Kalexsa Alavo

Kalexsa Alavo
Part 34.


__ADS_3

Baru saja melangkah memasuki area sekolah, Sasha sudah bertemu aja dengan tu makhluk astral. ' Kenapa si pagi - pagi gini udah ketemu dia aja '. Batin ku. Sasha mempercepat langkahkan kakinya untuk menghindarinya, tak lupa buku yang sedang ia bawa untuk memnutupi mukanya agak tidak kelihatan dengan tu makhluk astral.


Tapi sialnya dia sudah melihat Sasha dari kejauhan. " Heh culun!, sini lo ". Panggil Beno dengan melambaikan tangannya.


Aku memekik ditempat, perlahan aku menurunkan buku yang menghalangi wajah ku secara perlahan mengintip si makhluk astral. Dia pun melambaikan tangannya lagi. ' Pasti mau di jadikan budak lagi nih! '. Batin Sasha pasrah.


Sasha pun terpaksa mendatanginya di sana yang sedang ngumpul sama antek - anteknya di parkiran sekolah. " Apaan? ". Tanya ku jutek.


" Aduh neng jangan jutek- jutek begitu dong, kan babang danu jadi demen ". Ucap Danu cekikian memandang Sasha.


Sasha hanya meliriknya sekilas lalu tersenyum sarkral kepadanya.


" Nih lo bawak tas gue sampek ke kelas gue ". Beno mencampakkan tasnya begitu saja, alhasil mengenai wajah Sasha.


Sasha dengan muka dongkol berjalan aja sambil membawa tasnya si Beno ke dalam kelasnya.


" Siapa yang udah suru lo pergi ". Ucap Beno, Sasha melongo gak senang dengan ucalannya Beno.


" Kasih ". Perintah Beno kepada kedua sahabatnya itu agar tas mereka juga di bawakan oleh Sasha.


' Hah!... '. Pekik ku


" Lumayan, kan gue gak capek - capek nenteng itu tas sampek kelas. Soalnya mapel hari ini banyak banget, tanks yoo girs ". Katanya dan memberikan tasnya pada Sasha.


" Nih. Mkasih ya manis udah mau bawa'in tas abang Danu yang cemeoy ini ". Ucapnya berjalan dan memberikan tasnya juga secara perlahan, tapi Sasha udah jengkel oleh makhluk astral, dia pun langsung menarik tasnya Danu kasar. " Ihhh... dedek jangan kasar kayak gitu dong sama a'ak ".


☆☆☆


" Woii... Sha dengaren telat lo dateng? ". Tanya Gesy.


" Bukan telat, aku tu tadi abes ke WC, mules hehe ". Ucap ku bohong. Sebenernya aku mau cerita sama kamu Ges, tapi aku gak mau kamu di suruh - suruh juga sama tu makhluk astral.


Mapel B.Inggris pun masuk, berarti tanda pelajaran akan di mulai. " Good morning ". Sapanya.


" Morning too miss... ".


" Ihh... ibuk nampak cut deh hari ini ". Gombal Akse dengan menopang wajahnya dengan tangan.


Guru B.inggris yang satu ini emang aduhai deh pokoknya, apa lagi itu ibu Guru masih muda. Lihat deh! sampek Akse saja mengombalinya.


" Ya emang dari sononya udah begitu ".


" Ohh.. pantes, saya sampek kesem - sem sama ibuk ".


" Hahaha garing lu ". Sorak semua siswa kepada Akse.


" Sirik aje lu pada. Gak bisa apa ya nengok gue seneng dikit ". Ucapnya. " lu lagi ngapa tawak - tawak kesambet roh ape lu ". Timpalnya melihat Skarle yang juga menertawakannya. " Hus... hus jangan deket - deket deh lo, nantik rohnya bisa - bisa kenak gue lagi, kan gak lucu Le ".

__ADS_1


" Yaelah Dramastis baget dah lu ". Kata Skarle.


Semua jadi tertawa melihat mereka pagi - pagi gini udah debat yang gaje dan gak bermutu sama sekali.


" Sudah mari kita mulai belajar saja ". Ucap Miss Fraseina


" Ayo buk. Mulai belajar mencintai ibuk pun juga boleh kok buk ". Ucal Akse lagi.


Fraseina geleng kepala melihatnya mulai menggombalnya lagi.


" Ayo anak - anak buka bukunya bab 3, dan kalian ringkas itu dari awal bab 3 sampai akhir bab ya ".


" Masa banyak kali buk, nego lah buk nego ". Ucap Liva.


" Ha betul tu apa yang di bilang Liva buk ". Ucap mereka kompak, yaa termasuk aku dan Gesy hahaha.


" Gak ada nego - nego, sebentar lagi kalian udah mau ujian awal semester, jadi ringkas itu yang penting, kalu sudah siap saya akan jelaskan ".


