
" kayak mana masi saket kepala lo sha? " tanya gesy, setelah mereka tiba di kantin.
" udah mendingan, gak kayak tadi saketnya " jawab sasha
" serius!, gue ngerasa bersalah sama lo " ucapnya lagi
" apaan si, gak usah lebay deh ges, orang aku dah mendingan jugak " jawab sasha.
" yaudah, sekarang lo mau makan apa? " tanya gesy setengah bangkit dari duduknya.
" samain aja sama kayak kamu " kata sasha.
" oke, gue pesenin dulu deh " ucap gesy dan berlari ke arah ibu penjual makanan di kantin.
" ibukk... mau pesen makanan dong " kata gesy setengah berteriak.
" ehh ada neng gesy, mau pesen apa neng biar ibuk buatkan " kata ibuk iyem tersenyum ramah pada gesy
" kira - kira apa yang enak yah buk? " ucapnya sambil berpikir.
" kok tanyak ibuk, tersera nengnya aeee toh " kata buk iyem sambil tertawa.
" iya jugak ya buk hehe " gesy cengengesan sambil garuk - garuk kepalanya yang tidak gatal. " yaudah nasi goreng spesialnya dua deh buk sama sekalian jus jeruknya jugak dua " lanjutnya.
" oke tunggu sebentar ya neng " kata buk iyem.
" aku nunggu di sana ya buk, nanti pesenannya anter kesana aja " ucap gesy menunjuk meja di pojok kantin yang sedang di dudukin sama sasha.
" siap neng " buk iyem mengacungkan jempol tanda setuju.
gesy pun menganggukkan kepalanya dan kembali menghampiri sasha.
" woiii lama kali si kamu ges " gerutu sasha setibanya gesy di sana.
gesy langsung duduk di depannya sasha dan menjawab pertanyaannya. " hehe biasa lah sha, ghibah dulu sama buk iyem ".
sasha geleng - geleng kepala di buat gesy " ada - ada aja lah kamu ges ".
di sela - sela obrolan mereka berdua, buk iyem dateng menghampirinya sambil membawa nampan yang berisikan dua porsi nasi goreng dan dua jus jeruk. " pesenan kalian sudah siap " katanya dan segera meletakkan pesenan sasha dan gesy ke atas meja.
" hemmm kelihatannya enak " ucap sasha memuji makanan yang sudah di atas meja itu.
" udah pasti lah itu neng, yaudah ibuk balik dulu ya! selamat menikmati " ucap bik iyem
sasha dan gesy serempak mengangguk. " makasih buk ".
" yey nasi goreng nyami " ucap gesy sangat antusias dan langsung melahapnya gitu saja.
" hey pelan - pelan napa, gak ada yang mau ngambel makanan kamu jugak " ucap sasha kesel.
" hehe sorry sha, laper banget gue soalnya tadi pagi kagak sarapan " ucap gesy dengan mulut masih penuh.
" yaudah pelan - pelan aja lah makannya, kayak dikejer setan aja kamu makannya " kata sasha.
sedangkan si empunya mala cengengesan.
Mereka berdua pun makan dengan lahap, di antara mereka berdua pun tidak ada lagi yang berbicara, hanya fokus pada makanannya.
Maklom lah ya, kan kalok makan gak boleh ngomong.
__ADS_1
" WOIII kalian berdua " teriah seseorang dari arah belakang mereka
Hingga sasha dan gesy kaget denger suara yang sangat menggelegar dari velakang mereka. " uhuk...uhuk... " sasha keselek makanan yang dia makan karna mendengar tiriakan orang itu.
" lo gapapa sha, nih minum dulu " ucap gesy sambil menyodorkan minuman pada sasha.
setelah gesy memberikan air pada sasha, ia langsung berdiri melihat sengit ke arah suara teriakan tadi.
" ehhh kak, lo kalok mau ngagetin orang kira - kira dong! gak punya otak ya? " geram gesy dengan melotot seperti elang yang siap memangsa.
" lo berdua enak bener yah, lagi di hukum jugak mala enak - enakan duduk di kantin! masih jam belajar pulak tu " ucap beno gak mau kalah.
" jangan sementang kamu di sini kakak kelas kita dan ketua osis, kamu jadi semena - mena! kalok misalkan aku mati kelesek tadi kayak mana kamu mau ganti rugi " ucap sasha naik pitah di buatnya.
" bodo amat gue, apa peduli gue " ucap beno acuh.
" kak lo punya hati apa gak sih? gara - gara lo laporin kita ke BK yang lo pikir kita bolos, setelah itu di hukum sama guru BK, dia pingsan! dan itu gara - gara lo. untung ada kak lexy yang nolongin gue angkat sasha ke uks " ucap gesy pada beno.
" itu kan emang salah lo berdua yang bolos, kok sekarang lo nyalahin gue. " bela beno gak terima di salahin.
Sasha yang mendengarnya cengir kuda. " heh... kalok mau nuduh orang tu harus ada buktinya dulu, jangan asal ngomong. yuk lah ges payah klok mongong sama manusia alien kayak dia " sasha langsung menarik gesy dan pergi dari kantin, sebelum itu gedy meletakkan selembar uang diatas meja lalu pergi kekelas mereka.
sedangkan beno termenung dengan ucapan mereka berdua.
