
Febia masih tidak menyangka kenapa adik nya sampai melakukan hal serendah itu.
" Siapa wanita ini,? darimana kamu mengenal nya?."
Febia mendesak Vicko untuk bisa menjawab pertanyaan nya.
" Jawab Vicko, atau aku akan memberitahu Mama dan Papa."
Vicko akhirnya bercerita di hadapan Febia.
" Sabilla Devanka dia adalah ibu kandung Devano Mahendra, aku berkencan dengan nya yang sudah berstatus janda. Dia memang senang bermain dengan lelaki yang lebih muda, itu yang menyebabkan rumah tangga berpisah."
Febia seketika dia langsung terdiam, Febia merasa tidak menyangka jika adik nya bermain cinta dengan Mama nya Devano.
" Vicko kamu tidak mengarang cerita kan,? Kamu tidak berbohong kepada ku ?."
Vicko memperlihatkan photo kebersamaan Devano dengan Sabilla.
Febia pun akhirnya menyadari jika apa yang di katakan oleh adik nya itu benar, Febia seketika dia mempunyai pikiran yang jahat.
" Aku tidak akan pernah memberitahu Papa dan Mama, tapi kamu harus membantu kakak mu ini."
Vicko sudah berpikiran negatif terhadap Febia.
__ADS_1
" Aku akan memberikan photo ini kepada Devano, aku akan mengancam Devano untuk menikah dengan ku jika Devano tidak mau aku akan menyebarkan photo dan video ini."
Vicko sampai menggelengkan kepalanya dia sudah menebak jika Kakaknya akan melakukan hal seperti itu.
Febia pergi dari cafe Vicko, dia akan menyusun rencana indahnya untuk bisa secepatnya bersama dengan Devano.
" Devano, akhirnya sebentar lagi kamu milik ku hahaha."
Febia masuk ke dalam mobil nya dan Vicko tidak bisa berbuat apa-apa karena dia juga tidak mau orang tuanya mengetahui semuanya.
Febia mencaritahu tentang Sabilla Devanka, dia ingin bertemu dengan secara langsung.
" Lebih menyenangkan jika aku bertemu dengan Mama nya langsung yaa, untuk membicarakan tentang ini. Aku sangat yakin sekali jika Mama Devano pasti akan langsung menyetujui jika Devano bersama dengan ku, aku cantik dan aku banyak uang aku bisa mendapatkan semuanya."
" Devano dan Felia, sekarang aku berikan kalian berdua waktu untuk bersenang-senang bersama tapi setelah ini Felia kamu akan menderita melihat Devano menikah dengan ku."
Febia menyalakan mesin mobil nya dia pun memilih untuk pergi bersenang-senang.
Di saat Febia mempunyai rencana jahatnya, Devano dan Felia bersiap-siap untuk pulang ke rumah.
Devano merasa sangat puas sekali bisa berlama-lama bersama dengan Felia.
" Felia, aku ingin selalu bersama dengan mu."
__ADS_1
Devano mulai merasakan takut kehilangan Felia.
" Kita akan selalu bersama, karena kita tinggal satu rumah."
Felia masuk ke dalam mobil dia ingin secepatnya sampai di rumah.
Di saat Devano masuk ke dalam mobil handphone Devano bergetar dia melihat ada pesan masuk dari Febia.
Devano membaca pesan tersebut tanpa memberitahu Felia.
* Devano, akhirnya kita berdua akan bersama selamanya. Kamu akan menikah dengan ku, tidak akan ada kata penolakan karena aku akan memberi mu sebuah kejutan manis*
Devano merasa jika Febia sedang merencanakan niat jahatnya kepada dirinya.
Felia melihat Devano melamun ketika dia sudah melihat handphone.
" Kamu kenapa,? ada yang mengirimkan kamu pesan jahat yaa."
Devano langsung memasukkan handphone dia tidak mau Felia sampai membaca pesan tersebut.
" Tidak, itu hanya pesan dari Mama ku."
Devano memilih untuk berbohong kepada Felia.
__ADS_1