Kalexsa Alavo

Kalexsa Alavo
rumah gesy


__ADS_3

setelah nganterin sasha balik ke kosannya, gesy pun juga pulang kerumahnya.


" assalamualaikum bunda, gesy pulang " teriak gesy diambang depan pintu rumah


" waalaikumsalam wr.wb yaampun nakkenapa si kalau pulang selalu teriak - teriak " ucap una bundanya gesy yang baru saja dari halaman belakang


" haha biar geger satu rumah aja bun " ucapnya cengengesan sedangkan una hanya geleng - geleng kepala melihat kelakuan anak ke duanya.


ya gesy dia anak kedua dari dua bersaudara. ia memiliki kakak laki - laki bernama zekigo yuha yang memiliki paras yang yah bisa di bilang ganteng si tapi kegantengannya tidak di pergunakan dengan baik sehingga dia sudah kuliah masih saja ngejomblo.


ni aku ada poto gesy yuha dan juga zekigo yuha




yah ni lah dia gesy cewek tombay yang tidak takut dengan segalahal. ia umurnya lebih tua dari ku satu tahun.


" ya sudah sana cepetan ganti baju setelah itu turun bantuin bunda siram tanaman " ucap una


" yah bunda anak baru pulang sekolah juga bukannya di tawarin makan mala di suruh siram tanaman " ucapnya pura - pura sedih


" iya iya maksud bunda tu makan dulu baru itu bantin bunda, ya anak bunda yang cantik "


"


oke siap bunda ku sayang " ucapnya


dan berlari kekamarnya di lantai dua dekat tangga


setelah gesy berlari kekamarnya una memilih kembali ke halaman belakang untuk mengurus tanaman - tenaman yang ada di sana.


☆☆☆


di kamar gesy


" mandi dulu ah biar lebih seger " ucap gesy pada diri sendiri dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah lengket dengan keringat di badannya


15 menit gesy pun selesai membersihkan badannya di kamar mandi, ia memilih baju santai tapi tetap dengan gaya tomboynya.


dilihat sudah selesai ia pun memilih turun untuk makan karna sepulang dari sekolah pukul 13.30 wib belum sempat untuk makan karna ia tadi keasikan nongkrong dengan sasha di cafe dan sampai sekarang pukul 16.20 baru lah ia makan.


dan sampai di meja makan ia pun langsung duduk di kursi dan melihat makanan apa yang bisa ia makan, di meja makan hanya ada pasta, ya tadi una bundanya gesy sudah menyuruh pelayan di rumahnya untuk memasakkan makanan untuknya,


tidak banyak ba bi bu gesy langsung melahap pasta tersebut samapi habis ludes tidak tersisa.


hekkk....


" ahhh kenyang juga " ucap gesy dan langsung membawa piring kotor ke wastapel dan mencucinya


" non udah biar bibik saja yang cuci non duduk saja " ucap bik suni


" gapapa kali bik orang cuman beginian aja kok aku bisa sendiri "


" udah non siniin piring dengan gelasnya biar bibik saja " ucap bik suni langsung mengambil alih piring dan gelas yang di pegang oleh gesy


" okelah bik, aku ke halaman belakang aja nemenin bunda " ucap gesy dan pergi meninggalkan bik suni menuju ke halaman belakang untuk membantu bundanya


" bundaaaa "


" ahhh sini - sini bantuin bunda sayang " ucap una


" oke bun " ucapnya dan menghampiri una,


" tolong kamu siramin tanamannya supaya lebih segar "

__ADS_1


" bunda masih motongin bunga anggrek ini jadi kamu tolongin bunda oke "


" asyappp " ucap gesy dengan meletakkan tangannya di dekat pelipis matanya seperti orang menghormat bendera.


lalu ia menganbil selang air dan menyiramin semua tanaman yang ada di taman belakang rumahnya


" bun ayah sama kak zeki belum pulang ? " tanya sasha


" belum nak ayahmu masih ada miting jadi kata ayahmu dia akan pulang agak malam sedangkan kakak zeki dia masih ada tugas proposal untuk kuliahnya " jelasnya


" yah jadi kita nanti makan malam hanya berdua dong " ucap gesy " gak seru lah kalau gak ada ayah dengan kak zeki " lanjutnya


" ayuk kita masuk hari sudah mulai gelap, dan bunda sudah selesai menata bunga kesayangan bunda " ucap una


bunga anggrek adalah bunga kesayangan bundanya gesy setiap sore hari pasti una akan selalu menyiraminnya agar terawat pasalnya pun una memang pecinta sama segala jenis tanaman jadi semua tanaman yang di sana selalu ia rawat dan pelihara dengan sangat baik terutama bunga kesayangannya bunga anggrek


" iya ni bun ayuk lah kita masuk "


ibu dan anak tersebut pun memilih masuk kedalam rumah untuk menunggu waktu makan malam tiba.


