
Carina tertawa sambil berusaha menutup mulutnya ketika melihat tingkah posesif kakaknya, ia melirik kearah pandangan mata kakaknya yang sedang memperhatikan wajah gadis dihadapannya itu
"Kenapa kau tiba tiba tertawa?" ujar Christian
"Ah tidak.. aku hanya ingin tertawa saja, tiba tiba aku mengingat sesuatu yang membuatku ingin tertawa" jawab Carina sambil tersenyum kearah Azel dan kakaknya
"Kalau begitu kami pulang dulu" pamit Carina sambil menggandeng tangan Azel hendak meninggalkan ruangan itu tapi seketika, Christian menahan lengan Azel
" Tunggu.." ujar Christian
Azel menoleh kearah suara itu dengan tatapan bingung "Ada apa??"
Dia kembali diam, Pandangan Christian tak bisa luput dari gadisnya itu, ia seakan tidak rela gadis itu beranjak dari ruangannya
"Ada apa lagi kak? tadi kau menyuruh kami supaya cepat cepat pulang, sekarang kau malah menahan kami!" cicit Carina heran dengan sikap kakaknya
"hhmm.. tidak!! tadi aku hanya.." suaranya seakan akan tercekat ia nampak ragu ragu ingin mengatakan sesuatu pada Azel
Azel mengerutkan keningnya "Apa ada yang ingin kau katakan lagi padaku?" ucap Azel heran
"Hati hati dijalan" gumam Christian lirih..
Seketika Bimo tercengang, sungguh diluar dugaannya kalau seorang Chris Maurer, sahabatnya yang terkenal dingin dan arogan ini, bisa memberi perhatian pada gadis yang belum lama ia kenal
"What!!! Loe nahan dia pergi, cuma karena loe pengen bilang hati hati doang.. wah kesambet setan dimana loe bro, kenapa tiba tiba loe jadi perhatian kaya gini" celetuk Bimo spontan, mengejek sahabatnya
"Berisik" gumam Christian dengan tatapan tajam kepada Bimo, Azel hanya mengangguk, Carina tampak cengengesan melihat aksi kakaknya yang tiba tiba aneh itu, sungguh hal yang mengejutkan seorang Christian bisa mengkhawatirkan orang lain
__ADS_1
"Baiklah Tuan Maurer, jangan khawatir Nona Azel akan kuantar pulang dengan selamat, kau tak perlu cemas kan kami kak,, ayo kita pergi " ujar Carina sambil mengajak Azel berlalu dari ruangan itu
Christian menatap terus kearah punggung gadisnya, sampai kedua wanita itu berlalu, Ketika pintu ruangan itu kembali tertutup, tiba tiba saja Bimo sudah berada didekat sahabatnya, membuat Christian kaget saat menoleh dan hampir mendorong sahabatnya itu.
Bimo menaik turunkan alisnya sambil tersenyum
"Gue perhatiin kayaknya dari tadi Loe ngeliatin cewek itu terus, sebenernya ada urusan apa sih tuh cewek datang kesini sama Carin?" tanya Bimo penasaran kepada sahabat nya
"Cihh... apa loe nggak punya kerjaan datang malam malam kesini??" ujar Christian sambil beralih kembali menuju kursi kebanggaannya
"Gue nanya soal tuh cewek, kok loe malah balik nanya sih!"
"udah diem loe , jangan jadi laki laki bawel, cepatan bilang ada urusan apa loe kesini malam malam gini" geram Christian
" Gue kesini tentunya ada perlu sama loe lah, kalau gak ada urusan gak bakalan gue kesini" sahut Bimo
"Sorry bro, gue sibuk nggak punya waktu, apa loe nggak liat gue masih dikantor karena kerjaan gue belom selesai"
***
"Zel,kamu mau langsung pulang, apa kita mau cari tempat buat makan malam dulu??" tanya Carina memecah keheningan didalam mobil yang ia kendarai, Azel yang dari tadi hanya diam sambil melihat kearah jendela mobil, langsung tersadar dan menoleh ke arah Carin
"Terserah kakak aja, kalau kakak mau cari makan dulu, aku ikut aja, maaf udah ngerepotin kakak"
"Ih kamu tuh kok kayaknya canggung gitu sih Zel, gak apa apa kok, aku seneng bisa bantuin kamu, tapi sebenarnya aku pengen nanya sama kamu satu hal penting boleh?" ujar Carina sambil sesekali menoleh kearah gadis disebelahnya!
Azel mengangguk "Nanya apa kak??"
__ADS_1
"hmmm... sebenarnya kamu..."
Drttt drtttt..drrrttt
tiba-tiba ponsel Azel bergetar, menampilkan ada panggilan masuk dilayar ponselnya, ia segera menjawab panggilan dari orang tersebut yang tak lain adalah kakaknya
"halo.."
"Dek kamu dimana?" tanya Jackson
"Aku lagi dijalan kak, ini sudah mau pulang" jawab Azel
"Kamu kemana sih, kenapa dari tadi telpon dari Mami gak kamu angkat dek, sampe mami nelpon kakak karena cemas sama kamu" dan suara dari balik layar Ponsel sangat jelas sampai bisa didengar oleh Carina
"Aku gak kenapa napa kok, aku abis belajar bareng dirumah Ana" bohong Azel
"Lain kali kalau kamu pergi kemana mana tuh, kasih kabar ke Mami dong Zel, biar mami gak khawatir, apalagi kamu kan sekarang lagi hamil" balas Jackson yang juga nampak cemas dengan kondisi adiknya itu, dikarenakan akhir akhir ini Azel sering tiba tiba pusing dan muntah muntah
"Iya kak bentar lagi aku nyampe kok, udah dulu ya aku lagi dijalan" jawab Azel sekenanya
"ya udah hati hati" panggilanpun berakhir Azel menghela nafasnya, lagi lagi ia berbohong.
"Kenapa kamu bilang kalau kamu habis belajar kelompok dirumah teman mu zel?" tanya Carina tiba tiba
Azel menoleh ke arah Carina, raut wajahnya nampak kebingungan dan jari jarinya meremas ponsel digenggamnya, ia berusaha ingin menjelaskan kepada wanita disampingnya itu, bahwa sebenarnya ia tidak mau kalau keluarganya sampai tau kalau hari ini dia menemui Christian, lelaki yang sangat dibenci oleh keluarganya.
Tapi mulut Azel seakan mengatup dia ragu untuk menjelaskan ke Carina
__ADS_1
"Gpp kok kalau kamu gak mau cerita, jangan tegang gitu ekspresinya" lanjut Carina lagi sambil tersenyum kearah Azel
to be continued...