" Ya ibuk mah gitu gak asyik ". Keluh Liva dan mulai menulis.


" Bisa diem gak lu!, mau gue sumpelin tu monyong lo pakek kaos kaki gue ". Ucap Reyla terganggu dengan bacotan si Liva.


" Yaudah sih! ni kan juga udah diem ". Ucapnya. " Cerewet amat dah, lagi PMS ye? ". Ucap Liva lirih.


" Emang kenapa kalok gue PMS masalah ". Jawab Reyla ngegas mendengar ucapan si Liva.


Emang ya kalok Cewek lagi PMS itu ngeri. Contohnya ya kayak yang di sebelah Liva, yaitu Reyla. Ia kalok udah PMS darah tingginya naek.


" Udah kok kalian si yang mala berdebat. Cepat itu kalian kerjakan ". Ucap Buk Fraseina.


" Iya buk ".


☆☆☆


' Ah... untung aja tadi pas istirahat, tu makhluk astral gak gangguin aku '. Batin ku.


" Yok pulang ". Ajak Gesy. " Sha! " Panggilnya dengan mengibas - ngibaskan tangannya tepat di muka ku. Sedangkan aku masih duduk anteng mayem di bangku ku. " Sasha ayo buruan pulang ". Ucapnya menggebrak meja.


" Astagfirullah, kamu ngapain si Ges!, gebrak - gebrak meja? ".


" Lo si gue ajak pulang mala bengong. Mikirin apa si ".


" Siapa yang bengong. Yok lah pulang ". Sasha pun beranjak dari dudukkan dan berdiri meninggalkan Gesy yang masih di dalam.


" Yee mala ngeles dianya ". Gesy pun mengejar Sasha.


Dalam perjalanan pulang.

__ADS_1


" Ges kamu anter aku langsong ke resto biasa aku perfom aja ya ". Pinta Sasha


" Loh bukannya biasa lo tampil malem ya, kok jadi pindah jadwal si! ". Gesy heran dan melirik sekilas Sasha dan kembali lagi fokus menyetir.


" Gapapa bosen aja di rumah bagus kan langsong aja kesana. Sekalian menghemat uang ongkos hehe ".


" Yaelah Sha sha ". Kata Gesy. " Emm.. gimana lo kerumah gue aja, lo kan belum pernah main kerumah gue. Nanti lo bakal gue anter deh ke resto lo perfom ".


" Yaudah deh gak masalah ".


Jangan salah ya gays itu resto tempat perfom Sasha sekaligus tempat kerja sambilan Sasha itu serba ada. Itu resto juga bisa di bilang Caffe anak muda, emang yang sering datang rata - rata emang anak muda hehe.


" Assalamualaikum ". Ucap Gesy dan di ikuti oleh Sasha. Sasha kini berjalan di belakangnya Gesy.


' Gede juga ya rumah Gesy '. Batin ku.


" Waalaikum'salam sebentar ". Ternyata Bik sumi yang membukakan pintunya. " Ehh enon, udah pulang non? masuk dulu non ".


Gesy dan Sasha masuk berbarengan, Sasha tersenyum ramah pada pembantu Gesy, dan begitu juga dengannya dia juga membalas senyuman ku dengan sangat ramah.


" Iya bik, kok sepi! Bunda mana bik? ".


" Nyonya tadi pigi sama tuan, non ". Jelas Bik Sumi.


" Ohh. bik bikinin jus jerus ya bik dua ".


" Bentar ya non ". Bik Sumi pun berjalan menuju dapur untuk membuatkan jus untuk kami berdua.


" Sha gimana kerjaan kamu di sana lancar kan! ".


" Ya... alhamdulilah lancar - lancar aja kok Ges. Makasi banget lo kamu udah ngerikwes aku untuk kerja di sana ". Ucap Sasha.


" Apaan si gak masalah kali Sha. Lo kalok ada masalah gitu cerita kegue. Gue siap kok bantuin lo ". Kata Gesy pada Sasha.


" Ini minumannya non, silahkan di minum ". Ucap Bik Sumi yang baru saja datang dari dapur dengan membawa nampan berisi dua buah gelas jus jeruk di atasnya. Ia pun meletakkan satu persatu jusnya di atas meja.


" Iya, makasi ya bik ". Ucap Gesy dengan mengambil jus miliknya.


" Makasi ya bik ". Timpak Sasha juga.


Bik Sumi mengangguk sambil tersenyum kepada aku dan Gesy. " Yasudah Bibik balik ke belakang dulu ya non ".


" Iya bik ".


Bik Sumi pun pergi ke belakang, entah apa yang sedang ia kerjakan sekarang, tapi ya biarin aja lah ngpain juga di pikirin.


###

__ADS_1


Tbc....


__ADS_2