
Devano dan Felia mereka berdua saling bertatapan wajah, Devano mencoba untuk membangunkan badannya.
Tapi ternyata ada suara petir kembali membuat Felia memeluk erat Devano kembali.
" Aku takut sangat takut sekali, aku mohon jangan pergi dari ku."
Detak jantung Devano berdegup kencang, dia tidak tahu harus bagaimana lagi tapi sebagai lelaki yang normal Devano merasakan ada yang berubah dari tubuh nya.
Hujan semakin deras angin sangat kencang, Devano semakin tidak bisa mengendalikan diri nya sendiri.
Pelukan Felia pun semakin erat sekali, hembusan nafas Devano terdengar sangat jelas di telinga Felia.
" Felia aku sangat menginginkan mu malam ini, aku sudah tidak bisa lagi mengendalikan diri ku."
Felia secara perlahan melepaskan pelukan erat nya dia memandangi wajah Devano, Devano memejamkan mata nya.
Mereka berdua terbawa suasana malam yang dingin, mereka berdua butuh kehangatan.
Felia memegang wajah Devano, dia tersenyum manis kepada Kakak tiri nya itu.
Devano membuka mata nya, dia melihat senyuman manis Felia dan Devano pun langsung mencium bibir mungil Felia.
__ADS_1
Tubuh Devano semakin tidak bisa terkendali tubuh nya, dia membuka pakaian nya begitu juga dengan Felia.
" Aku tahu ini cinta yang terlarang, tapi aku sangat cinta kepada mu Felia dari awal pertama kita berdua bertemu."
Devano semakin liar sedangkan Felia hanya bisa pasrah saja dengan permainan yang di lakukan oleh Devano.
Hingga pada saat Devano mengambil mahkota Felia, Felia sampai memeluk erat tubuh Devano dia merasa sangat kesakitan sekali dan sampai mata nya berkaca-kaca.
Devano memandangi wajah cantik Felia, dia merasa sangat kesakitan sekali.
" Tahan yaa, nanti jika sudah biasa tidak akan sakit lagi yaa."
Felia menangis Devano merasa tidak tega melihat Felia, dia langsung menghentikan permainan nya.
" Aku takut bagaimana jika sampai aku hamil."
Devano mencoba untuk menenangkan perasaan Felia.
" Kamu tidak akan hamil Felia, aku bermain aman dengan mu. Ini adalah rahasia kita berdua yaa, hubungan kita berdua hanya kita yang mengetahuinya."
Felia menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis kepada Devano.
__ADS_1
" Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, aku sayang sekali dengan mu."
Devano mengambil pakaian Felia, tapi dia melihat dress pink yang dia belikan untuk Felia terkena noda.
" Kamu pakai dulu dress ini untuk sementara yaa, besok aku akan membelikan dress yang baru."
Devano memakaikan kembali pakaian Felia, dia memeluk kembali Felia.
Felia masih belum percaya dengan apa yang sudah dia lakukan oleh nya dengan Devano.
" Bagaimana dengan Febia, kamu akan bersama dengan Febia dan meninggalkan ku."
Devano tersenyum manis kepada Felia.
" Sejak awal kamu sudah mengetahui jika aku tidak mempunyai perasaan terhadap Febia, aku tidak suka dengan sikap nya apalagi pada saat dia bersikap kasar kepada mu."
Devano memegang tangan Felia dan mencium nya.
" Kita jalanin hubungan kita berdua ini, apapun yang akan terjadi aku akan tetap ingin bersama dengan mu. Aku Devano Mahendra, cinta kepada Felia Putri Margaretha."
Felia menarik tangan Devano, dia ingin tidur di pelukan Devano.
__ADS_1
" Aku ingin tidur di dalam pelukan mu, aku merasa sangat nyaman sekali bisa bersama dengan mu."
Felia mulai berani mengungkapkan perasaan hati nya kepada Devano, mereka berdua pun tidur bersama dalam kehangatan cinta.