Kalexsa Alavo

Kalexsa Alavo
pemakaman papa dan mama


__ADS_3

Hari ini pada pukul 14.00 wib adalah hari dimana semua orang akan menyaksikan tuan dan nyonya dari keluarga Alavo dimakamkan dengan semua air mata yang menetes dipipi mereka termasuk keluarga besar Alovo yang menagis sejadi jadinya ketika kedua jenazah mau dimasukkan keliang lahat di tempat terakhir peristirahatan mereka.


"Oma kenapa mereka udah cepet sekali ninggalin Sasha." Yanya Sasha pada oma Yusi.


"Itu karna Mama sama Papa kamu orang baik makanya tuhan lebih dulu mengambil mereka dari kita." Ucap oma Yusi.


"Mama sama Papa kamu pasti udah tenang di surga. Jadi, cucu oma yang cantik jangan sedih lagi ya." Sambung oma sambil mengelus pucuk kepala sasa gadis kecil itu.


"Iya oma, Sasha gak akan sedih lagi agar Mama Papa tenang disurga." Jawab Sasha dengan menghapus air mata yang ada di pipi nya.


"Anak baik." Ucap oma sambil memeluk cucunya itu.


"Ibu, Sasha mari kita pulang hari sudah mau gelap." Ajak tante Ily dan mereka berdua pun melepas pelukannya serta mengiyakan perkataan menantu serta tantenya itu untuk pulang kerumah keluarga *A*valo.


☆☆☆


"Sasha sayang kamu istirahat dulu ya tante mau bikin makan malam untuk kita makan bersama nanti kalau sudah matang sasha tante bangunin." Ucap tante Ily yang sedang mengantar Sasha ke kamarnya untuk istirahat.


"Iya tante." Jawab Sasha dengan kepala menunduk yang sudah merebahkan tubuhnya tapi ia masih belum bisa tertidur pasalnya ia memang masih sedih karena ditinggal oleh orang tuanya.


"Kasihan sekali kamu nak masih kecil sudah ditinggal oleh Mama sama Papa mu." Batin tante Ily sambil mengelus pucuk kepala Sasha agar dia tertidur.


"Ya sudah tante tinggal ya, Sasha harus istirahat nanti kalau sudah waktunya makan malam Sasha tante bangunin." Balas tante Ily


sambil beranjak dari dalam kamar menuju dapur untuk membuat makan malam.


Sedangkan Sasha tidak menjawab perkataan tantenya ia terus menundukkan pandangannya agar semua orang tidak mengetahui kalau ia sedang menangis.


☆☆☆


Pada saat sore harinya paa pukul 14.30 sekretaris papanya sasha datang kerumah besar Alavo.


ting tong ting tong

__ADS_1


"Iya sebentar." Jawab win dari dalam rumah menuju pintu utama.


"Sore tuan maaf saya mengganggu sore-sore bengini." Sapa pak Piho, sekretaris pak Miro Papanya Sasha.


"Tidak, ayo masuk pak." Ajak Win omnya Sasha menuju ruang tamu.


"Ada perlu apa ya pak, bapak sampai kemari." Tanya Win pada pak Piho.


"Maaf sebelumnya pak karna tadi saya tidak sempat datang ke pemakaman tuan dan nyonya, karna setelah tuan dan nyonya meninggal semua orang yang bergabung diperusahaan pada minta untuk tidak bergabung lagi sama kita dan sekarang kondisi perusahaan anjlok dan sudah bangkrut serta perusahaan mempunyai hutang di bank yang lumayan besar dan rumah ini minggu depan mau di tarik oleh pihak bank kami dan itu lah alasan saya datang kemari untuk menginformasikan kabar buruk ini kepada pihak keluarga karna saya sudah tidak bisa apa-apa lagi untuk tetap menyelamatkan perusahaan agar tidak bangkrut tuan sekali lagi saya mohon maaf." Jelas pak Piho pada Win omnya Sasha.


Sedangkan Win terus menyimak apa ucapan pak Piho ia tidak menyangka semuanya seperti ini pada keluarganya terutama pada keponaannya itu.


"Jadi pak perusahaan sudah dinyatakan bangkrut karna melilit hutang di bank." Tanya Win pada pak Piho.


"Iya tuan, sekali lagi maaf kan saya tuan dan cuman itu saja yang akan saya sampaikan serta saya mohon undur diri selamat sore tuan." Ucap pak Piho sambil beranjak untuk keluar rumah tersebut.


