
Di saat Felia dan Devano sedang merasakan kedekatan mereka berdua, Vicko dia mempunyai rencana sesuatu kepada Sabilla.
Sebelum nya Vicko berniat untuk mengancam Devano agar bisa memberikan uang kepada dirinya, tapi lebih tertarik untuk ingin meminta uang kepada Sabilla saja.
Vicko yang sebenarnya terlahir dari keluarga yang berkecukupan tapi dia selalu menginginkan uang dari hasil nya sendiri, walaupun uang tersebut di dapatkan dengan cara yang sangat tidak pantas.
Vicko mengunci pintu kamar nya, dia tidak mau sampai ada yang masuk ke dalam kamar nya secara tiba-tiba.
Vicko mulai mengirimkan pesan kepada Sabilla.
* Tante Sabilla aku butuh uang 2 Milyar, aku ingin membuka usaha toko pakaian*
Sabilla yang baru saja bangun dari tidur nya dia begitu sangat terkejut sekali ketika mendapat pesan dari Vicko.
" Vicko meminta uang 2 Milyar, apakah dia tidak sedang bercanda dengan ku."
Sabilla mencoba untuk menenangkan dulu pikiran nya, dia bangun dari tempat tidur nya dan duduk di sofa.
Sabilla memilih untuk langsung menelephone Vicko.
__ADS_1
Vicko tersenyum manis ketika Sabilla menephone nya.
* Hallo Tante Sabilla*
* Hallo Vicko, apa maksud mu meminta uang banyak seperti ini kepada ku*
* Memang kenapa Tante, aku ingin membuat udah caffe atau toko pakaian*
* Tapi uang 2 Milyar itu banyak sekali Vicko, dan jika aku memberikan uang tersebut itu bisa menguras tabungan ku*
* Tante Sabilla mempunyai anak yang kaya raya, aku yakin sekali jika Tante meminta uang kepada ya dia pasti akan memberikan uang tersebut kepada Tante*
* Aku tidak peduli Tante, jika Tante tidak mau memberikan aku uang itu. Hubungan kita akhiri saja, dan aku mempunyai kejutan untuk Tante*
* Vicko jangan bicara seperti itu yaa, Tante mohon jangan tinggalkan Tante yaa karena Tante sudah nyaman sekali bersama dengan kamu. Sekarang Tante mohon yaa, berikan Tante waktu untuk bisa mengumpulkan uang itu*
* Jangan lama-lama yaa Tante, sebelum akhir bulan aku sudah ingin membuat usaha ku*
* Baiklah Vicko, Tante usahakan*
__ADS_1
* Sampai ketemu lagi yaa Tante Sabilla*
Sabilla merasa sangat lemas sekali ketika mendapatkan telephone dari Vicko.
" Bagaimana ini, aku tidak mungkin memberikan semua uang ku untuk nya. Dan bagaimana caranya aku meminta bantuan uang kepada Devano, apa alasan nya Devano tidak mungkin mau memberikan uang secara mudah."
Sabilla yang memang mempunyai banyak usaha seperti salon kecantikan, dan banyak lagi.
Tapi dia berpikir ulang jika harus memberikan uang sebesar itu hanya untuk memberikan modal usaha untuk Vicko.
" Hubungan ku dengan Vicko hanya sebatas cinta satu malam dengan bayaran setiap malam, jika aku memberikan uang secara percuma bagaimana jika dia mempunyai wanita muda yang cantik."
Sabilla memegang handphone dia memberanikan diri untuk mengirimkan pesan kepada Devano.
* Devano, bisakah kamu bantu Mama. Mama butuh uang banyak Nak, Mama ingin membuka usaha caffe yang baru. Devano sayang, kamu mau kan membantu Mama*
Devano yang baru sampai di depan pintu gerbang rumah dia melihat pesan masuk dari Mama nya dan langsung membaca nya.
Devano sampai menghelakan nafas panjang nya ketika Mama yang sekarang mulai membutuhkan uang.
__ADS_1