Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 74.


__ADS_3

Monica merasa sangat geram sekali ingin dia berkata langsung di depan keluarga Devano, tapi Felia melarang nya dia tidak mau rencana pernikahan Devano sampai batal.


" Sebenarnya apa yang membuat Devano menyetujui pernikahan ini, pernikahan yang sangat singkat sekali. Tidak mungkin Febia itu hamil jugalah kan, karena Devano tidak ada sedikitpun ketertarikan dengan Febia."


Kelvin pun akhirnya buka suara di merasa kasihan melihat Felia


" Sebenarnya aku tidak mau mengatakan ini semua karena sudah berjanji kepada Devano, tapi semakin ke sini aku merasa Devano tidak tegas."


Felia dan Monica pun langsung mendekati Kelvin.


" Febia mempunyai video dan photo yang tidak pantas Tante Sabilla dengan lelaki bayaran nya, Febia mengancam jika dia akan menyebarkan photo dan video tersebut jika Devano tidak menikah dengan nya."


Felia dan Monica merasa sangat terkejut sekali mereka berdua tidak menyangka jika Sabilla itu pencinta lelaki muda.


" Jadi lelaki muda yang di bawa ke Apartemen itu bukan yang pertama kali nya,? Lalu kenapa Tante Sabilla mengulangi kesalahannya kembali. Bagaimana jika lelaki itu juga melakukan hal yang sama, aku tidak menyangka sekali."


Kecurigaan Monica semakin nyata, dia pun langsung berpikir jika Vicko jauh merupakan lelaki bayaran Mama nya Devano.

__ADS_1


" Aku mencurigai Vicko, harus kah aku berkata jika cafe itu uang dari seorang tante-tante. Dan Tante itu juga adalah Tante yang sama, karena aku pernah mendengar dia bicara di telephone."


Kelvin pernah mendengar pembicaraan Vicko di telephone dan berterimakasih kepada sambil memangil Tante.


" Ya, aku pun pernah tapi tidak tahu juga apakah itu Tante yang sama."


Felia yang sudah mengetahui semuanya dia pun langsung terdiam saja, dia berpikir pantas saja Devano sampai melakukan ini semua.


" Yasudah Felia, kamu tidak usah banyak pikiran yaa. Kamu harus selalu sehat, karena ada bayi di dalam kandungan mu."


Felia memegang perut nya, dia pun tersenyum tipis.


Monica yang sebenarnya sedang sibuk dengan Mama nya tapi dia juga merasa kasihan dengan Felia.


" Untuk satu hari ini aku akan bersama dengan Felia, aku sangat merindukan nya."


Kelvin merasa sangat senang sekali dia pun akhirnya bisa pergi meninggalkan Felia dengan tenang.

__ADS_1


" Kalau begitu aku pergi dulu yaa, kalian berdua selamat bersenang-senang yaa."


Kelvin keluar dari Apartemen nya dan Felia dan Monica bisa bersama.


" Monica, aku merasa sangat beruntung sekali. Aku tidak menyangka jika Kak Kelvin bisa baik sekali dengan ku, aku merasa sangat malu sekali."


Monica memegang tangan Felia.


" Kenapa kamu cepat sekali jatuh cinta pada lelaki yang salah, coba lihat Kak Kelvin dia lebih bertanggung jawab dan aku merasa kamu lebih cocok bersama dengan nya."


Mata Felia berkaca-kaca ketika mendengar perkataan Monica.


" Semuanya sudah terjadi, aku tidak bisa mengulang semuanya. Jika aku bisa mengulang waktu, aku tidak akan pernah memberikan restu ibu ku untuk menikah dengan Om Rendy. Agar tidak bertemu dengan Kakak tiri ku yang nakal ini, biarkan aku hidup sederhana tapi bahagia bersama dengan Ibu."


Monica memeluk Felia dia semakin merasa kasihan.


" Lalu bagaimana jika Ibu mu selalu bertanya kamu hamil anak siapa,? Apa yang akan kamu jawab nanti nya."

__ADS_1


Felia pun kelihatan sangat kebingungan jika ibunya terus saja mendesak bertanya tentang siapa Ayah biologis anak nya itu.


__ADS_2