Kanaya Gadis Culun Jadi Primadona

Kanaya Gadis Culun Jadi Primadona
Bab 27


__ADS_3

Hari berjalan dengan begitu cepat, kehadiran Kanaya membuat hari Ilyas kini berwarna lagi.


Jav yang melihat itu juga ikut senang, akhirnya ... sahabatnya sekaligus atasannya itu bisa tersenyum dan tertawa lepas lagi.


Meski Jav tahu kalau semua kenangan di masa lalu nya itu belum sirna sepenuhnya.


Tapi Jav akan berusaha agar Lola tidak muncul dan membuat semuanya kacau sebelum Tuannya benar-benar mencintai Kanaya.


"Hai, kau lagi baca apa ... ?" Tanya Ilyas pada Kanaya yang kini sedang memegang map


"Ini, Tuan Jav tadi memberikan nya padaku, Tuan Jav juga bilang, aku ini kau fokus kan untuk majalah atau sebagai sekertaris mu mas ... ? benar juga kata Tuan Jav ... pekerjaan mu akan terbengkalai jika aku sering tidak masuk" ucap Kanaya.


"Sekarang aku tanya sama kamu ... kamu lebih nyaman menjadi sekertaris ku atau jadi foto model ... ?"tanya Ilyas seraya memandang Kanaya


"Kenapa mas malah balik nanya sama aku ... ?" ucap Kanaya yang merasa bingung sendiri


"Karena ini kau yang menjalani nya Nay, kita berteman sekarang, aku mengikuti apa yang membuat mu nyaman" ucap Ilyas yang terus memandang Kanaya


Kanaya terdiam, lalu ia ingat apa yang di katakan Jav padanya.


...*Buatlah Ilyas mencintaimu, dan buatlah Ilyas agar bisa melupakan masa lalunya....


...Kau berhutang banyak padanya kan ... ? jadi jangan biarkan pahlawan mu itu masuk lagi dalam dunia masa lalunya yang selalu membuat nya sedih....


...Kanaya ... wanita yang bernama Lola bukankah wanita baik seperti yang kau tahu, dia wanita berbisa yang siapa saja akan di mangsa, termasuk Ilyas*....


Begitulah ucapan Jav saat itu, yang selalu Kanaya ingat.


"Kalau aku mau tetap jadi Sekertaris mu bagaimana ... ?" tanya Kanaya dengan mimik wajah menggemaskan menurut Ilyas.


Saat Kanaya masih gendut, sebenarnya wajahnya cantik namun tidak terawat.


"Kalau kau ingin menjadi Sekertaris ku, maka kau akan selalu bertemu dengan ku, dan siap-siap lah untuk jatuh cinta padaku "ucap Ilyas seraya menyandarkan tubuhnya pada tubuh Kanaya


"eh, seharusnya aku yang mengatakan hal itu bukan ... ? kau yang harus siap-siap jatuh cinta padaku, aku sekarang kan sudah cantik tidak gendut lagi" ucap Kanaya membanggakan diri.


"Kau akan tebar pesona, sehingga kau cemburu padaku " goda Kanaya

__ADS_1


"Ingat, kau sudah punya suami, isss ... aku akan membuat peraturan untuk penampilan wanita dalam perusahaan " ucap Ilyas.


Keduanya tertawa saat menyadari ucapan mereka.


"Sudah malam, letakkan map itu, besok kita akan mengantarkan Ibu dan Bapak pulang, adik juga harus sekolah" ucap Ilyas


"Kau yakin mau mengantar kan mereka pulang, mereka bisa naik kereta mas"ucap Kanaya tidak enak hati.


"Apa yang kau katakan, mereka juga orang tuaku sekarang, mana bisa aku membiarkan orang tuaku pulang dengan kereta, aku sudah mengambil cuti tiga hari untuk pernikahan kita, jadi ... kita akan mengantarkan mereka pulang, bukankah kau juga ingin membelikan adikmu kasur empuk ... ?" ucap Ilyas yang langsung membuat Kanaya menatapnya.


"kau tahu dari mana ... ?" ucap Kanaya malu.


"Adikmu adalah adikku juga, aku sudah mengatakan padamu, apapun yang kamu inginkan, bilang padaku " ucap Ilyas


"Tapi bagaimana bisa, pernikahan kita hanyalah di atas kertas" ucap Kanaya


"Apa kau mau menjadi di atas ranjang ... ?" goda Ilyas


"Aku serius ... !" ucap Kanaya


Ilyas menarik tubuh Kanaya dalam pelukan ya.


