Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 49.


__ADS_3

Devano pergi ke Apartemen Kelvin dia mengetahui jika hari Sabtu dan Minggu Kelvin pasti berada di Apartemen nya.


Devano menekan tombol bell dan Kelvin pun membukakan pintu Devano segera masuk ke dalam.


" Seperti nya setelah wisuda gue langsung nikahi Febia."


Kelvin merasa sangat terkejut sekali Devano yang datang langsung berkata seperti itu.


" Felia mungkin bukan Febia, nama mereka berdua itu memang seperti kembar yaa."


Devano menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Felia Laura, dia mengancam akan menyebarkan photo dan video Mama ku sedang bersama dengan lelaki dengan tampilan dewasa jika gue tidak menikah dengan dia."


Kelvin seketika dia pun langsung mengingat Vicko yang telephone dengan seorang Tante, tapi Kelvin memilih untuk diam karena dia yang tidak mempunyai bukti.


" Lalu bagaimana dengan Felia, apakah dia sudah mengetahui ini semua dia pasti sangat sedih karena cinta pertama adalah kakak tiri nya sendiri tapi berujung meninggalkan nya menikah. Astaga Devano, ini sangat tragis sekali kasihan Felia di saat dia baru mengetahui nama nya cinta dia langsung merasakan patah hati."


Devano merasa sangat kebingungan sekali dia harus bagaimana lagi.

__ADS_1


Devano berjalan menuju ke tempat tidur Kelvin, dia memilih untuk tidur.


Di saat Devano sedih di tempat yang lain Febia sudah membicarakan tentang rencana pernikahan nya Devano bulan depan di depan kedua orang tuanya.


" Febia, apakah kamu hamil? Tapi tidak mungkin kamu hamil dengan Devano dia melirik kamu pun tidak pernah."


Papa Febia sampai berkata seperti itu karena tidak percaya jika Devano mau menikah dengan Febia.


" Papa, aku bisa jaga diri aku tidak mungkin seperti itu. Pokoknya nanti malam ada hari makan malam spesial untuk kita semua, Devano pasti mau menikah dengan ku."


Febia kelihatan sangat percaya diri sekali sehingga membuat kedua orang tuanya hanya bisa mengikuti perkataan nya saja.


Febia tersenyum manis dia begitu sangat bahagia sekali akhirnya dia bisa mendapatkan Devano.


" Lebih baik kirim pesan saja yaa, karena Bu Melani itu sibuk orang nya."


* Selamat siang Bu Melani, maaf yaa menganggu waktu nya. Saya sekeluarga berencana untuk mengajak ibu Melani sekelumit untuk makan malam di tempat biasa yaa bu, sekitar jam 20;.00.*


Melani yang sedang membuat kue di dapur untuk cemilan keluarga nya membaca pesan dari Mama Febia dia pun langsung terdiam.

__ADS_1


" Makan malam lagi, makan malam untuk apa yaa."


Melani menyimpan handphone nya, dan Felia menghampiri Ibu nya yang sedang sibuk membuat kue.


" Bu, aku bantu yaa Buu."


Felia melirikkan matanya kepada handphone Ibu nya yang masih menyala.


" Ibu mendapatkan pesan dari siapa Bu,? dari Ayah ya."


Felia seketika dia merasa penasaran.


" Oh itu ada pesan dari Mama nya Febia, malam ini jam 8 malam mereka mengajak untuk makan malam bersama lagi dengan keluarga kita."


Perasaan Felia seketika langsung merasa tidak nyaman.


" Makan malam apalagi ya, kenapa keluarga mereka sering sekali mengajak untuk makan malam bersama."


Melani tidak bisa menjawab pertanyaan dari Felia, karena dia juga tidak tahu maksud dari makan malam tersebut.

__ADS_1


Felia fokus membantu ibu nya yang akan membuat kue untuk Ayah nya.


__ADS_2