapi dia juga bingung jika nantinya ikut papa, pasti tidak di izinkan.

__ADS_1


Deswey terus berpikir mencari cara, akan tetapi kedua anaknya hanya ingin menyusu pada nya. Sebab anaknya sudah terbiasa di menyusu pada Deswey.


Deswey pun kembali ke kamarnya. Dia pun hanya memandang suaminya dari dekat dan mencium keningnya, seakan-akan tidak ingin berpisah dari suaminya.


Pagi pun menjelang, menampakkan sinar mentari nya.


"Hayo semuanya makan, setelah itu ada yang mau saya katakan," ucap nyonya Heva memulai percakapan.


Mereka pun ke meja makan semua, tanpa terkecuali semua pasangan tersebut berada di meja makan.


Setelah semuanya selesai, nyonya Heva meminta pelayannya untuk membersihkan meja makan dan mereka menuju ruang tamu.


Semua nya seperti tegang tampak tuan Herley pun bingung, nyonya Heva memberikan pengumuman seperti apa.


"Baiklah ada 2 kabar yang akan mama sampaikan pada kalian semua tanpa terkecuali tuan Herley dan nyonya Geby yang sudah menjadi bagian dari keluarga ini," ucap nyonya Heva dengan nada serius.


"Kabar buruk saja dulu ma untuk di sampaikan ke kita baru kabar baik," ucap Herlan mengajukan.


"Baiklah 2 kabar ini akan di sampaikan oleh orang berbeda, kabar buruk silahkan tuan Herley sampaikan dan kabar baik setelah tuan Herley mengatakan semuanya," ucap nyonya Heva langsung tertuju pada tuan Herley.


"Kabar buruknya, kalian semua harus di ungsikan di tempat yang aman, dan papa yang akan menghadapi geng Black white, begitulah kira-kira, kapan waktunya seperti nya dalam Minggu ini, jadi bersiaplah, dan Deswey papa berharap kali ini kami menuruti semuanya, ingat ada si kembar yang harus kamu beri ASI, selanjut nanti papa kasih tahu," ucap tuan Herley lebih lanjut.


Deswey mulai berpikir untuk mengikuti papa nya, akan tetapi suaminya memandang nya dengan lembut.


Dan, semua mata tertuju pada nyonya Heva yang akan menyampaikan kabar bahagia.


🍁🍁🍁🍁


Kepo ya, kita tunggu episode lanjut nya ya🤭

__ADS_1


like,. comment, gift dan vote yaak🤭


__ADS_2