
Suara kokokan ayam terdengar begitu nyaring ditelinga dan membuat ke empat gadis yang sedang tertidur pulas tidak bergeming dari tidur mereka karna suara tersebut, tidak lama suara pintu terbuka dan masuk lah bu tina untuk membangun kan mereka berempat untuk sarapan pagi bersama anak anak yang lain.
"Anak-anak ayo bagun sudah pagi." Ucap bu Tina dengan membuka gorden yang terdapat di ujung ruangan.
"Astaga mengapa pagi begitu cepat tiba." Cercah Cery dan langsung terduduk di atas ranjang begitu pun dengan sasha Vira dan Kety dengan sedikit masih mengantuk.
"Sudah cepat ayo turun dari situ dan bergegas kekamar mandi setelah itu sarapan dan berangkat kesekolah kalian, untuk kamu Sasha , karna kamu umurnya sama dengan mereka jadi ibu sudah daftarkan kamu kesekolah dasar di dekat sini yang sama dengan mereka dan yang lain jadi nanti kamu berangkat sekolahnya berbarengan dengan yang yang lain dan itu seragam kamu sudah ibu siapkan." Ucap bu Tina.
"Iya bu." Jawab Sasha.
"Yasudah, ibu mau membangunkan teman teman kalian yang lain." Ucap bu Tina dengan berjalan keluar kamar.
Dan keempat gadis yang baru bangun tidur pun segera menuju kekamar mandi untuk mandi dan memakai seragam sekolahnya masing masing.
Setelah habis mandi dan memakai seragam mereka ke empat gadis itu keluar dari kamar berbarengan untuk sarapan .
☆☆☆
Di meja makan semua sudah siap dengan seragam sekolah mereka masing masing dan menunggu sarapan yang di buat bu Tina.
" Heiiiiiii." Sapa Ceny si centil
dan semua orang pun langsung menoleh kearah samping karna ada yang menyapa mereka.
"Hei tayo hei tayo dia bis kecil ramah." Sambung nya sambil tertawa karna melihat teman temannya mau saja di tIpu.
" Yeee si centil pagi pagi udah bikin emosi aja." Kesal Tevo karna dikerjain dengan Ceny.
"Ya biar gak tegang aja kalian nanti melihat aku datang seperti bidadari yang jatuh dari surga yang muncul dihadapan kalian." Jawab Ceny.
"Uwekkk, kamu bidadari yang jatuh dari surga? yang benar saja. Kalo kamu mah bidadari nongol dari paret." Ucap Tevo dan langsung di tertawakan sama yang lain.
Sedangkan Sasha Vira dan juga Kety yang baru saja datang juga ikutan tertawa dan langsung duduk di meja makan.
"Woii kalian bertiga wahh jahat kalian dateng dateng ngetawain aku bukannya di bela ehh mala di ketawain dasar."
"Jangan mau sama si centil Sha mending kalian berpihak sama kita aja." Ucap Ziko sedangkan tiga gadis yang baru dateng hanya cengengesan melihat kegaduhan yang di buat sama si Ceny..
Ceny pun yang sedang berdiri di samping Ziko pun langsung mentoyor kepalanya.
"Kamu tuh ya Zik mau jadi kompor ha!." Ucapnya sedangkan yang di toyor terus tertawa.
"Gak ada yang lucu jangan ketawa kamu Zik dan kalian semua juga." Ucap Ceny dengan sedikit marah.
Meraka bukannya berhenti tertawa mala semangkin tertawa lebar
"Eitss ada apa ini kok pada ribut ribut gak jelas." Ucap bu Tina yang baru datang dari dapur sambil membawa roti bakar yang akan mereka makan untuk sarapan.
"Uuaaaaahhh bu Tina mereka semua jahat sama aku, masan aku di ketawain sama mereka huhuhu dasar jahat kalian semua." Rengek Ceny pada buk Tina.
"Sudah sudah, kan ibu sudah bilang jangan bertengkar." Ucap bu Tina.
