Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 77.


__ADS_3

Felia kelihatan sangat binggung sekali, kenapa jadi harus menikah dengan Kelvin bukan dengan Devano.


" Felia, sekarang lebih baik kamu kembali ke rumah mu yaa. Karena jika kamu di sini, nanti Mama semakin banyak bicara dan berpikiran negatif terhadap kita berdua."


Felia mengikuti apa yang di katakan oleh Kelvin.


" Yasudah kita berangkat sekarang saja ya, karena aku tidak bawa barang apapun."


Kelvin memegang tangan Felia dan itu membuat Felia merasa sangat terkejut sekali Kelvin yang sangat perhatian dengan nya.


Keluar dari Apartemen genggaman tangan itu begitu sangat erat sekali, dia juga begitu sangat berhati-hati.


Setelah masuk ke dalam mobil, Kelvin memasangkan sabuk pengaman untuk Felia.


" Felia, jika aku menikah dengan mu bagaimana dengan Devano. Jika dia memang sangat cinta kepada mu, ini adalah awal kalian berdua bisa bersatu."


Felia menghelakan nafas panjang nya.


" Tidak, aku merasa Devano akan tetap menikah dengan Febia. Dia pasti akan merasa senang karena lepas dari tanggung jawab nya, makanya sekarang kita harus menjelaskan kepada Mama Kak Kelvin jika aku bukan hamil anak Kak Kelvin."


Kelvin diam dia tidak menjawab perkataan Felia, Kelvin ingin tau bagaimana Devano jika mengetahui dirinya yang bertanggung jawab atas kehamilan Felia.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya mereka berdua sampai. Wajah Felia kelihatan sangat pucat sekali, sepertinya Felia sangat ketakutan.


" Felia kamu tidak usah takut yaa, ada aku di samping kamu."


Sebelum turun dari mobil, Kelvin mencoba untuk menenangkan Felia.


" Ayo kita turun, kamu jangan takut yaa. Orang tua tidak akan menyakiti mu. Jika mereka berbuat kasar, kita pergi kembali ke Apartemen saja."


Felia tersenyum dan mereka pun turun dari mobil nya, para pegawai yang ada di sana merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Felia pulang dengan Kelvin yang merupakan teman baik Devano.


Ketika Felia datang Ibu dan Ayah sedang duduk, Felia melihat tatapan mata ibunya yang sangat kosong sepertinya selalu memikirkan dirinya.


" Ibu, aku pulang."


" Felia, anak ku kamu kembali Nak. Maafkan ibu yaa sayang, ibu yang terlalu emosi sampai mengusir mu dari rumah."


Mereka berdua berpelukan, pandangan mata Rendy tertuju pada Kelvin.


" Kelvin, apakah kamu yang menemukan Felia ?."


Rendy menghampiri Kelvin dan ternyata Devano baru datang.

__ADS_1


Ketika Kelvin berniat ingin menjelaskan tiba-tiba saja Devano datang dia langsung memukul Kelvin sampai terjatuh.


" Oh, jadi selama ini loe yang menyembunyikan Felia? Loe tau nggak kita di sini hawatir Felia hilang dari rumah."


Plaaaaakkkkkkk


Felia menampar Devano dengan sangat kencang sekali.


Felia membantu Kelvin yang sampai terjatuh di tonjok oleh Devano.


" Kak Kelvin, dia yang membantu aku yaa. Dia yang melindungi ku selama aku pergi dari rumah."


Felia kelihatan sangat kesal sekali dengan Devano.


" Sudah Felia, tidak usah di bahas lagi yaa. Sekarang sepertinya dia bahagia, karena kamu sudah pulang dan dia akan segera menikah dengan wanita impian nya."


Kelvin tersenyum sinis kepada Devano.


" Kurang ngajar loe Kelvin."


Devano hendak memukul Kelvin kembali tapi di tahan oleh Papa nya.

__ADS_1


" Sudah Devano, kamu jangan seperti itu ingat Kelvin yang membawa Felia kembali ke rumah. Harusnya kamu berterimakasih kepada Kelvin, bukan berbuat kasar seperti ini."


Felia membawa Kelvin pergi dia ingin mengobati Kelvin.


__ADS_2