
'Apa kau sudah gila Christian.. kau nampak seperti seorang pedofil !!' batin Christian memperingati
Azel menatap tajam kearah Christian, ia merasa tak terima dengan ucapan vulg** Christian, rasanya ia ingin menjambak dan memukul lelaki cabul yang berada disampingnya saat itu juga.
"Berhenti di depan" geram Azel, sambil memberi tatapan dingin kepada lelaki disamping nya itu
"Apa sebenarnya maumu??"
"Kenapa kau membawaku pergi sesuka mu, dan kenapa juga kau harus repot mencari orang yang sudah kau tiduri, hanya untuk bertanya pertanyaan retoris yang kau sendiri sudah mengetahui jawaban nya!" lanjut nya sambil menatap tajam ke arah Christian
Sesaat Christian terdiam, ia mencerna perkataan Azel, benar juga, untuk apa dirinya repot repot mencari gadis itu, apa yang sudah mempengaruhi nya sehingga ia rela menghabiskan waktu seminggu untuk mencari gadis bodoh yang sedang bersungut sungut disebelahnya, ia merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya, seakan benar benar bukan dirinya
Christian tertegun untuk sejenak dan terus memikirkan perkataan gadis itu, dan tanpa sadar ia menghentikan mobilnya ditepi jalan. Sementara Azel tanpa pikir panjang langsung mengambil kesempatan untuk segera keluar dari mobil dan membanting pintunya dengan begitu keras. Christian terkesiap dan menoleh kesamping, dia tak mendapati Azel disampingnya.
"Arghhh!! Ada apa sebenarnya dengan diriku, kenapa aku harus mempermalukan diriku sendiri didepan gadis itu,apalagi dia hanyalah seorang pelajar SMA! Dan kenapa juga aku harus mencarinya, dia tak lebih dari seorang ONS ku" tapi ia merasa ada yang janggal dengan dirinya sendiri, ia merasa tak suka dengan perkataan terakhir yg ia sendiri katakan.
"Apa yang ku pikirkan, apa sekarang aku sudah benar benar gila" decak Christian mulai menjalankan mobilnya kembali menuju kantor
☘️☘️☘️☘️☘️
Satu bulan kemudian
"Azel!! Lo kenapa, apa lo sakit??" tanya Anna teman sebangku Azel yang saat ini sedang memperhatikan raut wajah Azel cemas.
Azel menoleh kearah teman sebangkunya dan hanya diam, Reva yang juga duduk bersebelahan dengan meja Azel ikut memperhatikan teman yang begitu nampak pucat itu
"Kalau lagi sakit sebaik Lo ke UKS aja Zel, disana Lo bisa istirahat" tawar Reva, dan Azel yang saat ini memang sedang merasa tidak enak badan, kepalanya pun terasa pusing dan sering mengantuk saat pelajaran dikelas, akhirnya mengiyakan tawaran Reva
Ia segera berdiri dari kursinya dan berjalan keluar kelas, Anna pun menemani Azel untuk minta ijin kepada guru mereka untuk pergi ke UKS. Namun baru beberapa langkah ia keluar dari kelasnya, tiba tiba perutnya merasa mual seperti diaduk aduk, membuat Azel langsung berlari menuju toilet.
Sesampainya ditoilet Azel langsung memuntahkan seluruh isi perutnya di wastafel, ia merasa sangat lemas dan kepalanya makin pusing, ia terus memijit kepalanya sambil melihat kondisinya saat ini dicermin
"Ayolah Azel, jangan sakit, hari ini tuh hari bahagianya kakak mu" gumam Azel pada dirinya sendiri. Seketika ia pun teringat pada seseorang
__ADS_1
"Christian...
Laki laki itu sudah tak mengganggunya lagi sejak pertemuan mereka sebulan yang lalu, dan itu cukup membuat Azel merasa lega. Karena ia tidak akan berurusan dengan laki laki mesum itu lagi pikirnya.