" hah jadi dia sampai pingsan karna di hukum tadi. Dan itu gara - gara gue " batin beno. " ah... biarin aja lah, ngapain jugak di pikirin, gue kan gak salah ". gerutu beno lalu juga pergi dari kantin.
☆☆☆
" heh lo berdua pada kemana si! tadi gue sana skarle nyariin lo pada tau gak " tanya akse setelah sasha dan gesy sampai di kelas dan duduk di bangkunya.
" di hukum tadi kita berdua gara - gara ketua osis tu " jelas sasha
" gak tau aku namanya, gak penting jugak " ucap sasha malas.
" aku denger dia tu cuman pengganti sementara untuk jadi ketua osis, karna ketua osis yang sebenarnya lagi sakit entah pergi keluar kota, tapi gue gak tau jugak si ketos yang aslinya kemana " ucap skarle cengengesan.
" masa iya dia cuman pengganti sementara, sedangkan sama gaya dia yang songong itu gak cocok aku rasa " timpal gesy.
" yaelah iya kali gue boong sama lo pada " ucap skarle
" ehh.. tapi ngomong - ngomong lo berdua kok bisa di hukum kayak mana ceritanya " tanya akse.
" kita berdua di tuduh bolos noh sama si ketos, terus di seretnya kita ke ruang BK ya... hasilnya kenak hukum deh " ucap sasha malas.
" oh... begono ceritanya " ucap akse dan skarle kompak.
" ehhh ngapain lo sok kompak segala sama gue " ucap akse langsung menoleh kearah skarle.
" yee.. yang ada lo yang ngikot - ngikot " ucap skarle gak mau di salahkan
" enak aja lo nuduh gue, yang ada lo kali " kata akse
sasha dan gesy melihat pertengkaran garing yang di buat mereka jadi geleng - geleng kepala.
" ni sha lo minum dulu tadi di kasi sama ibuk penjaga uks " gesy langsung memberika obat yang ada di saku jas sekolahnya pada sasha.
akse dan skarle yang mendengar gesy menyuruh sasha minum obat jadi menghentikan perdebatannya dan melihat ke arah sasha yang menerima obat pemberian gesy.
" eh eh... obat untuk apaan tu! lo sakit sha? " tanya akse
__ADS_1
" heboh aja lah lo berdua " nyimbrung gesy
" gue nanyak sasha ya bukan lo " kata akse sedikit sewot
iap pun langsung memfokuskan pandangannya kepada sasha harap - harap pertanyaannya di jawab.
" tadi aku pingsan pas di hukum, teros di suruh minum ini sama ibuk petugas uks kata gesy ". jawab sasha.
akse dan skarle langsung menatap gesy dengan tatapan tak bersahabat.
" woi... ges, gak lo campor apa - apa kan itu obat " ucap skarle was - was pada gesy.
" gile lo pada! iya kali gue ngeracuni sahabat gue sendiri." ucap gesy. "kalok lo berdua si gapapa kalok mau gue racuni " lanjutnya sambil senyum meremehkan.
akse dan skarle yang di tatap gesy langsung bergidik ngeri melihat gesy yang seperti itu.
" kalian berdua ni aneh - aneh aja " ucap sasha ngeleng kepala dan langsung meminum pil tersebut.
" gue ngeri ges lihat lo yang kayak tadi, suer " ucap skarle.
" mau lagi lo berdua " ucap gesy sedikit mengancam.
" gak... gak mau gesy ampon " ucap mereka berdua sambil berpelukan.
kayak pinokio aja haha.
gesy tersenyum puas melihat akse dan skarle takut pada dirinya.
kring.....
" ehh dah bel pulang aja padahal gue ngerasa baru aja sampek ke sekolah rupanya dah bel pulang " ucap gesy.
" ya gak kerasa lah gesy orang tadi lagi di hukum habis waktunya di situ doang " ucap sasha.
" bener jugak, yok lah balek " ajak gesy.
sasha dan gesy pun keluar kelas meninggalkan akse dan skarle yang masih di dalam kelas.
" yoiii lo berdua pada gak mau pulang? " teriak gesy di ambang pinti mau keluar kelas.
akse dan skarle pun melepas pelukannya dan melihat gesy. " loh mana ni penghuni kelas, kok kok kosong gini? " tany skarle yang gak sadar udah bunyi bel pulang.
" udah pada pulang ogeb " ucap gesy. " kalo lo berdua pada gak mau pulang, yaudah deh gue kunciin aja ni pintu " lanjut gesy dan sedikit membuat pintu kelas tertutup.
akse dan skarle langsung berteriak. " yoiii kimak jangan di kunciin, kita berdua mau pulang ".
mendengar umpatan mereka berdua gedy langsung menutup pintu kelasnya dengan keras dan segera berlari mengejar sasha yang sudah jalan duluan sambil tertawa melihat kekonyolan yang ia buat sendiri.
" Hahaha gakil - gokil " ucapnya dengan memegangi perutnya karna kebanyaan tertawa, dan enghampiri sasha.
" iseng kali kamu ges " ucap sasha ketika melihat gesy tertawa.
" gapapa sekali - sekali ngerjain mereka sha hahaha" ucap gesy.
###
bersambung...
jangan lupa like, koment and vote ya gays 😉😁💋❤
__ADS_1