Kalexsa Alavo

Kalexsa Alavo
tempat tinggal baru


__ADS_3

Hari ini Sasha akan meninggal kan rumah yang begitu banyak kenangan yang selama ini ia rasakan 5 tahun bersama kedua orang tuanya.


Tadi malam om Win dan tante Ily sudah meminta pada baby sister Sasha untuk mengemas semua barang-barang Sasha yang akan di bawa ke panti dan kini mereka berdualah yang akan menganter Sasha ke panti asuhan dimana Sasha akan tinggal nantinya dan sehabis sarapan mereka akan berangkat yang akan memakan waktu sekitar 4 jam perjalanan menuju kepanti asuhan di daerah Palembang.


"Bagaimana bik, apa sudah semua barang-barang yang akan dibawa oleh Sasha dikemas dan tolong dicek kembali apa saja yang belum dibawa kalau sudah langsung masukkan kemobil ya bik." Tanya Win dan disebelahnya Ili yang sedang bertanya pada bik Ina.


"Sudah tuan , semua sudah siap ini tinggal di masuk kan saja ke mobil barang-barangnya." Jawab bik Ina.


"Ia bik, makasih ya bik selama ini bibik mau bekerja dan mengurus keperluan Sasha disini tapi saya tidak akan mungkin mempekerjakan bibik lagi disini." Kata Win gak enak hati.


"Tuan tidak usah sungkan, saya membantu disini untuk beres-beres barangnya non Sasha lagian saya pun kasihan melihat non Sasha sedih seperti itu jadi saya cuman bantu sebisa saya doang tuan untuk terakhir kali saya bekerja disini dan hanya ingin membalas budi atas jasa keluarga tuan sama saya." Jawab bik Ina.


"Iya bik dan saya sekali lagi makasih." Kata Win.


"Iya tuan, saya permisi mau manggil non Sasha dulu tuan agar segera turun." Jawab bik Ina pada Win dan Win pun cuman menganggukkan kepalanya saja.


☆☆☆


"Permisi non, non bentar lagi akan berangkat dan sekarang non sudah di tunggu di bawah." Ucap bik Ina sambi masuk ke kamar Sasha.


"Iya bik." Jawab Sasha.


Sasha pun keluar kamar dengan kepala menunduk yang didampingi sama bik Ina untuk ke bawah.


"Ayo sayang kita berangkat." Ajak tante Ily sambil masuk ke dalam mobil.


"Iya tante." Jawab Sasha yang terus menunduk.


Selama perjalanan Sasha terus menunduk perasaannya masih sedih karna di tinggal oleh kedua orang tuanya dan itu disadari oleh tante dan omnya.


"Sasha sayang, Sasha jangan sedih ya, tante gak tega ngeliat ponakan tante sedih terus Mama sama Papa pasti udah tenang surga." Ucap tante Ily yang duduk di kursi depan.


"Dan Sasha pasti nanti di tempat Sasha akan tinggal banyak teman-teman yang sayang dan peduli sama Sasha jadi jangan sedih lagi ya dan sebaiknya Sasha tidur saja karna perjalanannya cukup jauh nanti takutnya Sasha kelelahan kalau tidak tidur." Sambung om Win.


"Iya om tante, Sasha gak sedih lagi." Jawab Sasha yang masih menunduk kan kepalanya tak lama kemudian sasha pun suah terlelap didalam mobil, sedangkan Ily dan Win hanya bisa menghembuskan nafas beratnya yang melihat sasha masih murung.


"Apa ini adalah jalan terbaik untuk Sasha Yah?." Ucap Ily.


"Ini adalah jalan terbaik Bun untuk Sasha, agar dia disana bisa melupakan tentang kejadian ini."


flasback on


Di perusahaan keluarga Alavo. Tuan


Miro pemimpin perusahaan tersebut sedang keluar dari ruangannya bersama istri tercintanya yaitu nyonya Lika yang ingin pulang ke rumah mereka dan menjumpai putri kecil kesayangan mereka yang sangat pintar.


Ketika sepasang suami istri itu sudah sampai di lobi para karyawan pada menyapa mereka. "Selamat sore tuan nyonya." Sapa semua karyawan pada suami istri tersebut yang sekaligus bos mereka.


"Sore juga." Jawab Miro dan Lika bersamaan dan langsung keluar dari perusahaan mereka dan menuju mobil untuk segera pulang.


Di dalam mobil yang mereka kendari menuju kerumah. "Pah, bagaimana dengan keuangan perusahaan kita apa baik-baik saja?." Tanya Lika pada suaminya.

__ADS_1


"Keuangan perusahaan sepertinya sedikit menurun Mah," Ucap Miro. "Karna ada sebagian investor dari Amerika ingin membatalkan kerja sama nya dengan perusahaan dan ingin meminta semua donasinya kembali." Sambung Miro.


"Kenapa mereka ingin membatalkan kerja sama mereka sama kita pah?. Ini sangat tidak masuk akal. " Tanya Lika bingung.


"Papa juga tidak tahu alasan mereka mengapa tidak jadi kerja sama dengan perusahaan kita."


Lika merasa ada yang ganjal dengan pembatalan kontrak kerjasama dengan Pak Alex dari Amerika.


kringg kringg....


Suara telpon Miro berbunyi dan segera ia ambil dari saku celana nya dan ketika Miro ingin mengambil HP nya ternyata terjatuh.


Pasalnya ia masih di dalam mobil sehingga dia sulit untuk mengambil nya yang terjatuh kebawah kakinya dan segera ia ambil HP nya yang jatuh di kakinya.


"Ehh kok bisa jatuh sih." Gumam Miro dan itu disadari oleh Lika.


"Ada apa Pah?." Tanya Lika.


