Kartu Sihir

Kartu Sihir
Identitas Juna


__ADS_3

Sekarang ini mereka semua pergi menuju sebuah ruangan dilantai atas salah satu gedung kampus, sampai didalam ruangan tersebut mereka melihat ada sosok pria yang sekiranya seusia dengan mereka semua.


"Rupany datang bawa kawan" ucap pria yang terlihat adalah bos mereka semua.


"Apa yang kau inginkan dari juna?" tanya brian.


"Duduklah dulu, aku hanya ingin berbicara dengan baik-baik" ucap pria tersebut.


Akhirnya mereka semua duduk pada kursi-kursi yang memang tersedia dalam ruangan tersebut.


"Sebelumnya biarkan aku memperkenalkan diri terlebih dahulu pada kalian semua" ucap pria tersebut.


"Namaku Azriel Pratama, berasal dari salah satu keluarga kaya di indonesia" ucapnya memperkenalkan diri.


"Lalu?" tanya zen ingin tahu.


"Aku akan cerita dari awal"


"Dulu aku ada seorang adik laki-laki, namun siapa sangka dia diculik orang saat baru dilahirkan dan entah dibawa kemana. Sejak saat itu kami keluarga pratama terus dan terus mencari keberadaan dirinya, namun tidak pernah ditemukan" ucap azriel berhenti sejenak.


"Namun sekitar seminggu yang lalu, aku bertemu dengan juna yang saat itu tengah menjadi seorang supir taxi, dan aku melihat sebuah tanda lahir dipundaknya yang mirip dengan tanda lahir milik adikku" ucap azriel.


"Jangan bilang juna adikmu yang hilang?" tanya marcel.


"Sebelumnya aku hanya menganggap bahwa tanda lahir itu adalah sebuah tanda yang hanya mirip saja bukan sama, namun karena penasaran aku pernah minta sedikit darah milik juna saat itu" ucap azriel sambil melirik kearah juna.


"Jadi darah yang anda minta padaku waktu itu untuk tes DNA?" tanya juna.


"Benar sekali, saat hasilnya keluar barulah kebenaran sebenarnya terungkap" ucap azriel.


"Dan hasilnya cocok?" tanya brian.


"Benar, akurat sekali dengan darah ayah kami" ucap azriel sambil mendekati juna dan memeluknya erat.


"Jadi bisa dibilang juna adalah tuan muda dari keluarga kaya pratama di indonesia?" tanya zen.


"Benar sekali, karena itu juga aku ingin memintamu untuk kembali bersama kami mulai sekarang kerumahmu dan keluargamu" ucap azriel.


"Namun itu berarti keluargaku selama ini adalah palsu?" tanya juna.


"Aku sudah cari tahu semuanya, mereka yang telah merawatmu sejak kecil dulu adalah orang baik hati yang memang berniat ikhlas merawatmu sejak kecil" ucap azriel.


"Maksudnya?" tanya juna.


"Mereka menemukan dirimu dulu didepan rumah mereka, sejak saat itu kau diangkat menjadi anak mereka" jawab azriel.


"Ini benar-benar mengejutkan sekali" ucap zen.

__ADS_1


Dulu ketika zen melihat status juna dengan scan, tidak ada nama belakang pratama pada namanya. Dan jika dijelaskan, kemungkinan itu karena memang kebenaran belum terungkap.


"Baiklah juna, kau mau kembali pada kami kan?" tanya azriel.


"Aku tentu saja ingin kembali pada keluargaku sendiri" ucap juna.


"Baguslah, kita kembali kerumah sekarang juga" ucap azriel.


"Bawa juga dewi denganmu" ucap zen.


"Ah iya benar, bolehlan kak?" tanya juna.


"Kenapa gak boleh, tentu saja boleh" jwab azriel.


Pada akhirnya mereka bubar dari ruangan tersebut, juna dengan dewi pergi kerumah pratama.


Sedangkan zen dengan semua teman-temannya pergi pulang kerumah masing-masing sekarang ini.


Dalam perjalanan sekarang ini zen dengan yuri tengah berkendara pulang menuju kerumah.


"Jadi apa yang sebenarnya terjadi tadi?" tanya yuri.


"Juna adalah keturunan orang kaya" jawab juna.


"Apa!" ucap yuri kaget.


