
Terdapat keluarga besar yang cukup terkenal didaerah Jakarta barat yang bernama MIRO RESFI ALAVO dengan sang istri LIKA ALAVO mereka memiliki seorang putri yang sangat cantik dan pintar yang bernama KALEXSA ALAVO yang sering dipanggil sasha, sasha memang sudah terlahir dengan dengan kepintaran dan ia cepat tanggap tapi sasha dia orangnya tidak mudah bergaul dengan orang lain karna ia tidak suka dengan keramaian . keluarga mereka memiliki beberapa perusahaan di Indonesia dan juga mempunyai satu kantor cabang property di Singapure.
Hai hai gays maaf ya semua di adegan pertama aku ini suasana hati para tokoh melo-melo, jadi ya kayak gitu semoga kalian suka selamat membaca hahah😅 salam hangat author
☆☆☆
Di rumah besar dan mewah yang ditinggali oleh keluarga Alavo, seorang gadis kecil duduk ditaman depan rumah sambil ditemani baby sister kepercayaan keluarga Alavo.
"Bik mengapa papa sama Mama lama sekali"tanya sasha pada baby sisternya bik Ina.
"Mungkin sebentar lagi pasti papa sama mamanya non sampai." Jawab bik Ina sambil memandang Sasha.
Sasha menganggukkan kepalanya sambil berkata. "Sasha sudah tidak sabar nunjukin ini sama Mama Papa." Jelasnya sambil memegang hadiah dari ibu guru TK yang mengajar sasa disekolah karna ia mendapatkan juara satu dikelas sehingga dia tidak sabar untuk memperlihatkannya pada Mama Papanya.
"Mama sama Papanya non Sasha pasti bangga memiliki putri yang pintar,baik dan cantik seperti non." Ucap bik Ina sambil tersenyum kearah sasha.
"Iya bik, Sasha akan jadi anak yang baik. Kalau nanti Sasha udah besar nanti Sasha akan selalu buat baik sama semua orang." Jelas Sasha tersenyum sambil menampakkan gigi putih dan rapinya.
Kringgg kringgg kringgg
"Sepertinya ada telpon masuk non, sebentar ya non bibik angkat dulu telponnya, non nunggu disini sendiri tidak papakan." Kata bik Ina kepada Sasha.
"Iya gak papa bik, Sasha disini aja sambil nunggu Papa Mama pulang."
"Ya sudah non tunggu sini bibik angkat telponnya dulu." Ucap bik Ina, dan Sasha menganggukkan kepala kearah buk Ina.
"Halo." Jawab bik Ina.
"Selamat sore buk, kami dari pihak rumah sakit medika ingin memberitahukan bahwa Tuan dan Nyonya Alavo sedang mengalami kecelakaan pada pukul 16.30 wib yang lalu dan sekarang masih ditangani oleh dokter, dan kami ingin dari pihak perwakilan keluarga kerumah sakit segera." Jelas suster rumah sakit.
"Baik mbak saya akan mengabari pihak keluarga dan secepatnya kesana." Jawab bik Ina.
__ADS_1
"Baiklah bu kami harap pihak keluarga agar segera datang kesini selamat sore." Kata suster.
"iya mbak selamat sore." Jawab bik Ina dan sambungan telepon terputus.
"Ya tuhan selamatkanlah tuan dan nyonya" doa bik Ina falam hati.
"Sekarang bagaimana saya memberitahu non Sasha kalau kedua orang tuanya mengalami kecelakaan." Racau bik Ina kembali.Bik Ina sedikit berlari menghampiri non Sasha.
"Ada apa bik?. Tadi siapa yang nelpon kerumah." Tanya Sasha pada bik Ina.
"Emmm anu non itu dari pihak rumah sakit, katanya tadi Mama sama Papanya non lagi dirumah sakit karna abis kecelakaan." Jawab bik Ina gugup.
"Apa bik Mama sama Papa mengalami kecelakaan dan sekarang dirumah sakit." Kata Sasha kaget sambil menagis.
"Iya non dan kita harus segera kesana." Ucap bik I a, Sasha semakin menagis lalu beranjak dari kursi taman dan berkata "Ayo bik kita harus segera kerumah sakit segera." Ajak Sasha.
"Iya non ayo." Jawab bik Ina.