"Iya bu, maaf."
Ceny memeletkan lidahnya kearah Tevo dan Ziko karna merasa puas ada yang membelanya sedang kan bu tina hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah mereka.
"Yasudah ayo dimakan sarapannya selagi masih hangat." Ucap bu Tina.
Sekali ngap, makanan yang ada di atas meja langsung ludes habis tak tersisa di buat mereka.
"Roti bakarnya enak bu." Ucap Sasha disela makannya
__ADS_1
"Apa kamu suka dengan roti bakar buatan ibu sayang?." Tanya bu Tina pada Sasha.
"Iya bu roti buatan ibu ini enak dari roti roti yang di di jual di toko roti yang Sasha sering beli dulu." Jawab Sasha.
Pasalnya ia emang suka sekali sama makanan yang sejenis roti.
"Baiklah ibu akan sering-sering buatin kamu ini lagi dengan berbeda rasa." Ucap buk Tina.
"Horeee makasih ya bu." Ucapnya senang.
Setelah itu mereka pun pada menyantap sarapan masing masing yang di temani dengan hiruk pikuk yang di buat oleh Ceny dan Tevo karna mereka emang tidak bisa akur kalau sudah bertemu seperti tom and jerry hahaha.
"Ayo kalau yang sudah selesai makannya segera berangkat ke sekolah." Ucap bu Tina.
Mereka pun cepat cepat menghabiskan roti bakar mereka dan menuju ke sekolah berbarengan dan tak lupa mereka untuk pamit dengan bu Tina dengan mencium punggung tangan bu Tina secara bergantian.
"Da da bu Tina kami berangkat ke sekolah dulu ya." Ucap mereka semua pada bu Tina.
"Iya, hati-hati di jalan dan belajar yang rajin anak anak." Balasnya
"Iya bu." Balas mereka dengan melambaikan tangan.
Dan seperti itulah selanjutnya mereka semua pada memasuki kelas mereka masing masing , dan sasha pun sekelas dengan Vira, Ceny dan Kety, karna mereka sebaya jadi masuk sekolah dasarnya berbarengan.
Tidak terasa bel pulang pin berbunyi dan mereka pun pulang berbarengan dengan yang lainnya untuk pulang ke panti.
☆☆☆
Sampailah mereka semua di rumah panti di mana mereka tinggal bersama teman temannya yang lain.
"Bu Tina kami pulang." Ucap mereka semua pada bu Tina yang sedang menyiram tanaman di halaman rumah dan mencium punggung tangan bu Tina bergantian.
"Seru bu, di sekolah belajarnya dan guru nya gak galak dan semua teman teman kita pada baik sama kita." Ucap mereka berempat.
"Hasudah cepat ganti pakaian kalian semua." Suruh Bu Tina.
"Iya bu." Jawab mereka.
Setelah berganti pakaian mereka semua bermain di taman belakang.
"Ayo kita main yuk." Ajak Vira.
"Kita mau main apa?." Tanya Sasha.
"Yahh, terserah mau main apa." Ucap Vira.
"Kamu bisanya main apa saja Sya?." Tanya Kety.
"Aku dulu di rumah hanya main permainan puzel dan barbie doang." Jelas Salsha.
"Jadinya kita mau main apa?. Masa main puzel dan barbie sedangkan disini mana ada, apa lagi barbie mana ada yang begituan." Ucap Ceny.
"Yasudah kalian main saja aku duduk disini saja melihat kalian." Ucap Sasha yang emang gak tau mau main apa selain itu dan saat ini mereka berempat sedang duduk di sebuah ayunan .
"Gak papa kamu kita tinggal main?." Tanya Kety.
" Iya tidak papa aku di sini saja." Jawabku.
"Yasudah kalau begitu kita tinggal main ya." Ucap Vira dan yang lain.
Sasha pun mengiyakan perkataan mereka setelah itu mereka pun pada beranjak dari ayunan untuk bermain
__ADS_1
dan tinggal lah sasha di situ sendirian.