Sedang kan Win masih terus terdiam ditempat dengan tatapan kosong melihat kepergian pak Piho dari rumah ia masih terus saja tidak percaya dengan kenyataan yang menimpa yang beruntut pada keluarganya.


Dan Win pun langsung mengalihkan pandangan yang awalnya melihat ke arah pintu luar dan melihat kearah sebelah kanannya langsung.


"Yang barusan datang tadi pak Piho sekretarisnya kak Miro, pak Piho tadi menyampaikan bakwa perusahaan kita bangkrut dan tidak bisa dipertahankan karna semua orang yang kerja sama dengan kita dibatalkan dan perusahaan memiliki hutang yang banyak pada pihak bank dan rumah ini akan disita oleh mereka minggu depan." Jelas Win pada istri dan mertuanya itu.


Ily sama Yusi hanya terdiam tidak bisa berkata lagi dengan semua musibah yang dialami serta dengan kabar bahwa perusahaan mereka sudah bangkrut dan tidak bisa dipertahankan.


"Setelah ini Sasha mau tinggal dimana kan ibu tinggal sama kalian." Kata Yusi pada anak dan menantunya itu.


"Bagaimana kita titipkan saja sasha di panti asuhan dekat Palembang kalaupun Sasha tinggal bareng sama-sama kita rumah kami kecil lagian pekerjaan Aku pun tidak menentu dan keuangan kita dirumah sudah krisis juga." Pendapat Win pada istri dan mertuanya.


"Tapi tidak kasihan kita titipkan Sasha di panti." Ucap oma.


"Tidak ada pilihan lagi bu, lagipula kalau Sasha di panti kan bisa mengurangi dia agar tidak terpuruk seperti sekarang karna disana pasti banyak anak-anak yang akan menjadi temannya untuk melupakan semua kejadian ini." Jelas Win.


"Yasudah kalau memang itu yang terbaik untuk dia lakukanlah." Jawab Yusi dan Ily cuman bisa pasrah apa yang dikatakan suaminya.

__ADS_1


☆☆☆


18.30 Wib semua orang sudah ada dimeja makan dengan sasa, oma, om, dan tantenya untuk makan malam, setelah tadi tante Ily memanggil sasha dari dalam kamar untuk makan malam.


"Sayang kenapa makanannya gak dimakan." Tanya oma Yusi pada Sasha.


"Sasha gak lapar oma." Jawab Sasha murung.


"Apa makanannya gak enak ya sayang." Sambung tante Ily pada Sasha.


"Enggak kok tante, Sasha emang gak lapar oma, om, sama tante aja yang makan sasha enggak." Jelas Sasha pada semua yang ada di meja makan.


"Makanlah sedikit nak, dari tadi pagi kamu tidak ada makan nanti kamu sakit." Jelas om Win pada Sasha.


"Iya om, Sasha akan makan sedikit saja." Jawab Sasha dengan mau tak mau memakan makanannya itu. Dan tidak ada lagi yang berbicara semua sudah menikmati makanannya.


"Sasha kekamar dulu ya oma tante om." Minta Sasha yang suah selesai makan adan sudah berdiri dari kursi nya.


"Nanti dulu sayang oma om sama tante mau ngomong sesuatu yang penting sama kamu." Ucap om Win pada Sasha.


Sasha kembali lagi ketempat semula tadi dia duduknya dan langsung melihat kearah om nya.


Setelah Sasha sudah duduk kembali, Win menghela nafas beratnya dan menatap kearah gadis mungil yang ada dihadapannya.


"Huhh awalnya om mau minta maaf sama kamu sayang, karna setelah ini kamu akan tinggal dipanti asuhan di daerah Palembang karna perusahaan Papa kamu sudah bangkrut dan keuangan om pun sedang keadaan krisis sehingga Sasha harus tinggal disana dan rumah ini sudah disita sama pihak bank jadi kamu harus segera pinda dari sini jadi Sasha harus tinggal dipanti asuhan besok akan om antar Sasha kesana dan om sangat minta maaf sama Sasha." Jelas om Win dengan Ily dan Yusi yang memanang kearah Sasha sedangkan hanya terus tertundung dengan perasaan yang sangat-sangat sedih.


"Iya om Sasha nurut saja sama om kalau itu yang terbaik untuk Sasha." Ucap sasha.


###


hHaiss maaf ya semua kalau cerita awalnya membosankan nantik dicerita selanjutnya akan saya usahakan agar lebih baik lagi karna ini cerita awal aku salam hangat author😊


dan jangan lupa like dan komen atas karya aku ini ya😊😊

__ADS_1


__ADS_2