
Episode 3
Sekitar empat puluh menit berlalu, Christian kembali untuk menghampiri teman temannya. Sebenarnya ia tidak benar benar pergi ke toilet, ia sengaja berasalan seperti itu untuk menghindari Selena, karena Christian tau bahwa Sahabatnya Andre menyukai Selena, tetapi Andre tidak pernah mengatakan ketertarikan nya pada Selena dikarenakan Selena menyukai Christian. Dan hal itu juga lah yang menyebabkan Christian harus menjaga jarak dari Selena, agar hubungannya dengan sahabatnya itu tidak terjadi perselisihan. Christian menuju ke meja bar, dan memesan minuman untuk menghilangkan rasa penatnya dari segala pekerjaan yang menyita waktunya.
Tetapi saat kembali ke meja dimana teman temannya tengah berkumpul dan merayakan ulang tahun Selena. Christian nampak sudah setengah mabuk, karena selama di meja bar dia sudah menghabiskan tiga botol Vodka. Tetapi kesadaran nya belum benar benar hilang.
"Hei lo kemana aja bro dari tadi ke toilet lama banget??" Tanya Bimo heran, Christian hanya diam dan duduk disamping Bimo tapi dia tidak menyadari kehadiran tiga gadis belia yang ikut bergabung dimejanya.
"Ia ian.. kamu kemana aja sih padahal aku nugguin kamu dari tadi" ucap Selena.
Christian menoleh kearah Andre dan menatap sahabatnya itu, Andre tampak tersenyum canggung.
"Gue kan udah bilang , mau ke toilet" jawab Christian datar.
Lalu dia terdiam saat melihat sosok gadis yang berada disamping Selena, yang sejak awal datang ke Club sudah ia perhatikan. Christian menatap instens kearah gadis itu.
"oh iya.. ian kenalin ini adek aku dan teman temannya" Selena memperkenalkan mereka kepada Tian.
"Melihat tampamg Christian yang tampan dan cool itu, ketiga gadis belia itu begitu terkesima sehingga Ana dan Reva begitu bersemangat untuk berkenalan dengan Christian"
"Hai kak kenalin nama aku Ana" " dan aku Reva"
"Wah kak Selena temennya ganteng banget ya" celetuk Ana. "Iya nih ganteng banget, kok baru ngenalin nya sekarang, gak nyangka kalau kakak punya temen cowok seganteng ini" tambah Reva dengan senyum sumringah dan sudah menyalami tangan Christian.
"Kakak aja jarang ketemu sama kak tian, Soalnya dia orangnya super sibuk" jawab Selena sambil menyunggingkan senyuman.
Lali Christian menatap ke arah Azel.. dia terus mentap gadis itu dan mengulurkan tangannya untuk mengajakanya berkenalan. Tetapi sang gadis malah diam saja sambil mengagumi ketampanan pria di depannya saat ini
"Ya Tuhan.. ganteng banget nih cowol, ternyata kalau diloat dari deket kadar tertampan nambah berkali lipat" gumam Azel dalam hati, masih sambil bengong
"Apa kamu gak mau kenalan sama saya???" tanya Christian pada gadis didepannya yang sudah diajaknya berkenalan namun hanya diam saja.
__ADS_1
Ana menyenggol temannya itu "Zel lo kok diem aja sih, noh si kakak ganteng ngajak kenalan tuh "
Azel pun tersadar dari rasa kekaguman nya pada Christian dan segera menyambut tangan Christian yg sejak tadi sudah mengulurkan tangannya.
"Eh maaf kak, kenalian nama aku Azel" ucapnya lah lembut
"Nama yang lucu, dan imut seperti orang nya" jawab Christian. Pipi Azel pun seketika merona mendengar pernyataan dari pria tampan didepannya itu
Setelah berkenalan mereka lanjut mengobrol dan minum beberapa minuman yang tersedia diatas meja. Andre membuka botol wine yang ada diatas meja, lalu menuangkan kedalam cangkir.
Mereka minum minum merayakan pesta ulang tahun Selena, tidak terkecuali ketiga gadis belia yg ikut bergabung bersama mereka pun penasaran dan ingin mencoba merasakan minuman tersebut.
"Zel cobain minum ini enak deh" ucap Reva
"Gak makasih deh, gue gak suka minuman kayak gitu" kata Azel
"Iya enak ayo cobain aja zel" sajut Ana yg sudah meminumkan setengah gelas wine ke mulut Azel, mereka semua tertawa dan Christian hanya menatap lenih dalam gadis nya itu.