"Nay, ku harap kau akan sabar menunggu, setelah ini ... ku pastikan kau lah satu-satunya dalam hatiku, buatlah aku jatuh cinta padamu, buatlah aku bisa melupakan masa laluku" ucap Ilyas dalam pelukan nya.


"Aku tidak ingin saat menyentuhmu, tapi pikiran ku ada pada orang lain" Ucap Ilyas lagi.


"Aku mengerti, jika suatu saat dia kembali dan kau masih ingin memiliki nya, maka aku akan mundur ... kau lanjutkan pada cintamu " ucap Kanaya


"kau sangat baik Nay, maafkan aku.karena sudah mengikat mu dalam kehidupan ku, aku tahu ada pria lain yang benar-benar tulus mencintaimu, tapi aku ... aku dengan tak tahu mali telah mengikatmu dengan pernikahan ini"


Kanaya terkejut mendengar hal itu. Ada pria lain ... ? siapa ... ? seingat Kanaya, hanyalah Ilyas,Jav dan juga Riswan yang dekat dengannya, apakah mungkin itu kak Riswan ... ?


"Riswan, dia sangat mencintai mu, hanya saja ..."


"Orang tuanya sangat tidak menyukai ku Mas," ucap Kanaya tertunduk.


"Aku tahu, mereka pasti menyesal suatu saat nanti, ah baiklah ... tapi ingat kau sudah menjadi istriku, selama menjadi istriku ... kau tidak boleh memikirkan lelaki lain, faham ... !"ucap Ilyas

__ADS_1


"Kalau begitu, kau juga tidak boleh memikirkan wanita lain bagaimana ... ?" tantang Kanaya dengan berani.


Sejenak Ilyas terdiam, ia ingin ... ia sangat menginginkan hal itu.


"Aku selalu mencobanya Nay, tapi saat ini akan aku usahakan, dengan syarat ... kau harus tidur dalam dekapan ku bagaiamana ... ?" Ucap Ilyas


"Eh, apa jangan-jangan Mas selalu begitu ya di masa lalu, makanya sulit banget melupakan nya, atau jangan-jangan mas dan dia sudah ... !" ucap Kanaya seraya menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ia fikirkan.


"Ckkkk ... apa yang kau katakan ... ? aku bukan pria mesum tau ... ! aku masih perjaka Ting-Ting" ucap Ilyas bangga karena menjadi Pria baik.


"Benarkah ... ?" tanya Kanaya tidak percaya


"Mau bukti, ayo kita lakukan ... " ucap enteng Ilyas


"Memangnya kalau lelaki apanya yang di lihat ... ? tidak ada yang beda kan ... ?" ucap Kanaya


"Eh, kau benar juga ... tapi sumpah, aku masih perjaka Ting-Ting " ucap Ilyas


"Oke ... Oke ... aku percaya, sudah jam 10, kita istirahat yuk" ajak Kanaya


"Sini merapat, kau ingin aku melupakan masa laluku kan ... ? kalau begitu di mulai malam ini, kau ku izinkan untuk menyentuh seluruh tubuh ku" ucap Ilyas bangga, Namun langsung dapat pukulan dari Kanaya.


"Aw ... "pekik Ilyas


"Kenapa malah kau pukul ... ?" ucap Ilyas


"Mas malam ini aneh, ya sudah lah terserah mas saja " ucap Kanaya seraya menarik selimutnya.


Namun Ilyas sudah ingin benar-benar tekad untuk melupakan Lola.


Ilyas memeluk Kanaya dari belakang, rasanya sangat nyaman untuk Ilyas, tapi tidak untuk Kanaya.


Tubuh Kanaya tiba-tiba menjadi kaku seperti patung. Jantung nya berdebar dengan sangat cepat, nafas nya seolah-olah tertahan.


"Kenapa gak bernafas ... ? jangan kaku ..., biasakan seperti ini ya ... ku mohon" ucap Ilyas dari belakang tubuh Kanaya


"Mas ... apakah kau yakin ... ? jangan beri aku harapan jika kau tidak bisa mewujudkan nya mas " jawab Kanaya

__ADS_1


"Aku akan berusaha Nay, percayalah padaku " Ilyas mengerat kan pelukan nya.


__ADS_2