"Kami juga kaget sebelumnya, ternyata juna adalah anak dari salah satu keluarga kaya di indonesia" ucap zen menjelaskan.


"Jadi ketika juna baru lahir dulu, dia diculik dan disembunyikan. Hingga baru kebenaran terungkap belum lama ini oleh kakaknya" ucap zen menjelaskan kembali.


"Mengejutkan sekali" ucap yuri.


"Benar, namun aku senang dia bisa bertemu kembali dengan keluarganya" ucap zen.


"Semoga dengan ini mereka lebih bisa menjalani kehidupan mereka dengan bahagia" ucap yuri.


"Memang mereka kenapa, bukannya baik-baik saja?" tanya zen bingung.


"Hubungan mereka memang baik-baik saja, namun dewi bercerita jika juna adalah pria yang tangguh dan ta mau menerima bantuan dari orang secara begitu saja. Dia benar-benar pria yang pekerja keras dan penuh kasih sayang" jelas yuri.


"Yang penting mereka bahagia" jawab zen.


"Iya" jawab yuri.


.......


Saat sampai dirumah, zen dengan yuri hanya menghabiskan waktu bersama dirumah untuk dihabiskan bersama dengan yuri saja.

__ADS_1


Sedangkan saat ini juna dengan dewi yang berada dirumah utama keluarga pratama tengah saling berbicara.


"Selamat datang dirumah, kamu akhirnya kembali dan membawa calon menantu" ucap sang ibu.


"Aku masih bingung dan kaget dengan apa yang telah terjadi sekarang ini pada diriku" ucap juna.


"Itu pasti terjadi dan kau rasakan sekarang ini, namun kamu akan segera terbiasa untuk hidup bersama dengan kami sekarang ini" ucap sang ibu.


"Iya" jawab juna.


"Sekarang coba ceritakan semua yang telah kamu alami selama ini" ucap sang ibu sambil terus memeluk juna.


"Aku hidup dengan baik dan penuh dengan perjuangan, namun walau begitu aku tidak pernah menyerah begitu saja untuk berusaha dan berusaha" ucap juna menjelaskan kisah hidup yang dia jalani selama ini.


"Kasian sekali anak ibu, namun ibu bangga kamu telah tumbuh menjadi pribadi yang seperti sekarang" ucap sang ibu.


"Lalu, bisa kamu ceritakan soal pacar mu ini ada kami?" tanya sang ayah.


Dewi yang paham gilirannya sekarang untuk berbicara.


"Perkenalkan nama saya Dewi" ucap dewi memperkenalkan diri.


"Sudah berapa lama kalian berpacaran, dan bagaimana awalnya?" tanya sang kakak azriel.


"Awalnya kami tidak saling kenal sama sekali, bahkan bertemu saja tidak pernah. Namun ini semua berkat zen" ucap juna sambil memegang lengan dewi.


"Owh....coba ceritakan lebih lanjut lagi" ucap sang ayah makin penasaran.


"Aku selalu bekerja dan belajar setiap hari, dan suatu hari zen menjadi penumpan taxi diriku. Sejak saat itu kami saling kenal dan menjadi teman bahkan sahabat sekarang"


"Lalu zen suatu saat memperkenalkan dewi padaku dan kami saling mengenal sampai akhirnya nyaman satu sama lain dan berakhir dalam hubungan pacaran ini" ucap juna.


"Begitu, ibu hanya pesan padamu jangan kasar pada wanita" ucap sang ibu pada anaknya juna.


"Baik" jawab juna.


"Dewi, jika juna kasar atau bahkan selingkuh. Katakan saja pada kakak iparmu ini, biar aku hukum dan beri pelajaran dia" ucap azriel.


Dewi dibuat sedikit merona merah wajahnya sekarang ini, namun itu semua hanya sesaat saja.


Mereka menghabiskan waktu dengan bersama-sama pada hari itu dan bercerita banyak hal bersama-sama sebagai bentuk pengenalan dan pendekatan mereka.


.......


Sedangkan zen dengan yuri sekarang yang berada dirumah didatangi oleh keluarga yuri yang datang berkunjung kerumah.


Bersabung.......

__ADS_1


Like,Komen,Favorit,Vote&Rate 5 Bintang


Makasih.


__ADS_2