Kekasih Halal

Kekasih Halal
Part 29


__ADS_3

Assalamualaikum Readers semuanya, novel Kekasih Halal mohon dukungannya yah dengan cara like (tekan tombol icon jempol di bawah, jangan lupa icon love juga biar selalu tahu jadwal updatenya), komen (kritik, saran, kesan boleh banget😘), dan Vote. Terimakasih ya😘😘


☘️Selamat membaca☘️


Pagi ini seperti biasa aku dan Mas Gagah sudah bangun pagi. Hari ini rencananya jam 10 nanti akan mengadakan walimatul ursy. Mas Gagah ingin memperkenalkan aku dengan tetangganya sebagai istri, walaupun sebagian tetangga sudah tahu kalau sebelumnya aku hanya seorang Asisten rumah tangga.


Mas Gagah memesan catering, karena kasihan Bi Asih jika harus masak pasti sangat melelahkan masak sebanyak itu.


Aku membantu membersihkan ruang tamu yang lumayan luas untuk acara walimatul urs nanti. Catering sudah mulai berdatangan. Aku membantu membawa masuk ke dalam.


Aku menyiapkan baju koko Mas Gagah, Aku juga menggunakan busana muslim warna senada dengan baju koko Mas Gagah.


Tetangga mulai berdatangan. Aku dan Mas Gagah menyambutnya dengan senyum manis penuh keramahan.


Aku mendengar banyak dari mereka yang mulai menggunjingku. Aku kegatelan lah. Aku menggoda majikan lah. Aku pakai pelet lah. Astagfirullah. Mas Gagah mengusap punggungku.


" Sabar ya Nay, jangan dengarkan mereka." Mas Gagah mencoba menenangkanku.


Aku tersenyum, "Mas ibarat kata di kampung itu banyak hewan kaki seribu, kalau disini lebih mengerikan lagi, mulut seribu, seribu macam yang dinyinyiri"


Mas Gagah tergelak," Kamu ini Nay"


Aku mengerucutkan bibirku,"Ya memang benar kan"


Mas Gagah hanya tersenyum.


Acara dimulai, Mas Gagah memanggil pak ustad juga untuk mengisi ceramah. Mas Gagah request isi ceramah tentang rumah tangga agar bisa menjadi pembelajaran juga motivasi.


Pak Ustad memulai acara dengan sambutan-sambutan. Setelah itu Pak Ustad memulai ceramahnya.


Pak Ustad menjelaskan bahwa menikah jangan asal menikah, tanpa tahu tujuan menikah itu apa. Pak Ustad menjelaskan tujuan menikah antara lain menjaga keluarga dari dahsyatnya api neraka. Dengan bermodalkan takwa yang dirajut bersama


membangun generasi beriman. Harapan indah ini sangat diprioritaskan dalam kehidupan rumah tangga. Membangun genarasi penerus yang soleh dan solehah.


Pak Ustad juga menasehati dari kalangan para suami agar selalu memperbaiki diri sebagai seorang suami, karena sering kali suami juga melakukan dosa pada istri contohnya Tidak mengajarkan ilmu agama pada istri, tidak cemburu pada istri,tidak memberi uang belanja, membiarkan istri menafkahi diri sendiri, membenci istri sendiri, tidak membantu pekerjaan rumah, ringan tangan/suka memukul, menyebarkan aib istri, berbuat baik pada orang lain tapi tidak berbuat baik pada istri.

__ADS_1


" Diingat-ingat ya bapak-bapak,"ucap Pak ustad sambil tersenyum.


Kali ini Pak Ustad menasehati aku dan juga kalangan ibu-ibu bahwa sering kali juga seorang istri berbuat dosa pada suami tanpa disadari contohnya menyepelekan suami, tidak menghormati keluarga suami, keluar rumah tanpa izin, menolak suami saat suami mengajak berhubungan, berias bukan untuk suami, mengungkit kebaikan diri sendiri, membangkang dan menggugat cerai suami tanpa alasan syar'i, banyak mengeluh, berkata kasar.


"Diingat-ingat juga nih ibu-ibu ya"


Aku dan ibu-ibu lain ikut mengangguk.


