Istriku Seorang Mafia

Istriku Seorang Mafia
Bab 99


__ADS_3

Biasakan kalau baca like dan comment ya, terima kasih🤭😊


***


Nyonya Heva dan tuan Arkana kembali ke rumah tuan Arkana, akan tetapi sebelum kesana mereka membereskan barang mereka di hotel.


"Sayang, kamu tidak kesal kan, bulan madu kita tertunda," ucap nyonya Heva bertanya pada suaminya.


"Nggak sayang, keluarga mu juga keluarga ku, aku bahkan sangat bahagia saat Herlan memanggil ku papa, karena dulu dengan istriku mereka berdua meninggalkan aku hingga aku trauma untuk menikah lagi," kenang tuan Arkana.


"Terus kamu menikahi ku karena apa sayang?" ucap Nyonya Heva penasaran.


"Karena kamu berbeda dengan wanita yang ku temui, kebanyakan yang mengejar ku menginginkan harta ku, bahkan yang lebih parah sampai ingin mencelakai ku, sehingga aku tidak percaya dengan nama nya wanita, sehingga aku di pertemukan kamu kembali yang ternyata pernah ku kenal di masa lalu," kenang tuan Arkana.


"Ya sudah, lupakan saja masa lalu kita tatap masa depan ya sayang, ke depannya kita fokus saja dengan yang kita inginkan dan fokus dengan keluarga kita," peluk nyonya Heva ke suaminya.


"Iya sayang, benar yang kamu katakan, kita fokus saja dengan masa depan kita sekarang, masa lalu tinggal masa lalu saja," ucap tuan Arkana memeluk erat istrinya dan mobil mereka melaju menuju hotel tempat mereka tinggal.


Di lokasi berbeda.


Nyonya Geby dan tuan Herley sudah sembuh, meskipun keduanya belum boleh untuk keluar dari rumah sakit, dikarenakan masih masa pemulihan.


Sehingga anaknya harus bergilir menengok orang tua mereka, sebab Desy dan Deswey harus menyusui anak mereka. Sedangkan Very dan Herlan bergantian juga pergi ke kantor, jadi terpaksalah mereka menyewa baby sister akan tetapi tidak diizinkan oleh nyonya Heva dan tuan Arkana.


Keduanya menyanggupi mengasuh salah satu anak Desy atau Deswey sehingga nyonya Heva dan tuan Arkana sangat jarang memiliki waktu berdua, mereka lebih banyak bersama cucu mereka.


Tuan Arkana begitu bahagia dengan keluarga istrinya. Dia tidak menyangka bahwa akan mendapatkan keluarga lengkap, meskipun dia belum menjadi seorang ayah walau dalam dirinya memiliki keinginan.


Akan tetapi dengan kondisi genting istrinya membuatnya menepis semua niatnya untuk berduaan. Bagi tuan Arkana keluarga istrinya lebih penting dari segalanya.


Bahkan, tuan Arkana hanya sesekali ke kantor, padahal anak dan mantunya sudah bilang akan mengurus si kembar, akan tetapi tuan Arkana ingin selalu menemani istrinya.


Karena hal itu lah nyonya Heva makin cinta dengan tuan Arkana, tuan Arkana bagi nyonya Heva sebuah anugerah yang diberikan Tuhan kepada nya.


Tuan Arkana mulai menggoda istrinya yang sedari tadi memandang nya, sedangkan si kembar sudah tidur semua. Nyonya Heva tidak menyadari tuan Arkana di samping nya.

__ADS_1


Saat nyonya Heva berbalik arah.


"Cup," tanpa sengaja nyonya Heva mencium bibir tuan Arkana.


Ciuman tanpa sengaja itu di saksikan oleh Desy dan Deswey yang menyuruh orang tua mereka untuk kembali ke kamar.


"Wah, papa sama Mama ciuman kak Deswey," ucap Desy langsung berdiri di hadapan mereka.


Nyonya Heva dan tuan Arkana pun malu-malu ketika melihat Desy di hadapan mereka.