"Haiii." Sapa Niro pada Sasha dan langsung duduk di ayunan sebelah Sasha.
"Ohhh haii " balas Sasha dan langsung menoleh ke samping
"Kok sendirian aja." Tanya Niro.
"Kan ini udah berdua sama kamu, hehe." Ucap Sasha sambil tertawa dan Niro pun ikut tertawa mendengar nya
"Hahaha bisa juga kamu ngelawak ya." Ucap Niro.
"Hehe bisa aja kak." Balas Sasha.
"Ahh iya nama kamu siapa?, aku lupa." Sambung Sasha pada Niro.
"Masa kamu tidak ingat nama aku?." Tanya Niro dengan memasang muka sedih.
"Eehhh! aku gak bermaksud seperti itu kok?." Jawab Sasha karna merasa tidak enak kepada niro sambil melihat ke arahnya,"
"Sewaktu aku datang dan memperkenalkan diri aku tidak terlalu ingat nama kalian semua karna terlalu banyak jadi susah diingat, maaf." Sambung Sasha.
Sedangkan Niro mendengan penjelasan Sasha rasanya lucu melihat ekspresi wajahnya yang lucu dan ingin tertawa tapi dia tahan.
"Hahaha lihat lah ekspresi wajah mu lucu sekali." Dan akhirnya ketawa Niro pun pecah karna sudah tidak tahan lagi melihat wajah Sasha.
"Hey mengapa kau tertawa?." Tanya Sasha dan langsung menggembungkan kedua pipinya serta membuang muka kearah samping, karna ia merasa kesal dengan laki-laki di depannya.
"Ahh maafkan aku, aku tak bermaksud menertawakanmu kok, hanya saja aku gemas melihat wajah mu." Ucap Niro langsung mencubit pipi sebelah kanan Sasha karna merasa gemas dengannya.
" Aduhhh udah dong sakit tau." Keluh Sasha sambil memegang pipi sebelah kanannya sedang kan niro malahan cenge-ngesan.
"Oke karna kamu tidak ingat nama aku, mari kita ulangi lagi perkenalan kita." Kata Niro dengan mengulurkan tangannya untuk memperkenalkan diri nya dan tersenyum ke arah Sasha.
"Nama aku Niro." Lanjutnya
dan Sasha dengan senang hati menyambut uluran tangan Niro.
"Sasha." Jawab Sasha dan membalas senyumannya ke pada Niko dan menyudahi berjabat tangannya.
"Dan aku dengar-dengar kamu di sini yang tertua ya?" Tanya Sasha.
"Iya aku di sini yang tertua kalau sama kamu paling selisih 3 tahun dan kamu biasa manggil aku kakak seperti yang lain." Balasnya
"Oke kak Niro oke." Ucap Sasha tersenyum kearah Niro dan Niro mengusap pucuk kepala Sasha sambil tersenyum kearahnya.
"Kak Niro sedang apa di sini?." Tanya Vira pada Niro yang baru saja habis main dan langsung datang menghampiri Sasha yang di susul bersama Veny dan Kety, Niro pun melirik kearah samping karna ada yang memanggil nama Niro dan Sasha pun melirik ke arah tersebut.
"Kamu lihat, sekarang kakak lagi ngobrol bersama Sasha." Jawab Niro sambil melirik ke arah Sasha.
" Iya kita hanya ngobrol doang kok Vir." Jelas Sasha kepada Vira dan yang lain.
"Ohhhh kirain ada apa-apa."
"Yasudah kita masuk yuk sudah mau sore juga." Ajak Kety pada mereka semua untuk balik ke rumah.
Mereka pun mengiyakan perkataan Kety karna memang sudah sore dan sebentar lagi waktunya makan malam dan pada berhamburan masuk ke dalam rumah bersama yang yang lainnya.
###
Maaf ya manteman agak garing dan saya mohon dukungan kalian yang lagi baca cerita aku ini agar lebih mengembangkan karya aku lagi 🌹👍😊
__ADS_1