Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
10.Ancaman Kak Meldi


__ADS_3

Setelah selesai makan waktu itu kak Alan mengantarkanku sampai didepan rumah,dan tak lupa dengan hinaannya " kau memang gadis miskin jika begini nyatanya kehidupanmu sepertinya aku akan menjamin sampai kapankah kau mampu membayar hutangmu padaku" rendah Alan lagi pada Lea.


Aku janji kak akan berusaha sebisaku aku hanya ingin kau memberikanku waktu saja," baiklah terserah dirimu saja hanya jangan Sampai aku menua baru kau mampu membayarnya padaku.


Ibu menyambutku dengan sedikit cemas dan bertanya tentang siap yang mengantarkanku,


Dia kakak kelasku ibu tadi aku tidak sangaja bertemu dengannya dan dia memberikanku tumpangan.


"Jangan terlalu dekat dengannya Lea ibu tidak ingin orang kaya seperti dia, merendahkan kita apalagi dirimu kau harta paling berharga dalam hidup ibu"ucap ibu.


Iya Bu Lea mengerti dengan semua perkataan ibu, kegiatan seperti biasa dilakukan pada pagi harinya aku kembali kesekolahku tempat untuk menuntut ilmu sampai aku mendapatkan meraih cita-citaku serta membahagiakan ibu.


Sepertinya kak Alan belum datang lebih baik aku kelas siapa tau Risa sudah duluan dan berada dikelas, selamat pagi semuanya aku sangat terkejut melihat teman-temanku termasuk Risa hanya diam saja dan tertunduk lesu dan hening.


"Wahhhh wahhh ternyata gadis miskin ini telah berhasil merayu Alan,sehingga dia bisa diajak oleh Alan ke sebuah restoran mahal hebat sekali kau Juniorku.


Bahkan kau diperbolehkan oleh Alan masuk kemobilnya serta duduk didepan,ingat untuk kalian semua jangan ada yang berani memberi tau Siapapun tentang Lea saat ini.


Apalagi memberi tau Alan dan kau Risa jangan sekali-kali menolong dan mengatakan tentang temanmu ini kepada alan atau kau akan melihat temanmu terluka" ancam Meldi.


"Kau pikir kau siapa ahh mentang-mentang senior kau seenaknya menyakiti sahabatku,jika kau punya masalah dengan kak Alan maka selesaikan denganya bukan dengan Lea sahabatku. " kau berani melawanku dasar junior tak tau untung dasar miskin, sombong lagi dan sok-sokan disekolahan ini bahkan berani melawanku".

__ADS_1


"Uhhhh uhhhhh aku ingin bertemu pagi ini dengan senyuman manisku habisanya kemaren Alan, melarangku pergi bersamanya Astaga apa-apaan ini kenapa Meldi menjambak rambut Lea aku harus beri tau tau Alan" melihat dari jendela kelas.


"Alan Alan dimana Alan Rio malik apakah kalian tidak melihat Alan" panik Bima,


"kau kenapa Bim Bim seperti terkena razia saja" canda Malik,


"Aku tanya dimana Alan katakan dimana Alan"panik bima,


"Ada apa kau mencariku aku dari toilet kenapa juga kau sangat panik,ada razia disekolah sekarang yang membuatmu panik begitu" ucap Alan cengengesan.


"Ini lebih dari razia sekolah Alan tapi Lea Lea "


"Kenapa lagi dengan gadis miskin itu dia kenapa sampai kau panik",sudahlah ikut denganku cepat


Merekapun berlari menuju kelas Lea dimana dari jendela kelas yang tembus pandang terlihat,Meldi menyiksa Lea ketika Alan membuka pintu kelas itu tiba-tiba


Kak saya mohon jangan siksa Risa juga dia tidak bersalah, "tidak usah menjadi pahlawan untuk temanmu ini" saat kak meldi ingin menampar Risa akupun menghalanginya sehingga tamparan itu mengenai pipiku,kak meldi juga mendorongku dengan kuat.


Karena aku menghalanginya tadi dengan dorongan yang sangat kuat, membuat diriku terjatuh dengan keras dan membuat kepalaku mengenai sudut meja guru keras.


Aku sempat mendengar namaku dipanggil, " Lea Lea kau tidak apa-apa" namun karena benturan itu sangat keras membuatku tak sadarkan diri lagi aku juga tidak tau apa yang terjadi setelah itu.

__ADS_1


"Apa-apaan ini Meldi kau sudah gila berbuat hal ini kepada Lea setahuku dia tidak pernah membuat masalah denganmu" gertak Alan.


"Tolong- tolong selamatkan Lea kepalanya berdarah tolong kak selamatkan Lea bawa dia ke UKS ceoat, tolong selamatkan sahabatku"ringis Risa melihat kondisi sahabatnya.


"Tenang Risa aku akan menggendong Lea menuju UKS tenanglah Risa sahabat mu tidak akan apa-apa" ucap Bima.


Tiba-tiba saja " kalian bertiga urus saja perempuan gila ini Bima biar aku yang membawa Lea ke UKS,aku yang akan bertanggung jawab sepenuhnya" ucap Alan


"Cepatlah kak bawa Risa ke UKS dengan segera", masalah ini akan ditangani oleh pihak guru BK dan akan memanggil orang tua dari Meldi dan dua orang sahabatnya.


"Risa tenanglah Jika kau ingin ke kelas melanjutkan pelajaran yang akan segera dimulai silahkan,tenanglah aku akan menjaganya aku janji padamu risa" tegas alan agar Risa mempercayainya.


"Kasian sekali kau gadis miskin menjadi seperti ini karena perbuatan perempuan gila itu,aku tau tentang permasalahanmu tadi Risa sudah bicara denganku" aku sebenarnya juga membenci dirimu tapi aku tidak sampai hati harus menyakiti mu apalagi seperti ini.


Auwwwww kenapa kepalaku sakit sekali," sudah bangun kau rupanya berbaringlah dan jangan duduk terlebih dahulu masih sakit saja sok-sokan kuat"ketus alan.


Dimana kak meldi? "kenapa kau menanyakan dia apa kau juga ingin menjadi seperti perempuan gila itu untuk apa kau mencarinya,apakah perbuatannya ini sudah tidak bisa dimaafkan kau malah mencarinya sekarang kau bukan hanya gadis miskin tapi juga gadis bodoh" ucap Alan.


Kak Alan begitulah yang akan kita lakukan ketika seseorang yang kita sayangi dan cintai memilih orang lain, kadang akal pikiran tak berfungsi dengan baik lagi.


Aku pernah merasakan hal itu namun bukan mengenai laki-lakinya,tapi lebih penting dari itu ibuku saat ibu sakit dan mungkin aku ketakutan kehilanganya aku malah berkata dan memohon pada Tuhan jika biara aku saja yang meninggal duluan.

__ADS_1


Apakah bukan itu perbuatan yang gila juga bukan,jadi aku mohon jangan hukum kak meldi, Mendengar perkataan Lea "kau memang gadis bodoh tidak pernah aku menemukan perempuan seperti mu apakan kau baik namanya atau kau memang bodoh dengan sikapmu itu.


__ADS_2