Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 45.


__ADS_3

Febia terus memeriksa handphone Vicko, sampai akhirnya dia menemukan video dan photo kebersamaan Vicko bersama dengan wanita yang Febia sebut seperti seumuran dengan Mama nya.


" Astaga apa maksud nya ini yaa, jadi Vicko simpanan tante-tante. Dia mendapatkan uang dari seorang Tante, ini sangat memalukan sekali."


Febia sampai membaca isi chatting mereka berdua yang sudah melewati batas.


" Vicko aku nggak nyangka yaa km, ahhhhh kenapa sih dia rendahan sekali."


Febia mengirimkan video dan photo ke handphone nya, dia kembali menyimpan handphone Vicko.


Febia keluar dari kamar Vicko, dia mengunci kembali pintu kamar nya.


" Aku harus bertemu dengan Vicko, aku harus membicarakan semua ini."


Febia sangat emosional sekali bagaimana jika orang lain mengetahui semuanya, keluarga nya akan mendapatkan imbas dari perbuatan Vicko.


Febia masuk ke dalam mobil dia mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali, Febia ingin cepat sampai ke cafe Vicko.


Febia tidak tahu siapa wanita yang bersamaan dengan Vicko di photo dan video tersebut.


Pintar nya Vicko dia tidak menunjukkan wajah nya dia hanya menyoroti wajah dan seluruh tubuh Sabilla.

__ADS_1


Febia akhirnya sampai di depan cafe, dia mencoba untuk menenangkan perasaan nya karena banyak orang di cafe tersebut.


" Febia kamu harus berpenampilan cantik yaa, jangan dulu emosi sebelum bertemu dengan Vicko."


Febia menebarkan senyuman manis nya, dia berjalan cepat menuju ke ruangan Vicko. Dan sesampainya di depan ruangan Vicko, ekpresi wajah Febia berubah kembali dia membuka pintu dan Vicko merasa sangat terkejut sekali ketika melihat kedekatan Kakak nya.


" Ada apa Kak,? aku tidak mau ribut yaa kak.'


Vicko fokus pada layar laptop nya.


" Sejak kapan kamu menjadi simpanan tante-tante,? jika kamu butuh uang banyak kamu bisa minta kepada Papa bukan menjual diri kepada Tante-tante.'


Suara Febia terdengar bergetar dia seperti ingin menangis.


Vicko berpura-pura di hadapan Febia dia menghampiri Febia.


Plaaaaakkk


Febia menampar pipi Vicko dengan penuh nafsu.


" Kakak sudah mengetahui semuanya yaa, kamu sampai memakai wallpaper handphone dengan wanita yang seumuran dengan Mama. Kamu juga memilih video dan photo tidak baik dengan wanita itu, kenapa kamu serendah itu Vicko."

__ADS_1


Febia berteriak kencang sambil menagis, Vicko tidak menyangka jika Febia sampai mengetahui semuanya.


" Kamu melakukan ini semua hanya untuk ingin di puji oleh Mama dan Papa,? Tapi bagaimana jika mereka berdua mengetahui jika anak nya mendapatkan uang dari seorang tante-tante."


Vicko menundukkan kepalanya dia merasa salah.


" Aku minta maaf Kak, aku mohon jangan sampai Mama dan Papa mengetahui nya."


Vicko sampai berlutut di hadapan Febia.


" Siapa wanita tua itu,? Kamu bertemu dengan nya di mana? Jelaskan kepada ku sekarang juga."


Febia benar-benar merasa sangat emosional sekali dengan Vicko.


Ketika mendapatkan pertanyaan seperti itu, Vicko langsung memejamkan mata nya.


" Aku tidur dengan Sabilla Devanka, dia adalah ibu kandung Devano Mahendra.'


Febia sampai terkejut ketika mendengar pengakuan dari Vicko.


" Aku mendapatkan uang setiap aku tidur bersama dengan nya, dan yang terakhir dia memberikan uang 2 Milyar kepada ku."

__ADS_1


Febia seketika dia buat diam dan tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Vicko.


Vicko memegang kedua tangan Febia dia terus memohon kepada kakak perempuan nya.


__ADS_2