
Melani dan Rendy mereka berdua hadir di acara peresmian cafe terbaru Vicko.
Vicko merasa sangat bahagia sekali walaupun Febia kakak perempuan nya tidak hadir karena sangat benci dengan nya.
Di saat acara berlangsung tanpa sepengetahuan Vicko ternyata Sabilla datang.
Dan betapa terkejutnya Sabilla ketika mengetahui jika Vicko adalah anak dari sahabat nya sendiri.
" Astaga ternyata Vicko anak dari Nadia Laura, dia adalah teman kuliah ku dulu."
Sabilla juga melihat kehadiran mantan suami nya, tapi Sabilla tidak melihat kehadiran Devano.
" Di mata Devano, kenapa dia tidak ikut yaa."
Sabilla memakai masker wajah dan kacamata hitam agar tidak di kenali oleh Nadia dan suaminya.
Sabilla tersenyum manis memandangi wajah Vicko, dia begitu sangat bahagia walaupun hanya memandangi wajah Vicko saja.
Setelah peresmian pembukaan cafe selesai, Vicko memperhatikan setiap tamu yang datang.
Vicko merasa curiga terhadap wanita yang memakai masker hitam dan kacamata hitam.
" Siapa ya dia, aku merasa tidak mengenalinya."
Vicko pun langsung menghampiri wanita tersebut, tapi Mama nya memegang tangan Vicko.
__ADS_1
" Kamu mau kemana,? Kita makan dulu yaa kamu belum makan kan."
Vicko pun terpaksa mengikuti keinginan Mama nya walaupun pandangan mata nya tetap tertuju pada wanita tersebut.
Di saat akan menikmati makan malam tiba-tiba saja Febia datang, Febia tidak sengaja menabrak Sabilla yang terburu-buru pergi.
Febia sampai terjatuh dia seketika langsung marah.
" Buka kacamata hitam mu, lihat nih aku sampai jatuh."
Sabilla membuka kacamata hitam nya dia memandangi wajah Febia.
" Makanya jangan sok gaya pakai kacamata ya, jadi nabrak orang sembarangan."
Sabilla melihat wanita tersebut yang menghampiri Nadia Laura teman kuliah nya.
" Ternyata wanita itu anak dari Nadia Laura, aku sangat tidak suka dengan wanita itu."
Sabilla memilih untuk pergi dia tidak mau Vicko menghampiri nya.
Febia berpura-pura bersikap manis agar menarik simpatik orang tua Devano, tapi Febia tidak melihat kehadiran Devano dengan Felia
" Kenapa Devano tidak ada dengan Felia."
Febia duduk di samping Vicko.
__ADS_1
" Felia dan Devano memilih untuk pergi ke Villa di Bogor, mereka berdua ingin merayakan hari kelulusan Felia karena Felia yang mendapat nilai yang terbaik."
Seketika Vicko dan Febia pun merasa sangat terkejut sekali mendengar Devano dan Felia pergi hanya berdua.
" Mereka pergi berduaan,? mereka berdua itu kan bukan sodara kandung."
Teriak Febia yang kelihatan sangat emosional sekali, Nadia mencoba untuk menenangkan Febia.
" Devano tidak mungkin melakukan hal yang terlarang, Devano menganggap Felia sebagai adik perempuan nya."
Melani mencoba untuk tetap membela Devano tapi Febia merasa tidak terima dengan kepergian mereka berdua.
Nadia mencoba untuk menenangkan perasaan Febia, tapi Febia yang sudah sangat emosional dia memilih untuk pergi begitu saja.
Nadia mencoba untuk mengejar Febia tapi di tahan oleh Vicko.
Febia mengeluarkan handphone nya dia mencoba untuk menghubungi Devano.
" Tidak akan aku biarkan mereka pun berduaan bersama, aku tidak suka merasa sangat dekat."
Febia terus saja menelephone nomor handphone Devano yang aktif tapi tidak ada jawaban nya.
" Haruskah aku mempunyai pemikiran negatif terhadap mereka berdua, berduaan di villa."
Febia begitu sangat kesal sekali dia tidak mau mereka pun sampai melakukan hal yang membuatku hubungan dengan Devano gagal untuk menikah.
__ADS_1