Kakak Tiri Yang Nakal

Kakak Tiri Yang Nakal
Episode 21.


__ADS_3

Devano melepaskan ciuman manis nya, dia memegang pipi lembut Felia.


Felia memegang bibir yang sudah di mainkan oleh Devano.


" Ciuman pertama ku, setelah diambil oleh Kakak tiri ku."


Devano tersenyum ketika mendengar perkataan Felia.


" Apa yang sudah kita lakukan ini, kita tidak bisa mempunyai perasaan satu sama lain. Karena walaupun tiri tapi kita berdua tetap adik dan kakak."


Felia pun tidak menyangka jika dia sampai mau melakukan itu semua dengan Devano.


" Daripada aku bersama dengan wanita yang tidak aku suka, lebih baik aku dengan wanita yang aku cinta."


Felia begitu terkejut mendengar perkataan Devano.


" Apakah maksud mu,? Wanita yang kamu cinta?. Kamu cinta kepada ku,? kamu mencintai adik tiri mu ini?."


Devano tidak menjawab pertanyaan dari Felia, dia menjalankan mobilnya agar cepat sampai di toko kue Ibunya.


Di sepanjang jalan Felia terus saja memandangi wajah Devano.


" Apakah ini adalah sebuah cinta terlarang ku, aku berciuman dengan Kakak tiri ku yang mempunyai perasaan terhadap ku."


Ucap Felia di dalam hati nya.


Akhirnya mereka berdua pun sampai di depan toko kue, Devano bersikap seperti tidak ada apa-apa.


Mereka berdua turun dari mobil, Felia melihat banyak sekali yang mengantri di toko kue Ibunya.


Melihat Devano mereka pun langsung histeris dan bahkan mengeluarkan handphone mereka untuk bisa photo bersama dengan Devano.


Felia melihat banyak sekali para wanita yang mendekati Devano dan sampai menarik baju Devano.


" Ini tidak bisa di biarkan yaa, kenapa jadi seperti ini ya."


Felia menarik tangan Devano dengan sangat kuat sekali.


" Maafkan yaa mbak, ini Kakak saya kasihan yaa jangan di tarik-tarik baju yaa. Dia bukan artis ya mbak, dia hanya punya wajah mulus putih saja."


Devano merasa Felia cemburu melihat dirinya di kelilingi para wanita.


Felia akhirnya berhasil membawa Devano ke dalam toko kue.


" Devano mereka menunggu kedatangan kamu, mereka ini di layani oleh kamu."


Devano dengan senang hati dia pun langsung melayani para pembeli.

__ADS_1


" Felia, ayo ikut ibu ke dapur yaa bantu ibu."


Felia dengan terpaksa dia mengikuti apa yang di katakan oleh ibunya walaupun sebenarnya dia lebih ingin memperhatikan Devano. Di saat Devano sedang sibuk, photo nya tersebar di media sosial.


Rendy merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Devano yang mau membantu istri nya.


" Melani benar-benar bisa mengubah Devano menjadi lebih baik, aku akan pergi ke sana sekarang juga."


Rendy keluar dari kantor nya, dia berniat untuk pergi ke toko istrinya.


Para karyawan di kantor merasa kagum melihat istri seorang pembisnis sukses mau berjuang untuk mencari uang.


" Felia dia wanita pekerjaan keras, dia seperti ibu nya. Setelah beres menjodohkan Devano dengan Febia, aku harus mencari lelaki pantas untuk menjadi suami Felia."


Rendy ingin Felia menjadi seorang ratu di saat dia sudah menikah.


Rendy akhirnya sampai di saat toko yang sudah sepi, Rendy melihat Devano yang sangat kelelahan.


" Devano kamu baik-baik saja kan,? bagaimana rasanya mencari uang seperti ini."


Kedatangan Rendy tanpa sepengetahuan Melani dan Felia yang sedang sibuk di dapur.


" Sangat capek sekali, aku tidak bisa merasakan bagaimana jika aku merasakan bekerja di produksi."


Rendy menepuk pundak Devano.


Mendengar suara suaminya, Melani pun langsung membawa kue yang baru matang ke depan.