"Ahhh tidak Mah, ini ada telpon masuk tapi terjatuh di kaki Papa." Sambil ingin menjangkau Hp nya yang sedikit kesulitan karna dia sedang menyetir.


"Uda Pah biarkan saja ini Papa lagi nyetir nanti kita bisa nabrak." Ucap Lika panik.


"Sebentar sayang ini sudah mau dapat." Ucap Miro yang terus menjangkau HP nya yang terjatuh dan tidak sadar didepan mobil mereka sudah ada truk yang terus membunyikan klakson ke arah mereka untuk minggir.


"Pah awas Pah, di depan ada truk." Kata Lika.


"Huh! apa?." Kata Miro yang langsung mengangkat kepalanya untuk melikat kedepan.


" Aaaaaaaaaaaa." temmTeriak mereka berdua


Dan mobil mereka terpental cukup jauh dengan kondiri mobil mereka yang sudah hancur karna hantamam dari truk tersebut dan mereka tidak bisa sadarkan diri lagi


semua orang yang ada di lokasi kecelakaan tersebut langsung membawa Miro dan Lika kerumah sakit dengan keadaan yang parah.


flasback off.


☆☆☆


13.10 wib mereka sampai ditempat tujuan yaitu Palembang dengan suasana yang asri karna letaknya di daerah pedesaan dan itu akan menjadi tempat tinggal baru untuk Sasha.


"Kita sudah sampai, ayo bangun Bunda, Sasha." Ucap Win dan Ily sama Sasha langsung membuka matanya karna mereka sudah sampai ke tujuan mereka.


"Mari kita turun." Sambungnya dan langsung turun dari tempat duduk pengemudi dan di susul dengan Ily dan Sasha, mereka jalan berbarengan menuju rumah panti asuhan itu dengan membawa semua barang barang uang tadi mereka bawa dari rumah.


Tidak disangka sesampainya mereka di sana ternyata mereka sudah disambut oleh pengurus panti sedangkan anak - anak panti yang lain sedang asik bermain di taman .


"Wahh sudah sampai ya mari masuk tuan nyonya." Ucap ibu panti yang bernama Tina yang langsung menghampiri mereka bertiga.


"Iya bu, makasih tidak usah repot -repot." Ucap Ily lalu tersenyum pada Tina dan mereka pun masuk ke rumah panti itu dengan beriringan.


"Ini tuan nyonya silahkan diminum tehnya, kami cuman ada hanya ini saja." Ucap Tina sambil memberikan tehnya kepada Ily, Win dan Sasha.

__ADS_1


"Tidak usah repot repot bu." Ucap Ily.


"Tidak apa nyonya." Jawab Tina dengan tersemum kearah Ily.


"Terima kasih bu." Ucap Ily dan Win berbarengan.


"Maaf bu, sebenarnya kami datang kesini ingin menitipkan ponakan saya disini apa boleh kami senitipkannya disini? karna dia baru saja kehilangan kedua orang tuanya." Tanya Win sambil mengelis pucuk kepala Sasha yang dari tadi hanya menundukkan kepalanya.


"Kasihan sekali kamu nak." Ucap Tina sambil perasaan yang memprihatinkan merihat gadis kecil itu.


"Tentu saja boleh tuan kami akan menerimanya lapang dada dan pastinya disini ia akan menapatkan teman yang banyak." Lanjutnya dengan sedilit tersenyum kearah mereka.


"Benarkah! ibu mau menerimanya disini." kata Ily yang terus memandang Tina.


"Iya tuan, nyonya."


"Terima kasih banyak bu, karna mau menerima ponakan kami untuk tinggal disini." Ucap Win.


"Iya sama sama tuan, tuan dan nyonya tidak perlu khawatir pasti saya akan menjaganya dengan baik disini bersama kami yang juga punya kekurangan."


Dan mereka terus berbincang bincang sehingga tidak terasa kari sudah mulai gelap dan mereka harus pulang karna perjalanan jauh.


"Baiklah buk sepertinya hari sudah gelap kami harus balik Ke jakarta." Ucap Ily.


"Dan kami titip ponakan kami disini." Lanjutnya.


"Tidak mau makan malam saja dulu disini?."


"Tidak perlu repot-repot bu kami nanti bisa makan malam di jalan saja. Terimakasih atas tawarannya." Sambung Ily pada bu Tina.


"Sayang kamu di sini ya sama bu Tina, harus jadi anak baik ya disini jangan merepotkan bu Tina." Ucap Ily berlalu ke arah Sasha dan langsung memeluk Sasha sangat erat dengan isak tangisnya dan disusul oleh Win yang juga ikut berpelukan, sedangkan bu Tina terus melihat kearah mereka berpelukan dengan perasaan yang sedih.


Win dan Ily merasa bersalah pada Sasha karna ketika keluarga mereka sendiri mengalami kesusahan mereka tidak bisa membantu apapun.


"Iya tante, Sasha akan jadi anak yang baik selama di sini." Jawab Sasha.


Mereka pun langsung merepas pelukan nya


"Yasudah kalau begitu om dan tante pulang dulu ya, kamu disini baik baik." Kata Ily.


"Om sama tante hati-hati di jalan Sasha akan baik-baik saja disini bersama bu Tina."


Dan mereka pun beranjak dari duduknya dan mereka pun berpamitan pada bu Tina dan Sasha untuk segera kembali keJakarta.


###


Jangan lupa vote like and coment ya kawan


karna like dan komen itu gratis tidak di pungit biaya hahaha😂😂


kok aku kayak jadi duta iklan shampo tapi ini jadi duta iklan cerita 😅

__ADS_1


gak nya becanda jangan marah ya


oke deh next👉


__ADS_2