Ia nampak sedih dan trauma mengingat kejadian naas pada malam itu, saat berkenalan dan terlibat cinta satu malam dengan seorang lelaki yang akhirnya merenggut kesuciannya, tanpa sadar buliran air mata menetes diwajah cantiknya itu
☘️☘️☘️☘️☘️
Christian duduk termenung dikursi kebesaran nya, sambil memikirkan kejadian sebulan yang lalu saat ia menemui gadis yang sudah ia renggut kesuciannya, sejak saat itu pikiran Christian selalu tertuju pada Azel, dia tidak bisa berhenti memikirkan gadisnya itu.
"Arghh!!! Sial, apa sih sebenarnya yang terjadi padaku, sampai bayangan gadis itu selalu muncul dan membuatku gelisah. Apa yang telah dia perbuat kepadaku sehingga aku ingin memiliki nya saat ini juga" teriak Christian frustasi sambil menjambak rambutnya kesal
'tok...tok...tok
Christian menggeram kesal, tak tahukah dia bahwa saat ini Christian benar benar sedang tak ingin diganggu
"Masuk" ujar Christian dingin
"Maaf pak, saya menganggu anda" ujar Desi
" Ya kau sangat menggangguku! Berikan informasi yang penting saja, atau kau akan aku pecat!!" Ucapan dingin Christian membuat Desi tersentak kaget
"Maaf pak... saya hanya ingin menyampaikan pesan dari Nyonya Julie, beliau berpesan agar saya memberi tahu anda, kalau nanti malam adalah acara pertunangan Nona Carina dengan Tuan Jackson, dan nyonya meminta anda untuk hadir kesana, karena kata beliau anda sulit dihubungi" ucap Desi gugup
Seketika Christian terdiam, bagaimana mungkin ia bisa melupakan hal ini, ini adalah kesempatan emasnya bertemu dengan gadis yang selalu ada dipikiran nya itu, senyuman terbit dari bibir Christian
"Baiklah Desi, kali ini kau aku maafkan, terimakasih atas informasi mu itu" ucap Christian sembari terus tersenyum
Desi tampak heran dengan apa yang barusan didengarnya, Terimakasih!!
Bahkan Desi belum pernah mendengar bossnya itu mengucapkan terimakasih sebelumnya, dan kata kata itu baru saja diucapkan oleh bossnya itu, itu merupakan yang hal ajaib baginya, ia pun segera keluar dari ruangan itu
Christian pun menyandarkan kepalanya dikursi besar kebanggaannya itu 'Sampai jumpa nanti malam manis, aku sudah tak sabar untuk melihatmu' gumam Christian sambil menyeringai
__ADS_1
☘️☘️☘️☘️☘️
Azel menatap pantulan dirinya dikaca dengan perasaan gundah, entah mengapa ia merasa kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Dan itu membuatnya merasa tidak tenang saat ini
Sepuluh menit lagi acara pertunangan Jackson dengan Carina segera dimulai, tetapi gadis itu masih saja mondar mandir dikamarnya yang berada disalah satu kamar hotel tempat acara pertunangan itu diselenggarakan.
Entah apa yang menjadi kerisauan hati gadis itu, ia tampak cemas dan enggan beranjak dari kamarnya. Dan tiba tiba ponselnya pun berbunyi nyaring menusuk Indra pendengaran nya
" mami is calling...'
Azel nampak begitu cemas ia terus mengigit bibir bawahnya, sembari berusaha menghindari panggilan telepon dari mommy nya.
Gadis itu akhirnya menarik nafas panjang lalu bergerak menggeser tombol hijau dilayar ponselnya dan meletakkan benda itu di telinga nya
"Halo Mi!!! sapanya dengan ragu ragu
"Halo... kamu dimana sih zel dari tadi Mommy telpon gak diangkat, acaranya sudah mau dimulai loh zel, keluarga Carina juga sudah pada datang" Cecar Naomi bersungut sungut, Azel hanya meringis sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal
"iya mi...anu .."
"Kamu cepetan turun sekarang ya zel, mommy tunggu di Ballroom acara udah siap dimulai"
"Azel mendesah malas...."
to be continued....
......Jangan Lupa tinggalkan Jejaknya ......
...dengan cara komentar, like dan bantu Vote karya Author ya para Readers...
...supaya selalu semangat buat update ...
...Terimakasih 🤗...
__ADS_1