☆☆☆
"Dimana ruangan papa sama mama saya suster." Dan suster itu berkata.
"Tuan sama nyonya Alavo lagi diperiksa sama dokter dan sekarang berada didalam ruanggan ICU disebelah sana." Jelas suster sambil menunjuk kearah sebelah kanan pintu masuk.
mereka langsung bergegas keruangan ICU bersama bik Ina sedangkan Sasha tak henti-hentinya menagis.
"Non jangan nagis, Mama sama Papa non pasti baik-baik saja non janagan nagis ya." Jelas bik Ina.
"Iya bik." Jawab Sasha dan sedikit berhenti menagis.
"Sasha jangan sedih ya pasti mama papa kamu baik-baik saja oke." Kata tante Ili sama om Win yang dateng bersama oma Yusi dengan semua orang menatap kearah gadis yang sangat terpuruk itu dan langsung memeluk tubuh mungil sasha dan sasha pun menangis sejadi-jadinya.
__ADS_1
"Mama sama Papa gak papakan om tante oma?" tanya sasha.
"Iya sayang Mama sama Papa kamu pasti baik-baik saja kamu jangan nagis kalau Sasha sayang sama Mama Papa." Kata omanya Sasha sambil mengeratkan pelukkannya pada cucunya itu.
"Iya oma." Jawab sasha.
Klekk
Suara pintu ruangam ICU terbuka dan bersamaan dengan dokter yang menangani pasien dimana Mama dan Papanya Sasha yang baru diperiksa sama dokter Palo dan mereka pun segera menanyakan keadaan keluarganya.
"Bagaimana keadaan anak sana mantu saya dok?." Tanya Yusi.
"Kami sudah berusaha sebaik mungkin tapi maaf nyawa tuan dan nyonya Alavo tidak bisa diselamatkan, karna kecelakaan yang dialami begitu parah sekali lagi kami minta maaf tuan dan nyonya bisa melihat jenazah dan kami juga turut berduka saya permisi nyonya tuan." Jelas dokter Palo dan berlalu dari hadapan mereka.
Semua keluarga sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi hanya bisa menangis dan langsung masuk berlari masuk keruangan dimana mama sama papa Sasha .
"Mama Papa Kenapa kalian ninggalin aku sendiri, apa Mama sama Papa udah gak sayang lagi sama Sasha makanya Mama Papa ninggalin Sasha atau karna Sasha nakal ya Ma Pa. Yaudah Sasha gak akan nakal lagi dan gak akan ngebantah lagi apa kata-kata Mama dan Papa, tapi Mama sama Papa harus bagun jangan tinggalin Sasha disini sendirian." Racau Sasha sambil berdiri memeluk kedua orang tuanya dengan isak tangisnya yang tersedu-sedu melihat kedua orang tuanya akan meninggalkan ia sendirian disini.
Semua yang ada disitu pun ikut merasakan pilu sesak didada melihat salah satu anggota keluarganya akan meninggalkan mereka.
"Sudah nak Mama sama Papamu pasti sudah tenang dialam sana kamu jangan menagisinya, ikhlaskan Mama dan Papamu pergi." Kata oma Yusi menenangkan cucunya ini agar tidak terpuruk atas kepergian orang yang begitu ia sayangi.
"Oma, Tante, Om. Mama sama Papa ninggalin aku sendiri disini aku gak mau mereka pergi ninggalin aku." Ucapnya yang terus menagis memandang kedua orang tuanya.
"Sudah nak kan disini masih ada om tante dan oma yang nemenin kamu ya sayang, kamu gak boleh nagis lagi kalau mau Mama sama Papa bahagia diatas sana ya." Kata om win pada Sasha.
"Iya om." Jawab Sasha sambil mengusap air matanya.
###
Ehemmm jangan melo lah we kan aku jadi ikutan melo-melo kayak kalian udah ya jangan melo ya kan aku mau ngasi berita yang cetar membahenol awokawok😂😅yaitu ini cerita pertama aku lo we horeeeeeeeeeeeee hahahah😂 semangat kali aku bah kok kelen pada diem baek si pada saket gigi ya, ya akunya dicuekin yaudah lah😢
__ADS_1
jangan lupa like and komen supaya aku bisa nambah wawasan.
semoga kalian semua pada sukaya bukan suzuya hahah 😅baybay luvyu.