Janda Virgin Milik Tuan Muda

Janda Virgin Milik Tuan Muda
Kilas balik Vita & Arief


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain,Vita merasa tak terima ia merasa iri,karna mantan madu nya malah mendapatkan pria yang lebih segala nya dari suami nya.


"Lihat saja,aku akan merenggut semua kebahagian mu,jika perlu aku akan merebut pria mu itu"gumam Vita dengan mengepalkan tangan nya.


Memang sedari dulu,Vita selalu iri dengan apa yang di dapatkan oleh Nayla.


Bahkan tanpa semua orang tau,ia lah dulu yang menjebak bahkan ia juga yang mempunyai ide untuk mencelakai Nayla.


Ia bekerja sama dengan Davin,karna ia tau pria itu begitu terobsesi pada Nayla.


Sebenar nya,dulu Vita satu sekolah dengan Nayla,hanya saja berbeda kelas.


Entah apa yang membuat ia begitu benci terhadap Nayla,padahal ketika sekolah dulu mereka tak akrab seperti kebanyakan dari mereka.


Jangan kan bisa akrab,jika berpapasan saja mereka jarang bertegur sapa.


Dan sampai sekarang rasa benci itu semakin besar,setelah tau kalau mantan madu nya itu adalah orang yang ia benci.


Sampai ia kehilangan bayi yang di kandung nya,bahkan menurut dokter,ia akan susah untuk punya anak lagi,karna pada rahim nya terdapat masalah akibat benturan saat ia terjatuh dari tangga.


Jika saja waktu itu,tak ada teman nya yang memberitahukan pernikahan suami nya,mungkin sampai saat ini ia masih mengandung calon bayi nya.


Sampai akhirnya lamunan nya buyar,setelah mendengar suara pintu di buka.


Ceklek


"Loh,kamu belum tidur?"tanya Arief suami nya.


Dan seketika ia memasang wajah manis nya di depan sang suami.


"Belum ngantuk"jawab Vita singkat dengan tersenyum.


"Kenapa?,apa kamu gak betah nginep di sini?"tanya Arief lembut sambil membelai rambut Vita.


"Betah kok mas,mungkin belum terbiasa aja"jawab Vita tersenyum.


"Ya sudah,yuk tidur aku akan peluk kamu supaya kamu bisa tidur"ucap Arief tersenyum miring.


Seketika Vita pun merasa gugup,karna ia tau arti senyum suami nya tersebut.


Namun ia tak bisa menolak,karna ia juga sudah merindukan sentuhan suami nya.


Karna sudah mendapat lampu hijau dari istri nya,segera saja Arief menjalankan tugas nya untuk memberi nafkah batin pada istri nya.Setelah itu terjadi lah sesuatu yang mereka inginkan.


Mungkin dulu pernikahan mereka terpaksa di lakukan.


Karna dengan tidak sengaja Arief menodai Vita yang sedang bekerja di salah satu hotel.

__ADS_1


Waktu itu Arief habis bertemu dengan klien nya di hotel tersebut.


Entah siapa yang menjebak nya,ia di beri obat perangsang,ia pun tersadar saat merasakan panas di sekujur tubuh nya.


Karna sudah tak tahan ia pun pamit pada klien nya,dan pergi dari sana.


Ia pergi ke kamar nya,karna ia sudah memesan nya sedari ia sampai di sana,karna ia berniat menginap di sana.


Namun saat sampai di depan kamar nya,ia melihat seorang wanita sedang berjalan di belakang nya.


Tanpa ba-bi-bu ia menyeret wanita itu ke dalam kamar nya.


Terlihat wanita itu meronta minta di lepaskan,namun karna dalam pengaruh obat ia menuliskan telinga nya,karna yang terpenting ia harus menuntaskan sesuatu yang sudah sejak tadi meronta minta di lepaskan.


Karna tak sebanding dengan tenaga si pria,akhirnya si wanita pun pasrah dan terjadilah sesuatu yang seharus nya tak boleh terjadi sebelum pernikahan.


Namun,sebenarnya kejadian itu sudah di rencanakan,dan siapa lagi pelaku nya kalau bukan si wanita.


Karna ia melihat jika si pria terlihat sangat kaya,jadi ia pun nekat menjebak pria itu.


Ia sudah bosan hidup pas-pasan,ia ingin seperti teman-temannya,yang bis membeli apa pun tanpa harus berpikir dua kali.


Dan juga sebenarnya ia sudah tak suci lagi,karna semenjak sekolah SMA,ia sudah sering melakukan itu,bukan hanya dengan pacar nya saja,bahkan dengan pria yang di rasa kaya,ia dengan senang hati akan melakukan nya.


Bahkan dengan Davin pun,ia pernah melakukan nya,buka hanya sekali tapi berkali-kali.