" bunda ke kamar dulu ya sayang " ucap una pada gesy


gesy pun menganggukkan kepalanya,


lalu ia duduk di sofa ruang keluarga dan memilih untuk menonton televisi,


gak lama kemudian ayah dengan kakaknya tercinta pun pulang


" assalamualaikum bunda kami pulang " ucap berbarengan anak bapak itu dan masuk ke dalam rumah dan menghampiri gesy yang tengah terduduk di ruang keluarga sambil menonton televisi


" waalaikumsalam " ucap gesy juga menghampiri ayah dan kakaknya


" loh kok kak zeki pulang bareng sama ayah, emang motornya kakak kemana " tanya bertubi - tubi


" yaampun dek orang ayah sama kakaknya baru juga pulang bukannya di suruh duduk dulu, ini udah ditanyain " ucap zeki


" etttt siapa yang suruh kak zeki duduk " cegah gesy


" lah tadi kamu suruh kita duduk " ucap zeki


" iya emang, tapi kan tadi aku suruh ayah bukan kakak "


" terus kakak di suruh ngapaini kalok gak di suruh duduk "


" ohhh kakak mau duduk "


zeki pun langsung menganggukkan kepalanya semangat


" boleh... boleh boleh boleh tapi jawab dulu pertanyaan aku yang tadi kenapa kak zeki kok bisa pulangnya bareng dengan ayah "


" astaga kitain apa, motor kakak tadi sebelum ke kampus mati gak bisa hidup dan sekarang lagi di bengkel langganan ayah " jelas zeki


gesy pun hanya berohria saja


" ada apa ini kok pada ribut - ribut " ucap una yang baru saja turun dari tangga


" loh ayah katanya tadi pulangnya telat kok sekarang sudah pulang " ucapnya lagi setelah turun dari tangga karna melihat suaminya sudah pulang


" oya tadi ayah emang sempet mau metting tapi di tunda karna clain nya gak bisa datang karna ada urusan mendadak " jelas firhan


" ohhh, terus kamu kak gak jadi ngerjain tugas roposalnya ? " tanya una pada anak pertamanya


" dosennya tadi gak datang bun ya gak jadilah ngerjain tugasnya " ucap zeki


lalu una pun mengiyakan perkataan anak dengan suaminya ini

__ADS_1


" permisi tuan nyonya makan malam sudah siap "


" iya bik " ucap una dan palayan itu membungkukkan badang dan berlalu dari mereka


" yasudah yuk buruan kita maka "


" ayah ke kamar dulu sebentar buat bersih bersih "


" sama aku pun jugak ya bun " timpal zeki


" yaudah aku sama bunda nunggu di meja makan nanti ayah sama kak zeki nyusul tapi kak zeki jangan pakek lama kalau ayah kan sudah pasti cepat, yakan yah " ucap gesy dan firhan pun mengacungkan jempolnya


" enak saja lo ya dek ngatain aku lama, sini lo " ucap zeki lalu bangkit dari duduknya dan menarik kepala gesy dan menempelkannya di ketiaknya


" ahhhh bauk tau ketek lo kak " adu gesy sedangkan una dan firhan tertawa melihat tingkah kedua anaknya itu kalau setiap jumpa.


bukannya di lepasin sama zeki malahan semakin di kepit kepala gesy di ketiaknya


" minggir gak lo kak, ayah bunda tolongin aku " rengek gesy


" udah cepetan sana mandi " lerai una


zeki pun menyudahin menjahili adiknya ini dan naik ke kamarnya sambil tertawa ke arah gesy


" awas lo ya kak "


zeki membalikkan badannya dan mengulurkan lidahnya kepada gesy


" ya sudah ayah ke kamar dulu ya bun " ucap firhan


" iya yah, bunda sama gesy juga mau ke maja makan untuk menyiapkan piring untuk kita makan "


sudah berkumpul keluarga besar yuha untuk makan malam bersama


" bagaimana hari pertama ospek di sekolah sayang ? " tanya una di sela - sela makan " kamu tidak buat onarkan selama di sekolah " lanjutnya


" iya ni pasti lo bikin onarkan dek disekolah " ucap zeki


" cek apaan si kak zeki ikut - ikutan aja "


" yakan kakak pengen tau aja " ucapnya sambil cengengesan


" aspek pertama berjalan lancar terus aku sudah dapat teman di sana dan orangnya baik "


" benarkah " ucap una dengan firhan berbarengan


" iya namanya kalexsa tapi biasa di panggil sasha " ucap gesy


" terus dia tinggal di mana dek " sambung zeki


" mau apa lo kak nanyain rumahnya sasha jangan bilang lo mau kesana " tanya gesy heran


" eee suutzon aja ni anak emang " ucap zeki


" bunda sama ayah tau gak, kalau dia tu tinggal di jakarta hanya seorang diri tau gak bun yah "


" loh kok dia tinggal di kota yang luas ini sendirian si emang kedua orang tuanya kemana "


" ha aaa benar tu kata bunda " sambung zeki dengan firhan


" orang tuanya sudah meninggal waktu sasha masih kecil terus ia selama ini tinggal di panti asuhan " ucap gesy sedih


" yaampun kasihan sekali dia " ucap una dan semua pun menganggukkan kepalanya merasa perihatin melihat kondisi sasha, " kalau misalkan dia ada waktu aja main kesini dia ya nak bunda pengen kenalan dengannya " lanjutnya


" oke bunda "

__ADS_1


dan mereka pun melanjutkan makan mereka dengan keheningan.


###


__ADS_2