Selesai ceramah, aku memberanikan diri bertanya pada Pak Ustad.


" Assalamualaikum Pak Ustad, apa saya boleh bertanya?"


Pak ustad mengangguk, " Waalaikumsallam, tuan rumah silahkan bertanya"


Aku tersenyum, " Kiat agar bisa sehidup, semati, sesyurga dengan suami Pak Ustad?"


Mas Gagah menatapku, lalu menggengam jemariku. Mas Gagah memang duduk di sebelahku, tidak bergabung dengan bapak-bapak yang lain.


" MasyaAllah, pertanyaan yang bagus sekali, wah Mas Gagah beruntung ini punya istri seperti Mbak Inayah"


" Bismillahirrahmanirrahim, begini, Allah berfirman ,Dan orang-orang beriman, berserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan. Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga) dan kami tidak mengurangi sedkitpun pahala amal (kebajikan) mereka. QS. Ath Thur: 21.


Kunci yang kedua adalah sholeh.


Firman Allah yang artinya, Ya Rabb kami masukanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang salih diantara nenek moyang mereka, istri-istri dan anak keturunan mereka. Sungguh Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. QS. Ghafir: 8.


Ayat di atas menjelaskan, bahwa yang akan ikut masuk surga hanyalah orang-orang salih dalam keluarga itu. Salih yaitu menjalankan perintah Allah dan menjauh dari larangan Allah.


Dan Kunci Ketiga adalah Sabar.


Firman Allah yang artinya (yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): ‘Salamun ‘alaikum bima shabartum’. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu”. QS. Ar Ra’du : 23 - 24.


Dalam rumah tangga memang perlu sekali kesabaran. Rumah tangga adalah ibadah seumur hidup tentunya dengan ujian-ujian yang banyak juga tentunya. Jika sabar InsyaAllah akan bisa menggapai syurga bersama.


" Terimakasih Pak Ustad atas jawabannya,"ucapku sambil tersenyum.

__ADS_1


Pak Ustad menutupnya dengan doa bersama setelah itu makan bersama dengan tetangga.


Selesai acara aku dan Mas Gagah membantu membersihkan rumah.


Ah lumayan lelah hari ini. setelah beres, aku dan Mas Gagah naik ke atas lalu masuk ke dalam kamar sambil menunggu Adzan Dzuhur.


Mas Gagah memelukku dari belakang.


" Sayang, kenapa tadi bertanya seperti itu ke Pak Ustad?"


Aku memutar tubuhku sehingga kini aku dan Mas Gagah saling berhadapan. Aku menggenggam jemari tangan Mas Gagah.


"Karena seorang Inayah ini ingin sehidup semati sesyurga dengan Mas Gagah prakoso,"ucapku dengan mata berkaca-kaca.


Siapa sih yang tidak ingin sehidup semati sesyurga dengan suami yang baik, yang mau menafkahi kita, yang menerima kekurangan kita dan menyayangi kita.


Mas Gagah mengecup dahiku, " Kita akan ke syurga bersama"


Aku tersenyum lalu memeluk Mas Gagah begitu erat seolah-olah aku tidak ingin kebahagiaan ini cepat berlalu.


Mas Gagah melepas pelukanku, memandangku dengan tatapan sayu. Mas Gagah memegang daguku lalu wajahnya mulai mendekati wajahku.


Cup...


Mas Gagah mengecup bibirku, dilanjutkan dengan sun sun hot. Aku mulai mengimbangi ciuman yang semakin panas ini.


Ciuman Mas Gagah mulai turun ke leherku, bahkan sudah berani menggigitnya.


Membuat kupu-kupu yang ada di pusarku berterbangan😁 rasanya geli-geli sedap.😆


AllahuAkbar .... AllahuAkbar


Aku dan Mas Gagah tersentak. Mas Gagah memegang pipiku.


" Maafkan Mas Nay, hampir saja kebablasan"

__ADS_1


Mas Gagah langsung berlalu menuju kamar mandi.


Aku mengerucutkan bibirku," Kebablasan juga tidak apa-apa Mas, yang tadi rasanya benar-benar geli-geli sedap" Gumamku.


__ADS_2