
Melani memperhatikan Felia dan Kelvin, terlihat Felia yang begitu sangat tulus mengobati luka Kelvin.
" Apakah Felia sedang hamil anak Kelvin, mereka berdua seperti mempunyai perasaan satu sama lain."
Melani menghampiri mereka berdua, dan Felia menjaga jarak dengan Kelvin.
" Kelvin, Tante minta maaf yaa atas sikap kasar Devanka kepada mu."
Kelvin hanya tersenyum tipis dia yang sebenarnya merasa sangat kesal sekali dengan Devano.
Devano pergi dari rumah nya, dia merasa persahabatan mereka berdua sudah tidak ada lagi.
Devano berpikir Kelvin mengambil kesempatan untuk bisa bersama dengan Felia, Devano melihat penghianat pada Kelvin.
" Tante saya pulang dulu, Felia kamu baik-baik yaa."
Kelvin kelihatan sangat perhatian sekali dengan Felia.
" Kamu hati-hati yaa Kelvin."
Kelvin pun pergi dan Felia memilih untuk masuk ke dalam kamar nya, di saat sedang sendirian Melani mendapatkan panggilan telephone.
__ADS_1
* Hallo, maaf dengan siapa ya ini*
* Saya Mama nya Kelvin, seperti kita harus membicarakan tentang rencana pernikahan Kelvin dan Felia*
* Apa,? Pernikahan Kelvin dan Felia*
* Saya melihat Felia sedang berada di Apartemen Kelvin dia tidur di sofa, ketika saya membuka kulkas saya melihat ada susu hamil*
* Felia memang sedang hamil, tapi belum memberitahu siapa Ayah biologis dari anak nya itu*
* Oh seperti itu ternyata yaa, yasudah lebih baik kita segera adakan pernikahan antara Felia dengan Kelvin*
* Saya harus membicarakan semua dengan suami saya dulu yaa, karena Minggu depan Devanka berencana akan menikah*
* Iya, terimakasih sudah memberitahu*
Melani merasa sangat terkejut sekali dia tidak menyangka jika lelaki yang menghamili Felia adalah Kelvin.
" Apakah ini yang membuat Devano sampai memukul Kelvin, karena Devano mengetahui semuanya."
Melani menunggu kedatangan suaminya di berharap akan ada jalan yang terbaik untuk Felia dan Kelvin.
__ADS_1
Felia yang mendengar pembicaraan Ibu nya di telephone dia merasa sangat kebingungan sekali.
" Aku tidak mungkin menikah dengan Kak Kelvin, karena aku tidak hamil anak nya."
Felia memegang perut nya dia merasa sangat pusing dengan beban kehidupan nya.
" Jika sampai aku menikah dengan Kak Kelvin maka aku akan berbohong dengan orang tua nya, mereka yang menyangka jika aku ini memberikan cucu untuk mereka."
Felia menutup rapat pintu kamar nya dia pun langsung menghubungi nomer handphone Monica.
Monica yang sedang bersama dengan Mama dia mereka terkejut sekali Felia menelephone nya, Monica merasa terjadi sesuatu dengan Felia.
* Hallo Felia kamu baik-baik saja kan,?*
* Tidak, aku tidak baik-baik saja. Tadi Mama nya Kak Kelvin telephone ibu ku, dan dia membicarakan tentang rencana pernikahan aku dan Kak Kelvin. Mama nya menyangka aku ini sedang hamil anak Kak Kelvin, bagaimana ini aku merasa sangat binggung sekali*
* Lebih baik kamu menikah dengan Kak Kelvin, dari pada dengan lelaki yang tidak bertanggung jawab seperti Kakak tiri mu itu. Aku mendukung pernikahan kalian berdua, Felia kamu bahagia*
* Tapi Kak Kelvin dia pasti tidak mau menikah dengan ku, dia tidak mempunyai perasaan terhadap ku*
* Sudahlah Felia, setidaknya dengan rencana pernikahan mu ini bisa membalas rasa sakit hati mu terhadap Devano. Sekarang Devano merasakan rasa sakit hati, ketika wanita yang dia cinta akan menikah dengan sahabat nya sendiri*
__ADS_1
Felia pun hanya bisa terdiam saja ketika mendengar perkataan Monica kepada nya.