
Azel yang baru tiba dirumahnya langsung melangkahkan kakinya menuju kamar, saat hendak menaiki tangga rumahnya tiba tiba terdengar suara Piter memanggil putri kesayangannya itu
"Zel.. kamu baru pulang, kamu dari mana?" tanya Piter
"Azel baru abis belajar kelompok dirumah Ana Pi" bohong Azel ke papinya
"Tumben kamu pergi gak bilang dulu sama mamimu?" seru Piter yang terus menatap anak gadisnya dengan pandangan menyelidik
"Tadi Azel buru buru Pi, karena Mami lagi keluar makanya Azel gak pamit sama Mami, Azel lupa ngasih kabar ke Mami, maafin Azel ya" gumam Azel sambil menundukkan kepalanya, ia takut jika orang tuanya tau kalau saat ini dia sedang berbohong.
Naomi berjalan mendekat kearah putrinya, ia mengelus punggung putrinya "Udah gak apa apa dek, mami sama papi cuma khawatir aja takut kamu kenapa kenapa dijalan, trus kamu juga susah dihubungi, jadi mami kepikiran kan kamu lagi dalam kondisi mengandung mami takutnya kamu kelelahan atau pingsan dijalan tapi syukurlah kamu gak apa apa, ya udah dek sekarang kamu masuk kekamar kamu gih, sekalian bersih bersih abis itu kamu makan malam" ucap Naomi menenangkan putrinya.
"Azel udah makan kok mi, tadi Ana pesen makanan online jadi Azel makan barengan sama Ana dan Reva" jelasnya
"oh Ya udah, kalau kamu udah makan, sekarang kamu mandi trus istirahat ya" Naomi mengelus kepala putrinya
Azel tersenyum kearah mami dan papinya lalu menuju ke kamarnya, Azel membuka pintu kamar dan langsung berbaring di ranjangnya, dia menatap kearah langit langit ruangan itu, ia mendesah pelan dadanya seakan terasa sesak, ia berusaha untuk menarik banyak oksigen keparu parunya, Azel sadar apa yang barusan dia lakukan benar benar diluar kebiasaan nya selama ini, Azel merasa bersalah karena sudah berbohong pada keluarganya, tapi semua itu dia lakukan karena gak mau masalahnya dengan Christian berdampak buruk bagi keluarganya.
Inilah cara yang bisa ia lakukan, untuk menyelamatkan perusahaan papinya yang terancam bangkrut akibat ulah Christian,karena laki laki itu yang berusaha mendapatkan keinginannya dengan cara licik.
__ADS_1
"Kenapa laki laki itu bener bener kejam, dia bener bener udah merusak masa depanku dan sekarang ia mau membuat keluarga ku pun jadi susah" desah Azel yang sekarang sudah meneteskan air matanya
Azel merasa kenapa takdir benar benar mempermainkan nasibnya, ia menyesali perbuatannya pada malam itu yang mau saja menerima ajakan Ana untuk pergi ke Club malam, yang berujung ia harus bertemu dengan laki laki brengsek yang telah membuatnya harus mengalami masalah serumit ini, ditambah dengan kondisinya yang saat ini yang sedang mengandung diusia yang masih sangat muda, tamat sekolah saja belum, bagaimana ia harus menjalani kehidupan kedepan. Azel menangis sesegukan menyesali nasibnya sampai akhirnya dia tertidur
****
Ditempat lain disalah satu Club Malam di Jakarta, seorang Pria baru memasuki privat room diclub tersebut, ia melangkah menuju sofa dan langsung mendudukan dirinya di sofa dalam ruangan itu
".. dasar makhluk aneh, Gue pikir loe gak bakalan Dateng kesini, tadi pas gue samperin loe bilang loe sibuk mentang mentang abis ketemuan sama tuh ABG" ucap Bimo mengejek sahabatnya yang baru tiba itu
Christian melonggarkan dasinya ia menyandarkan tubuhnya disofa, melayangkan pandangannya ke Bimo sambil tersenyum kecut "Bacot.. bisa diem gak sih loe, gue kesini buat bersenang senang bukan dengerin omongan gak jelas loe itu" gumam Christian menyeringai sambil meneguk minuman yang ada diatas meja dihadapannya
"gw perhatiin dari tampang loe kayaknya suasana hati loe lagi bagus" ujar Andre yang juga lagi menikmati minuman digelasnya
"Kasmaran!!" kening Andre mengernyit tampak bingung
"Yoi, asal loe mau tau..waktu gue tadi ke kantornya. Dia lagi berduaan sama tuh ABG diruangannya sampe nyuruh Carin nunggu diluar, dan loe inget gak sih sama cewek yang pernah dikenalin sama Selena diparty ulang tahun nya" cicit Bimo lagi menjelaskan
"Tunggu.. maksud loe cewek yang mana?" Andre kembali bertanya
__ADS_1
"Yang mana lagi, kalo bukan cewek yang diajak ke apartemen nya" ujar Bimo
"Loe serius, kalau tuh cewek abis nemuin MR Cool ini."
"Kalau loe gak percaya tanya sendiri tuh sama orangnya, gue aja heran kenapa bisa bisanya seorang Maurer bisa kepincut sama anak ABG bau kencur" sahut Bimo lagi yang berusaha menahan tawanya karena menggoda sang sahabat
"Jangan bilang kalau loe pengen ngejamah tuh ABG lagi, apa emang sekarang loe udah candu sama yang masih perawan" timpal Andre yang sudah ikut menertawakan Christian
"Gue bakalan jadi Daddy" ucap Christian datar
Sontak Bimo dan Andre langsung terdiam mereka berdua terkejut, mendengar perkataan Christian, Bimo yang kaget sampe menyemburkan minuman yang masuk kedalam mulutnya
"Apa??? coba loe ulang sekali lagi, apa gue salah denger maksud loe Daddy siapa " cicit Bimo
"Gue bakalan punya anak" jawab Christian lagi dengan santainya ia nampak bangga telah mengatakan pada dua sahabatnya bahwa sebentar lagi dia bakalan jadi seorang ayah, dari calon anaknya yang sedang dikandung oleh gadis ABG yang datang ke kantornya
"Jangan bilang kalau tuh ABG loe hamilin Chris??" tanya Bimo dengan raut wajah serius
"hmm...." gumamnya datar
__ADS_1
"Damn... emang dasar bastard loe bro, masa loe gak bisa main cantik sampe bisa buat hamil anak gadis orang" gerutu Bimo kesal, sedangkan Andre hanya senyum dengan tatapan santainya, ia baru menyadari dan mengingat perkataan sahabatnya ditelpon beberapa waktu lalu, Christian akan mendapatkan apa yang ia mau dengan cara apapun termasuk dengan menanam benihnya pada gadis yang sejak awal, memang sudah berhasil menarik perhatian seorang Janson Maurer.
to be continued...