Felia merasa malu setelah kejadian itu.


" Aku di sini saja ahhh, melihat wajah Kak Vano aku jadi malu sendiri."


Felia memilih untuk diam di dapur, dia duduk dan membayangkan hal yang bisa saja terjadi dengan nya.


" Jika aku sampai mendalami perasaan ini, lalu bagaimana dengan Ibu. Hubungan ini tidak mungkin di restui oleh Ayah dan Ibu, aku harus bisa tegas bicara kepada Kak Devano."


Ketika melihat ibu nya datang dengan membawa kue, Devano mencari Felia.


" Hmmm, aku akan membuat minuman nya yaa."


Devano pergi ke dapur untuk memberikan minuman tapi dia melihat Felia yang sedang duduk melamun.


Devano pun langsung menghampiri Felia.


" Aku minta maaf telat mengambil ciuman pertama mu, tapi tenang saja aku berjanji akan menjadi cinta pertama dan terakhir mu."


Devano mencubit pipi tembem Felia.

__ADS_1


Perkataan Devano membuat Felia menjadi salah tingkah.


Karena tidak mau Felia marah, Devano langsung pergi dengan membawa minuman teh yang dia ambil di dalam kulkas.


Felia memejamkan mata nya, dia merasa sangat bergetar ketika mendengar perkataan Devano kepada nya.


" Felia kamu harus tenang yaa, jangan salah tingkah. Kak Devano itu hanya bercanda, karena kenyataannya dia akan bersama dengan wanita pilihan orang tua nya."


Karena tidak mau di tanyakan oleh Ayah nya, Felia pun akhirnya memilih untuk menghampiri orang tua dan Kak nya.


Devano mengambil kursi agar Felia duduk di samping dirinya, tapi Felia lebih memilih mengambil kursi yang lain agar bisa duduk di samping Ibu nya.


Rendy hanya bisa tersenyum saja melihat Felia yang masih malu-malu dengan Devano.


***


Vicko yang merasa kesal dengan Devano dia datang ke Apartemen Sabilla untuk melakukan aksi nya.


Vicko menekan tombol bell dan Sabilla langsung membuka nya.


Vicko memeluk erat tubuh Sabilla, dia juga langsung mencium bibir Sabilla.


Sabilla menarik tangan Vicko untuk masuk ke dalam, Sabilla mengunci pintu Apartemen nya.


" Vicko, ini bukan hari libur sekolah. Kenapa kamu datang ke Apartemen ini, ini seperti sebuah kejutan untuk ku."


Vicko membuka seragam sekolah nya, dia pun mendorong Sabilla ke tempat tidur.


" Aku sangat merindukan mu, aku ingin melakukan permainan sekarang juga tanpa harus memakai pengaman."


Tidak banyak bicara Vicko dan Sabilla pun tidur bersama, Vicko ingin membuat Sabilla sangat kelelahan sekali sehingga dia bisa melakukan aksinya.


Sabilla benar-benar di buat lemas dengan permainan yang di lakukan oleh Vicko, sampai akhirnya Vicko mengambil handphone dia mengambil photo Sabilla dengan kondisi tidak memakai baju sehelai pun.


Setelah mengambil banyak photo, Vicko meninggalkan Sabilla begitu saja.


" Khusus untuk hari ini aku tidak perlu di bayar, ini akan membuat ku mendapatkan banyak uang."


Vicko keluar dari Apartemen Sabilla, dia harus segera sampai di rumah menjadi anak yang baik di mata orang tua nya.


Vicko masuk ke dalam mobil nya, dia tersenyum melihat hasil video dan photo nya.


" Sangat sempurna dan jelas sekali, bagaimana respon Devano ketika melihat photo dan video Mama nya.*


Vicko pun menyalakan mesin mobil dia merasa sangat puas sekali dengan hasil photo dan video nya.


Dengan video dan photo ini dia bisa mendapatkan uang yang banyak dari Devano, bukan hanya uang yang banyak saja Vicko bisa meminta kepada Devano untuk memberikan Felia kepada dirinya.

__ADS_1


__ADS_2