Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 26.


__ADS_3

Devano tidak membawa Felia ke villa, Devano memilih untuk membawa Felia ke kebun bunga karena Devano mengetahui Felia yang sangat suka dengan bunga-bunga.


" Felia, kita turun di butik dulu yaa. Kita beli baju untuk kamu, karena tidak mungkin kamu memakai baju seragam sekolah."


Felia mengikuti apa yang di katakan oleh Devano, mereka berdua turun dan memilih baju untuk Felia.


" Aku tunggu di sana saja yaa, aku serahkan sama kamu untuk pakaian yang aku pakai."


Devano pun memilih dress pink yang sangat cantik untuk Felia.


" Ini sangat cantik untuk Felia, aku akan memilih dress ini."


Devano langsung membayar nya dan dia memberikan kepada Felia.


" Ayo ganti baju nya, aku akan menunggu mu di sini yaa."


Felia pun pergi untuk mengganti pakaian nya.


" Wahhh, cantik sekali yaa pakaian ini aku sangat suka sekali."


Felia pergi ke kamar ganti dia merasa sangat puas dengan hasil dress pilihan Devano.


Felia memegang baju seragam nya, dia memberikan baju tersebut kepada Devano.


Devano tersenyum melihat kecantikan Felia.

__ADS_1


" Kamu sangat cantik sekali Felia, aku seperti melihat bidadari."


Felia tersipu malu-malu ketika dia mendengar perkataan Devano.


" Ayo kita segera pergi, kamu pasti akan senang sekali jika melihat tempat nya."


Felia dan Devano masuk ke dalam mobil, Devano menyimpan seragam sekolah Felia.


Devano menyalakan mesin mobil nya dan Felia pun merasa tidak sabar ingin cepat sampai di tempat tujuan.


Felia tidak tahu dia akan di bawa ke mana oleh Devano, Felia percaya saja jika dia pasti akan baik-baik saja bersama dengan Devano.


Di perjalanan Felia terus saja memandangi wajah Devano, Felia mengetahui jika perasaan nya ini sangat salah.


Devano menyadari jika dirinya di perhatikan oleh Felia.


" Kenapa kamu memperhatikan aku seperti itu Felia, kamu terpesona dengan ketampanan ku yaa."


Felia merasa sangat malu sekali ketika Devano menyadari dirinya memperhatikan nya.


Felia pun memilih untuk mengambil handphone nya, dia berpura-pura sibuk dengan handphone nya.


Devano hanya bisa tersenyum saja melihat sikap Felia.


Felia mulai merasa sangat mengantuk sekali, dia pun tertidur pulas di dalam mobil.

__ADS_1


" Kasihan Felia, seperti nya dia capek sekolah. Padahal kenapa aku tidak mengajak besok saja yaa, maafkan aku yaa Felia."


Devano memegang tangan Felia, dia pun fokus pada kendaraan.


Setelah menempuh perjalanan selama dua jam, akhirnya mereka berdua sampai.


" Wah, sudah sore kita hanya bisa beberapa jam saja yaa berada di tempat ini."


Devano mencari tempat parkir, dan dia pun membangunkan Felia.


" Felia sayang ayo bangun, kita sudah sampai nih."


Felia membuka mata nya, dia kelihatan masih sangat mengantuk sekali.


" Sudah sampai yaa, aku ketiduran di sepanjang perjalanan."


Felia turun dari mobil nya, dan Devano memegang tangan Felia.


" Aku takut kamu masih lemas Felia, jadi aku pegang yaa tangan kamu."


Felia hanya bisa terdiam saja mereka berdua berdua pun berjalan menuju ke gerbang, ketika masuk Felia seketika dia merasa sangat terkejut sekali.


Ternyata Devano membawa Felia ke taman bunga yang sangat luas dan cantik sekali, Felia tidak bisa membohongi perasaannya dia sangat bahagia sekali.


Melihat pemandangan indah di hadapan nya.

__ADS_1


__ADS_2