Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 75.


__ADS_3

Kelvin masuk ke dalam mobil nya dia harus segera sampai di kantor, Kelvin yang sebenarnya sibuk tapi dia berkorban untuk Felia.


" Aku semakin benci Devano, tidak ada rasa tanggung jawab nya. Sudah jelas Mama nya itu bersalah, jika sampai video tersebar mungkin itu karma dari suaminya yang selalu dia selingkuhi."


Di perjalanan menuju ke kantor Kelvin terus saja bicara tentang Devano, dia tidak mengerti apa yang ada di pikiran Devano.


Kelvin akhirnya sampai di depan kantor nya, ketika dia turun dia melihat Mama nya yang sudah menunggu nya.


" Kelvin, kenapa kamu baru sampai di kantor? Pergi ke mana saja kamu Kelvin?."


Kelvin menundukan kepalanya dia tidak berani menatap wajah Mama nya.


" Maafkan aku Mam, aku pergi sebentar tadi."


Karina melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 11:00 wib.


" Lihat jam berapa sekarang,? Sudah hampir jam istirahat. Kamu pemimpin di perusahaan ini, tapi kamu tidak mentaati peraturan kantor."


Karina berjalan menuju ke ruangan Kelvin, dan Kelvin mengikuti nya.


" Pekerjaan mu sudah Mama kerjakan, Mama tidak suka kamu seperti ini lagi yaa."


Kelvin mengagukkan kepalanya dia duduk kembali di kursi kerjanya.

__ADS_1


" Kelvin, Mama akan mengenal mu dengan anak teman Mama."


Karina ingin menjodohkan Kelvin dengan anak teman nya.


" Maksud nya Mama apa,? Mama mau menjodohkan aku dengan anak teman Mama?."


Kelvin menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Tidak Mam, aku bekerja saja belum satu tahun. Aku belum punya pemikiran untuk pacaran, aku ingin fokus dengan pekerjaan ku."


Kelvin menolak keinginan Mama nya.


" Kamu tidak mempunyai perusahaan ini, apa hubungannya dengan kamu yang harus bekerja bertahun-tahun. Kamu masih bisa membahagiakan istri mu nanti, sudahlah Kelvin Mama lebih menginginkan kamu untuk segera menikah saja."


" Kamu anak tunggal dan Mama merasa sangat kesepian sekali, jika kamu menikah kamu akan memberikan cucu untuk Mama."


Kelvin merasa pembicaraan Mama nya sudah terlalu jauh.


" Sudahlah Mam, aku ingin fokus berkerja yaa. Aku mohon lebih baik Mama pergi saja, karena aku ingin konsentrasi."


Karina melihat sudah jam 12 siang.


" Sudah jam 12 siang, bukan lagi waktu nya untuk bekerja tapi waktu nya untuk beristirahat."

__ADS_1


Karina keluar dari ruangan Kelvin, dia ingin bertemu dengan teman nya.


" Mama kenapa ya dia mendadak ingin mendapatkan cucu, ini tidak seperti biasanya."


Kelvin merasa aneh dengan perubahan sikap Mama nya yang tidak seperti biasanya.


Karina berencana untuk ketemu dengan teman nya, tapi dia merasa ingin pergi ke Apartemen Kelvin.


" Kenapa yaa aku ingin pergi ke Apartemen, perasaan ku tidak nyaman seperti ini yaa."


Di saat Karina berencana untuk datang ke Apartemen Kelvin, Monica berpamitan pulang kepada Felia.


Monica yang terus menerus di telephone oleh Mama nya.


" Felia, aku minta maaf yaa tapi nanti aku pasti akan kembali ke sini."


Monica pergi dan Felia pun menutup pintu, Felia membaringkan tubuhnya di atas sofa.


" Kenapa aku merasa sangat lelah sekali yaa, padahal aku tidak melakukan apapun."


Felia merasa mengantuk dia mengambil bantal dan memejamkan mata nya, Felia tidur sangat pulas sampai akhirnya Karina datang pun dia tidak akan mengetahui nya.


" Pintu yang tidak terkunci, kenapa Kelvin ceroboh sekali yaa."

__ADS_1


Karina masuk ke dalam dan begitu sangat terkejut nya Karina ketika melihat ada wanita yang sedang tidur di sofa.


__ADS_2