Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 17.


__ADS_3

Febia pergi ke kantor Papa nya, dia ingin mengadukan semuanya kepada Papa nya. Febia merasa tidak menerima apa yang sudah di lakukan Devano kepada nya.


Dengan penuh rasa emosi Febia langsung masuk begitu saja ke dalam ruangan Papa nya.


" Bia, kamu kenapa datang ke ruangan Papa dengan cara yang tidak sopan seperti itu."


Febia menagis histeris di hadapan Papa nya.


" Pokonya aku ingin Papa bertemu dengan orang tua nya Devano, kita lakukan pertemuan agar aku bisa dekat dengan Devano."


Febia memaksa Papa nya, karena Febia sangat di sayang oleh orang tua nya membuat Papa nya pun mengikuti apa yang di inginkan oleh Febia.


" Iya sayang, kamu tenang yaa jangan marah-marah seperti ini."


Febia melihat Papa nya mengeluarkan handphone nya, seperti nya akan menghubungi Papa nya Devano.


* Hallo Bapak Rendy, saya Roni Julian sebelum nya saya ingin mengucapkan selamat atas pernikahan Bapak*


* Terimakasih atas ucapan nya Pak Ronny*


* Hmmm, Pak Rendy nanti malam saya ingin mengajak Bapak sekeluarga untuk makan malam bersama dengan keluarga saya juga. Sudah lama sekali kan, kita tidak bersama dan saya juga ingin mengenal istri Bapak juga*


* Saya tidak berjanji yaa, saya harus membicarakan dengan Istri saya dan kedua anak saya*


* Baiklah Pak Rendy, semoga saja kita bisa bertemu karena saya sudah menyiapkan semuanya*


* Iya Pak Ronny, nanti saya kabari lagi*


* Baik Pak Rendy*


Rendy mengakhiri panggilan telephone nya, dia harus membicarakan dengan keluarga nya.


Rendy yang kebetulan sedang berada di rumah nya, begitu juga dengan Devano dan Felia.


Febia tersenyum puas ketika dia mendengar percakapan Papa nya di telephone.


" Terimakasih banyak Papa, aku akan tampil cantik di makan malam itu."


Febia langsung pergi dari kantor Papa nya, dia berniat untuk pergi ke salon kecantikan.


Febia ingin tampil cantik di hadapan keluarga Devano.


" Aku tidak peduli jika Devano mempunyai wanita itu, dia tetap harus bersama dengan ku."


Febia tidak akan pernah membiarkan Devano bersama dengan wanita lain.


Di saat Febia sedang sibuk dengan penampilan nya, Rendy meminta anak dan istri untuk berkumpul di ruangan keluarga.


Ketika semuanya berkumpul Rendy pun menyampaikan apa yang sudah dia bicarakan di telephone.

__ADS_1


" Nanti malam kita makan malam bersama dengan teman bisnis Papa, Papa ingin semuanya ikut yaa."


Felia merasa tidak ingin ikut dia melirikan mata nya kepada Ibu nya.


Melani memegang tangan Felia, seakan pertanda mereka berdua akan pergi bersama.


" Felia kamu tidak usah hawatir yaa, aku akan selalu ada di samping mu."


Devano melihat ekspresi wajah Felia yang seperti tidak nyaman dengan pertemuan ini.


" Kamu tenang saja Felia, semuanya pasti baik-baik saja."


Felia tersenyum manis kepada Papa dan Kakak nya.


" Devano, kamu antarkan Ibu dan Adik mu ke salon kecantikan yaa."


Devano dengan senang hati dia pun akan mengantarkan Ibu dan Adik nya.


Melani dan Felia pun langsung pergi karena melihat waktu yang sebentar lagi.


Mereka pun masuk ke dalam mobil, Felia duduk di depan bersama dengan Devano.


" Kalian berdua pakai baju sama yaa, begitu juga dengan aku dan Papa."


Devano mengurus semuanya, Felia dan Melani hanya diam saja mengikuti apa yang di katakan oleh Devano.


Setelah sampai di salon kecantikan Devano meminta untuk mereka membuat adik dan Ibu nya tampak berbeda.


