Kalexsa Alavo

Kalexsa Alavo
wali kelas senget


__ADS_3

Sehabis masa ospek selesai. hari ini, di pagi hari yang sangat cerah, siswa siswi sekolah SMA The School Internasionality pun sudah menjalankan kesehariannya sebagai seorang murid di SMA The School Internationality.


Sasha dia sudah masuk gerbang sekolah, langkahnya terhenti ketika seseorang memanggil namanya


" Sasha " Sapa Gesy dan berlari menghampirinya


" Yaampun gak usah pake lari-lari segala nanti kamu jatuh " Ucap Ku.


" Cuman beginian mah gak bakalan jatoh kali " Ucapnya terus berlari


brak...


" Wadoh anje** "


Yang di bilang sasha pun terjadi, Gesy terjatoh karna kesandung kakinya sendiri haha😅


" Tuh kan apa aku bilang jadinya kamu jatohkan " Ucap Ku


" Woiii bantuin kek, ngoceh mulu " Sambung Gesy


" Ya kamu si, sini aku bantu " Aku pun membantunya berdiri


" Ayoklah kekelas dah mau telat masuk kelas " Ucapnya.


Kami berdua pun berjalan menuju kelas kebanggan Kami.


Di dalam kelas 10 MDL1 (modeling 1) sudah banyak siswa yang datang.


Aku dan Gesy pun masuk dan duduk di bangku mereka, gak lama mulai banyak yang berdagangan mengisi bangku-bangku yang kosing.


Kemudian salah satu Guru yang memakai kacamata datang kedalam kelas Kami


" Assalamualaikum, selamat pagi anak - anak "


" Waalaikumsalam, pagi Pak "


" Bagaimana masa ospek kalian semalam ? "


" Seru Pak " Teriak semua siswa 10 MDL1


" Yasudah - yasudah sekarang perkenalkan perkenalkan saya guru IPA dan nama saya Henu Kusuono kalian bisa panggil saya pak Henu "


" hai pak Henu "


" Dan satu lagi saya disini akan menjadi Wali Kelas kalian selama satu tahun kedepan horeee hahaha " girang pak heru


krik..krik...krik...


Hanya Bapak berkacamata itu sendiri yang tertawa sedangkan seisi kelas hanya memandanginnya.


" Itu guru kenapa? " Tanya Gesy berbisik - bisik pada Ku, dan masih memandangi Guru tersebut


" Entahlah Ges, Aku pun gak tau Dia kenapa " Timpal Ku.


" Gembira banget Dianya! "


" hahaha... ha " Pak Henu masih tertawa sambil melihat sekelilingnya yang melihatnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan


Ia pun menggentikan tawanya dengan menelan ludahnya kasar.


" Sepertinya tertawa saya terlalu garing ya sampai kalian semua melihat saya seperti itu "


Kesetika kelas menjadi bingung setelah Pak Henu berbicara seperti itu.


Tiba - tiba saja terdengar suara tertawa yang keras.


" *H**ahahaha* gak kok pak, iyakan Skarle " ucap Akse nyengir kuda sambil menimpuk pahanya Skarle.


Siempunya merasa bingung dengan tindakan teman sebangkunya.

__ADS_1


Melihat Skarle gak ada respon ucapannya, Akse langsung melolotin Skarle dengan tatapan elang kearahnya dan kembali melihat Pak Huse dan tertawa kembali.


kesetika dia pun tau apa maksud dari teman sebangkunya itu.


" Hahaha iya-iya bener tu " Skarle pun ikutan tertawa bersama Akse. itu membuat teman - teman yang lain bingung di buat mereka.


" Kok mereka berdua ikutan tertawa kan gak ada yang lucu " Ucap Gesy


Aku mengangkat bahu yang artinya Aku pun gak tau kenapa mereka tertawa kayak gitu


" Sudah diam kalian berdua! " Ucap Pak Henu sewot


" Loh kok mala dia yang sewot si " Bisik Skarle sambil garuk tengkuknya yang gak gatal


" Gila kali " Timpal Akse


" Lo si mala ikutan ketawa tadi " Tuduh Skarle


" Emang Lo tadi gak ketawa! " Tanya balik Akse


" Ketawasi hehe " Ucap Skarle cengengesa


" Yeee... dasar lu " Kata Akse


" Hey kalian berdua yang bisik - bisik bisa diam tidak " Tunjuk Pak Henu kearah kursi yang di duduki oleh Akse dan Skarle, dan itu membuat satu kelas bengong dibuatnya.


Sedangkan yang di tunjuk mala bingung.


" Bapak nunjuk kita " Cercah mereka berdua serentak


" Yaiyalah, jadi siapa lagi! " Ucap Pak Henu


" Kok jadi kita si pak, kita berduakan gak salah " Bela Akse


" Sudahlah lupakan " kata Pak Henu. " Kalian membuat saya bingung, Bapak pergi dulu selebihnya terserah kalian saja " lanjutnya.


" Bisa di bilang begitu, yasudah saya pergi dulu masih ada urusan bye murid - murid " Ucapnya berjalam pergi entah kemana.