"Ayok kita pulang An.. sekarang udah larut malam, besok kita harus sekolah" pinta Azel pada Ana dan juga Reva, tetapi kedua temannya sudah mulai tak sadarkan diri karena mabuk.. Azel pun sudah merasakan kepalanya pusing karena dicekoki minuman itu sebanyak dua gelas.
Ini pertama kalinya ia meminum wine, pandangannya sudah mulai berbayang
Azel mencoba menarik lengam Ana yang sudah tidak sadarkam diri. Namun dia pun ikut terjatuh dan tidak sadarkan diri karena kepala nya benar benar pusing.
Christian yang melihat itu langsung buru buru menangkap tubuh Azel kedalam pelukannya.
Ia pun mengatakan pada Andre dan Bimo untuk mengantarkan Selena, Reva dan Ana yang sudahmabuk untuk pulang ke rumah. Ia sendiri pun sudah mengendong Azel menuju ke mobilnya diparkiran
"Bro lo urus ya ni cewek cewek , anterin balik kerumahnya" pinta Christian pada Andre dan Bimo
"Lah trus nih cewek mau lu apain bro?? tanya Bimo
__ADS_1
"Kalo dia biar jadi urusan gue" jawab Christian
"Jangan macem macemin anak orang bro, kasian masih kecil kecil" tapi Christian tidak menghiraukan perkataan sahabatnya itu.
Andre yang sudah melihat Selena yang mabuk, langsung memapah tubuh Selena keluar dari Club menuju mobilnya untuk mengantarkan pulang, lalu Bimo harus dibuat pusing, karena harus mengurus Reva dan juga Ana yang tengah tak sadarkan diri juga.
"Waduh gimana nih gue urusannya, masa gue ngurusin nih bocah-bocah sendirian!!!" Kesah Bimo...
Dia pun menitipkan kedua gadia itu pada waiters ditempat itu lalu menyusul Andre ke parkiran
"Gila lo bro, gue mau lu tinggalin gitu aja gimana sama nasibnya tuh dua ABG"
"Gue bakalan anterin Selena pake mobil gue, lo anterin adeknya Selena sama temennya pakai mobil lo, tinggal lo ikutin aja mobil gue daei belakang. Kita anter aja mereka ke apartemen nya Selena, lagian kita ga tau rumahnya dimana" jawab Andre yang sudah berhasil mendudukan Selena dimobilnya
Kemudian Bimo kembali masuk ke Club dan bolak balik membawa kedua gadis ABG itu kedalam mobilnya.
"Sialan.. apes apa gue sampe ketiban masalah kaya gini. Gue harus ngurusin nih bocah dan nganterin mereka pulang" setelah selesai membawa Ana dan Reva ke dalam mobilnya Bimo pun melajukan mobilnya mengikuti mobil Andre yang menuju apartemen Selena.
***
Ditempat lain, di apartemen mewah di daerah selatan kota Jakarta, Christian memarkirkan mobilnya diparkiran apartemen itu. Sesampainya di parkiran, dia membuka pintu mobilnya dan meminta kepada satpam apartemen itu untuk membantunya memarkirkan mobil sportnya dengan benar, lalu ia membawa gadis yang datang bersamanya. Dimenggendong tubuh Azel dan menaiki lift menuju lantai tujuh, dimana apartemen nya berada.
Sesampainya didepan pintu apartemen nya Christian menekan akses masuk kedalam apartemennya. Ia masuk kedalam kamarnya dan membaringkan Azel yang masih tak sadarkan diri diranjang nya.
Dilihatnya tubuh Azel yang berpeluh, lalu dia keluar kamarnya dan mengambil handuk yang sudah ia basahi dengan air hangat. Dia menyeka keringat yang ada diwajah gadis itu. Sembari dia mengelap keringat diwajah cantik gadis itu, ia memperhatikan dengan seksama bibir gadis itu yang tampak begitu menggoda.
Disentuhnya bibir gadis itu, karena mendapatkan sentuhan dari Christian mata gadis itu sedikit terbuka, pandangan samar samar melihat ke seseorang yang berada disampingnya.
"Kau tampan sekali, apakah ini mimpi aku begitu gugup berdekatan denganmu" ucap gadis cantik itu masih dalam kondisi hilang kesadaran..
Lalu tiba tiba Christian...
__ADS_1