Devano memuji kecantikan Felia di depan Ibu nya.


" Semoga saja kamu pun nanti akan mendapatkan wanita yang lebih cantik dari Felia, wanita yang sangat sayang kepada mu."


Devano tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Ibu nya.


Salon kecantikan itu adalah salon langganan Mama, sehingga ada yang mengabadikan photo mereka bertiga.


" Sabilla dia pasti akan marah besar jika melihat Devano yang cepat akrab dengan Ibu sambung nya."


Salah satu pegawai salon kecantikan pun langsung mengirimkan photo tersebut.


Sabilla yang sedang bersama dengan Vicko dia seketika langsung terkejut melihat nya.


" Pintar sekali wanita itu bisa membuat Devano menjadi luluh dengan nya, setelah ini semua harta kekayaan akan menjadi milik wanita itu."


Sabilla begitu sangat emosional sekali dan Vicko pun mencoba untuk menenangkan Sabilla.


" Sudahlah, untuk apa kamu masih memikirkan hubungan rumah tangga mantan suami mu. Apakah sebenarnya kamu masih cinta dengan nya,? kamu akan menjadi pelakor di hubungan mereka."


Vicko merasa tidak suka dengan sikap Sabilla yang masih cemburu melihat kebahagiaan mantan suaminya dengan istri baru nya.

__ADS_1


" Aku tidak mungkin bersama dengan Rendy, tapi aku tidak mau jika Devano menjadi miskin bahkan di usir oleh Ibu sambung nya itu yang pekerjaan hanya penjual kue saja."


Vicko tidak mau berdebat dia memilih untuk diam saja, tapi ternyata ada handphone nya berdering.


Vicko melihat panggilan telephone masuk dari Kakaknya.


Vicko pun langsung pergi menjauhi Sabilla.


* Hallo Kak ada apa*


* Vicko cepat pulang sekarang, kita akan makan malam bersama dengan teman kantor Papa*


* Makan malam apa Kak, aku tidak ikut saja*


* Makan malam yang sangat spesial, kamu akan bertemu dengan calon kakak ipar mu*


* Secepat ini kah Kakak akan menikah*


* Sudah jangan banyak bicara, cepat pulang sekarang juga*


* Baiklah aku pulang sekarang*


Vicko mengakhiri panggilan telephone nya, dia menghampiri Sabilla.


" Tante aku pulang dulu ya, ini acara keluarga yang seperti nya sangat penting."


Sabilla merasa sangat keberatan sekali dengan kepergian Vicko.


" Aku masih ingin bersama dengan mu, tapi yasudahlah jika itu sangat penting untuk mu."


Sabilla mengeluarkan uang dia memberikan uang tersebut kepada Vicko.


" Terimakasih banyak Tante, aku pasti akan kembali lagi."


Setelah mendapatkan uang Vicko pun langsung pergi dengan tersenyum manis.


" Hati-hati yaa."


Sabilla memberikan perhatian kepada Vicko.


Vicko merasa sangat menyukai pekerjaan nya ini, walaupun sangat merendahkan harga dirinya.


" Jika aku sudah mendapatkan Felia, aku akan meninggalkan pekerjaan ku ini. Karena aku yang sangat menginginkan Felia, Felia adalah calon istri ku."


Vicko masuk ke dalam mobil nya, dia tidak akan pernah menyangka jika makan malam ini akan menjadi kejutan untuk dirinya.


Vicko akan bertemu dengan Felia, dan dia pun akan mengetahui jika Felia adalah adik dari Devano Mahendra anak dari Sabilla Devanka wanita yang memberi nya uang.


" Tante Sabilla dia itu adalah Mama nya Devano, jika sampai Devano mengetahui semuanya maka aku akan sangat malu sekali. Tante Sabilla harus pintar merahasiakan semuanya, karena aku tidak mau hubungan ini sampai di ketahui banyak orang aku tidak akan pernah bisa bersama dengan Felia.'

__ADS_1


Vicko pun akhirnya sudah sampai di depan pintu gerbang rumah nya, dia memasukkan mobil nya dan keluar berlari masuk ke dalam rumah.


__ADS_2