"Mama Heva dan papa Arkana, kalian berdua kembali ke kamar ya, aku sama Kak Deswey sudah selesai urusan nya," ucap Desy sambil tersenyum.


"Baiklah papa dan mama kembali ke kamar ya , eeeh salah eeh," ucap nyonya Heva kikuk.


"Hehe, mama lucu kalau salting, makasih ya papa dan mama sudah mengasuh si kembar kami," ucap Deswey.


"Sama-sama sayang, papa dan mama kembali ke kamar dulu ya," ucap Tuan Arkana menggandeng istrinya dengan langkah kilat karena malu.


Desy dan Deswey melihat itu hanya tersenyum lucu, karena keduanya begitu romantis dan saling memahami satu sama lain.


Di tempat berbeda.


Gery dan Olivia sedang bersantai di sebuah pantai yang sangat indah, Gery benar-benar memperlakukan Olivia sebagai seorang ratu. Begitu pun dengan Olivia yang sangat mencintai suaminya.


"Sayang, nanti malam mau lagi nggak kita itu loe," ucap Gery tersenyum nakal.


"Iya sayang, setelah dari pantai kita ke gym ya, agar bisa kuat nanti malam," ucap Olivia tidak kalah nakal dengan suaminya.


Akan tetapi kebersamaan mereka pudar saat ponselnya berdering dari papa mereka.


"Iya hallo pa, " ucap kedua dalam panggilan video call.


"Duh, maaf ya papa ganggu kalian bulan madu," ucap papa Olivia.


"Ada apa pa?" ucap keduanya.

__ADS_1


"Papa sedang bingung saat ini, mama kalian sekarang sedang sekarat, dan tidak ada yang menjenguknya, menurut kalian apa yang harus kita lakukan," ucap papa Olivia.


"Ngapain peduli dengan mama, dia sudah menceraikan papa lagian juga kan ada hartanya yang bersama dengan dia, ngapain kita kesana pa," ucap Olivia mendengus kesal mendengar nama mama nya.


"Begini saja pa, kita ke tempat papa sekarang, kita berdua berganti pakaian dulu ya biar papa tenang," ucap Gery menenangkan papa nya.


"Baik papa tunggu ya, papa matikan dulu panggilan video nya," ucap papa Olivia langsung mematikan.


Gery pun mendekati istri nya yang mendengus kesal mendengar nama nya.


"Sayang, kamu nggak boleh begitu sama mama mu sendiri, meskipun dia begitu, mama kamu masih mau melahirkan kamu, dan papa wajar saja dia khawatir mereka pernah hidup bersama sayang," ucap Gery berbicara lembut pada istrinya.


"Baiklah, aku akan ikut dengan kamu, aku hanya peduli sama kamu suami ku dan papa, selebihnya aku bodoh amat," ucap Olivia berdiri dengan di gandeng suaminya.


Gery menggandeng tangan istrinya dengan lembut, walau dia tahu istrinya tengah kesal. Tiba lah mereka di resort tersebut dan berganti pakaian untuk kembali pulang menuju rumah papa Olivia.


Sesampainya di kediaman papa Olivia.


"Hai papa," ucap Olivia memeluk papa nya.


"Iya sayang, maaf ya papa menganggu kalian bulan madu," ucap papa Olivia.


"Nggak apa-apa kok pa, papa bicara sama kak Gery saja ya, aku mau ke kolam renang saja mau mandi tadi nggak sempat mandi," ucap Olivia pergi begitu saja.


"Pa, maafi Gery ya belum bisa mendidik istri ku untuk memaafkan mama nya," ucap Gery pada papa Olivia.


"Tidak apa-apa Gery, hal wajar jika Olivia belum menerima mama nya, jadi kita bersabar saja dengan sifat Olivia seperti itu," ucap Papa Olivia.


Gery dan papa Olivia berbincang tentang hal mama nya Olivia, mereka membuat rencana agar bisa melihat kondisinya. Meskipun harus menyuruh orang lain yang menanyakan.


🍁🍁🍁🍁


like dan comment ya😍


terima kasih 😘

__ADS_1


__ADS_2