Bahkan saat pagi hari nya ia pun berpura-pura menangis,seakan ia sudah di renggut kesuciannya secara paksa.


Dan dengan bodoh nya Arief percaya,karna ia melihat bekas darah di atas sprei putih itu.


Karna tak ingin terjadi masalah di kemudian hari,Arief pun akan menikahi Vita,apalagi ia yang sudah merenggut kehormatan gadis itu,pikir nya.


Sesungguh nya,Arief bukan lah pria brengsek yang suka masuk ke lobang wanita manapun,ia justru sangat menghormati wanita,dan ini pun yang pertama kali nya ia lakukan,meski dalam keadaan yang tidak sadar.


Seminggu kemudian,ia menikahi Vita dengan agama,bahkan ia tak memberitahukan kepada orang tua nya,ia beralasan kalau orang tua nya pergi ke luar kota dan baru berangkat tadi pagi karna ada urusan mendadak.


Meski Vita tak percaya dengan alasan itu,namun ia tak mempedulikan nya,karna yang ia inginkan,hidup nya setelah pernikahan ini pasti akan menyenangkan.


Bukan hanya itu saja,sebulan sejak pernikahan itu terjadi,Arief tak pernah menemui nya lagi,dan juga keluarga Vita sudah pindah ke rumah baru,tepat nya rumah yang di belikan oleh Arief dan di berikan kepada Vita.


Dan itu membuat Vita merasakan kegelisahan,ia takut kalau suami siri nya meninggalkan nya,meski Arief memberikan nya uang yang banyak,namun tak membuat ia tenang.


Saat sedang gelisah dengan pikiran nya,pintu kamar pun di buka terlihat Arief datang dengan wajah lelah nya.


Dengan sumringah Vita menghampiri Arief,dan memeluk Arief dengan erat.


Arief yang di peluk begitu,seketika badan nya menegang,bahkan adik kecil nya sudah meronta saat melihat penampilan Vita yang sangat sexy.

__ADS_1


Dan terjadilah penyatuan kedua kali nya setelah yang terjadi di hotel dan setelah pernikahan.


Meski pernikahan mereka tak di dasari dengan cinta,namun Arief memperlakukan Vita dengan baik,dan sekarang rasa itu perlahan tumbuh seiring berjalan nya waktu.


Berbeda dengan Vita,ia belum merasakan apa-apa,bahkan ia masih dengan bebas melakukan hubungan terlarang dengan pria manapun,tanpa sepengetahuan suami nya.


Entah apa yang terjadi jika Arief mengetahui itu semua.


Hmm,entahlah aku pun juga tak tau..😅


Malam hari di kediaman Pradipta,terjadi acara kecil-kecilan,di belakang mansion.


Mereka sedang bakar-bakaran,terlihat asap mengepul dari pembakaran.


Terlihat para gadis sibuk dengan bumbu di depan nya,sedangkan para pria sibuk dengan panggangan nya di depan nya.


Terdengar canda tawa di sela kegiatan mereka,mereka seakan tak punya masalah apa pun.


"Lo itu gimana sih,manggang sosis aja sampai gosong begini,gimana mau enak di makan kalau warna nya hitam kaya si Luis gini?"omel Kenan pada Toni.


Sedangkan Toni hanya menyengir tanpa dosa.


"Hehe,ya sorry gue kan sedang fokus"ujar Toni tanpa rasa bersalah.


Tuk


"Fokus apaan,yang jelas dari tadi mata Lo lihat ke sana aja"ucap Rafa sambil menunjuk para gadis yang sedang tertawa bersama.


Sedangkan Bara hanya menggelengkan kepala nya,ia hanya fokus pada daging yang di panggang nya.


"Lagian kan mubadzir tau,lihat yang bening di anggurin"ucap Toni dengan santai.


Tanpa tau seseorang sedang menguping pembicaraan mereka di belakang.


Sedetik kemudian teriakan memenuhi area belakang mansion.


Karna Toni sudah di jewer oleh Tia,yang niat nya untuk mengantar bumbu ke sana,tapi malah mendengar ucapan Toni yang membuat hati nya panas.


"Akhh"teriak Toni membuat semua orang melihat ke arah nya.


"Apaan sih Lo pake je,,wer.."ucapan Toni terjeda setelah melihat siapa yang berani menjewer nya.


"Hehehe honey"ujar Toni cengengesan.


"Apa?"tanya Tia melotot.


"A,,nu"Toni bingung menjawab apa,ia malah menggaruk-garuk kepala nya yang tak gatal.

__ADS_1


Karna kesal Tia meninggalkan Toni di sana,membuat Toni gelagapan,dan menyusul Tia mengikuti nya dari belakang.


__ADS_2