Di situ lah satu kelas semuanya sorak gembira.


Horeee....


Kelas sudah entah seperti apa bentuknya, bisa di bilang seperti kapal pecah.


Sedangkan Aku memilih baca novel di mejanya. kalau Gesy entahlah Dia kemana!.


Tadi sehabis Pak Henu sudah pergi, Dia entah kemana menghilang seperti di telan bumi.


" Sha keluar yuk!, bosen di kelas terus " Kata Gesy yang tiba - tiba saja nongol entah dari mana.


" *Ehh*h buset maen nongol aja ni anak kayak jalangkong. datang tak di undang pulang tak di jemput " Batin Ku bengong melihatnya.


" Bengong aee Lu Mak, ayo lah gabut ni Gua " Ajaknya lagi


" Emang kamu mau kemana? " Tanya Ku


" Terserah Lo aja deh " Katanya.


" Lah kok terserah Aku sih? kan tadi Kamu yang ngajak Aku!, Kamu lah yang nentuin mau kemana " Ucap ku agak sewot.


" Wihhhh selo - selo jangan ngegas, lagi datang bulan Lo ye? sewot amat ". Tanya Gesy


" Gak tau ni, dari semalem Aku tuh bawaannya marah - marah terus gak tau kenapa " Jelas Ku.


Gesy hanya ber ber'ohria menanggapi ucapan Ku tadi.


" Jadi gak ni? " Tanya Ku agak ngegas, dan itu berhasil membuat Gesy sedikit tersentak.


" Jadi... jadi ayok " Ucap gesy secepat kilat.

__ADS_1


Kami berdua berjalan keluar kelas dan menuju Rooftop. Di perjalanan Gesy meracau tidak jelas.


" Sasha kalau udak marah serem juga yak! ". Cercah Gesy,


Itu terdengar oleh sasha. " Tadi kamu bilang apa ges? " Tanya Ku.


" Gak. Gue gak ada bilang apa - apa kok Sha, perasaan Lo aja kali! " Kata Gesy


" Mungkin kali yah " Ucap Ku dengan mengangkat bahu.


Kami berdua pun sampai di Rooftop, dan tidak ada siapa - siap di sana.


" Kita ngapain kesini? terus ini tempat apa " Tanya Ku


" ini Rooftop, yuk kesana " Ajak Gesy sambil menunjuk sofa yang sudah tidak di pakai lagi.


Kami pun duduk di sana sambil menikmati hembusan angin yang bertiup di sana.


" Nyaman juga ya di sini!, sepi gak ada orang ". Ucap Ku sambil memejamkan mata.


Gesy melirik ke arah ku dan mengangguk mantap.


" Iya enakan di sini dari pada di dalam kelas gak ada kerjaan dan bising "


" Iya jugak " ucap ku.


Kami berdua pun sama - sama menikmati suasana di rooftop dengan memejamkan mata.


Tiba - tiba saja ada suara seseorang yang mengagetkan kami.


" Woiii Lo berdua bolos mapel ya? " Ucapnya yang datang bersama dua temannya


Kami berdua pun kaget dengan suara itu dan kembali membuka mata dan melihat siapa yang mengagetkan kami.


" Siapa yang ***... kamu!" Ucap ku terputus melihat orang itu.


" Ohh astaga, kenapa Gue ketemu Lo lagi siiii.. " Geram Beno. Dia mengusap mukanya dengan kasar.


" Aku pun males buat ketemu Kamu " Ucap ku.


" Karna Lo berdua udah bolos! sekarang ikut Gue keruang BK " Ucap Beno


" Ngapain Kamu mau bawa kita ke BK?, Kita berdua gak bolos ya " Bela Ku.


" Lo kalau ngomong tu di jaga Gue tuh sama Sha gak bolos " Sambung Gesy yang juga gak terima di tuduh seperti itu.


" Oh yaa!, terus kenapa Kalian berdua di sini? kalau bukan bolos mau ngapain!, maraton? ya kali " Ucap Beno.


" Kalian berdua bawa bereka berdua ke BK jangan sampe lolos " Lanjutnya menyuruh Jody dan satu petugas keamanan membaw. Aku dan Gesy.


" Yang baju putih jangan sampek lolos " Ucap Jody lawak dan semua pun tertawa termasuk Beno.


Tapi Beno tertawa datar dan mentoyor kepalanya jody.


" Hahahah kita semua pakek baju putih goblok " Ucap Beno dengan muka datar.


" Jangan di tonyor juga kale kepala Gue! kalo. sampek geger otak Lo mau tanggung jawab? " ucap jody dengan muka memelas.


" Ini mau! " Ucap Beno dengan menunjukkan genggaman tangannya yang siap menghantam kepala Jody lagi


" Engak mau engak mau ampun ban. jago ". Ucap Jody cengengesan.


" Udah beruan deh Lo pada bawa mereka berdua jangan cengengesan aee " Ucap Beno.


Jody dan temannya pun membawa Aku dan Gesy ke ruang BK.


###


******maaf ya jarang up 😦😣******

__ADS_1


__ADS_2