Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
9.Kemengan Alan


__ADS_3

Hari ini disekolahan ternyata diadakan pertandingan basket dengan SMA kampung sebelah serta bulan depan akan diadakan pertandingan basket lebih besar berarti akan banyak menguras tenaga pertandingan antar SMA kota.


Mulai dari ikut menemani kak alan dan temannya latihan basket,membelikan minuman dan disuruh-suruh seperti itulah saat pertandingan basket akan dilakukan.


Hari ini pertandingan basket antar SMA kami dengan SMA kampung sebelah,aku bisa menghadirkannya dan telah meminta izin pada ibu namun tetap pada batasannya hanya sampai jam 5 sore.


Pertandingan akan dimulai akupun mulai mencari tempat duduk yang agak dekat, maksudnya didepan gitu biar lebih jelas nontonnya.


pertandingan dimulai aku melihat kak alan seperti orang kebingungan apakah dia memang sedang mencariku.


"Dimana gadis miskin itu apakah dia Melakukan kesalahan lagi seperti waktu itu tidak, menonton ku saat latihan basket menyebalkan sekali gadis itu"celoteh Alan sambil terus bermain basket.


Sepertinya dia memang sedang mencariku aku mencoba melambaikan tangan namun dia juga tidak melihatku, untung saja kak Bima melihatku dan melempar senyumanya padaku.


"Lan Alan bukankah kau sedang mencari gadis itu sisenyuman manisku lihat dia ada disitu paling belakangan malah mungkin dia terlambat lagi" ucap Bima kepada alan sambil terus bermain dalam pertandingan basket.


"Syukurlah dia bisa hadir dan menonton pertandingaanku tak tau kenapa,aku ingin sekali dia menyaksikan pertandinganku dan melihat kemenangan diriku.tak tau kenapa melihat dirimu aku merasa lebih bersemangat tapi ingat itu hanya perasaan atas kesalahan mu padaku" batin Alan.


Pertandingan telah usai dengan pertandingan dimenangkan oleh SMA kami yang diwakili oleh tim basket alan.saat selesai banyak sekali para siswa perempuan yang ingin berfoto dengan dirinya.


Alan maksudku kak Alan harus berfoto dengan mereka itu sudah menjadi hal biasa untuknya,tiba temannya yang lain menuju kearahku sembari kak Bima Sangat bahagia melihat aku datang.


"Le Lea terima kasih atas kehadiranmu aku merasa lebih semangat jika kau ada disini lihatlah kami bisa memenangkan pertandingan ini"ucap Bima.

__ADS_1


"Udahlah Bim Bim bilang aja Lo itu bucin ama Lea awas ya kalo nanti Lo dihajar ama Alan tanggung sendiri gue gak mau bantuin yok cabut mal biarin aja di Bima" ucap rio pada Malik.


"Ni anak satu emang gak ada takit- takunya sama gue awas Lo nanti bim ( batin Alan), udah ya foto-fotonya kalian sekarang pergi deh udah tau gue gerah malah terus didekatin gitu udah bubar sana" bentak Alan kepada siswi yang meminta berfoto-foto dengannya biasa cowo terkeren teroke di SMA.


Sekali lagi selamat ya buat kak Bima sama yang lainnya," udah gak perlu ngomong selamat berulang-ulang juga Lea ohh ya gimana kalo aku traktir kamu anggap aja ngerayain kemenangan aku dalam pertandingan ini Lea" ajak Bima.


Tiba-tiba saja kak Alan datang dan telah berdiri dari tadi dibelakang kak Bima tak disadarinya,Maaf kak sepertinya Lea gak bisa kan kak bima tau Lea harus ikut sama kak...............


"Maksud kamu Alan kan Lea udah urusan sama Alan nanti-nanti aja lagian dia lagi sibuk foto-foto sama fansnya,ya karena itu dia udah punya banyak siswi yang ngelilingin dia apalagi yang mau nemenin dia kan banyak jadi kamu sama kak Bima aja oke".ucap kak Bima yang belum mengetahui keberadaan kak alan,


Kak Bima malah menarik tanganku dan akan membawaku pergi ketempat makan kan tadi dia bilang mau traktir aku, tiba-tiba kak Alan memegang leher bagian belakang kak Bima.


"Udah berani sekarang ngelawan gue dan gak ngehargain gue lagi ya bima"ucap Alan sambil mencekik Bima tapi gak keras-keras juga.


Membalikkan badannya "ehhh Alan ternyata udah ada disana udah lama disininya ya Alan"gerutu Bima.


Ya Tuhan haruskan dia selalu megataiku gadis miskin, "Bima cepat pergi dari sini atau kau tau akibatnya untuk dirimu pergi ketempat dimana rio dan Malik disana juga,satu lagi jangan pernah sentuh gadis miskin ini karena dia tidak sepadan dengan kita" ucap Alan.


Aku ini hanya miskin bukan orang yang hina dan menjijikkan, kenapa kau tega sekali berkata seperti itu kepadaku kak Alan (batinku) kak bimapun pergi meninggalkanku dan sekarang hanya ada aku dan kak Alan.


"Bawakan tas ku ini" sambil melemparnya padaku "ikuti kemanapun langkah kakiku, tiba-tiba saja dia malah menuju toilet laki-laki akupun terdiam diluar pintu.


"Kenapa kau malah mematung disitu ikut denganku ke dalam"tegas alan,akupun Langsung terkejut mendengarnya maaf kak aku tidak bisa kak pergi saja sendiri dan gantilah pakaian kak sendiri.

__ADS_1


"Aku juga tidak memintamu menggantikan pakaian ku gadai miskin serahkan tasku yang kau pegang itu" ucap Alan,akupun tersenyum lega dan menunggu diluar Sampai beberapa menit kemudian akhirnya kak Alan selesai.


Dia semakin terlihat tampan dengan kelana jeans,baju kaos dan jaket jeans juga berwarna hitam.pakaian yang sangat modis sekali berbeda denganku,hanya gadis miskin seperti yang ia selalu katakan padaku.


"Sudahlah jangan terlalu lama menatapku nanti kau tak kuat malah jatuh pingsan lagi" goda Alan pada Lea.


Tidak aku biasa-biasa saja aku hanya ingin membawakan tas kak lagi," sudah jangan berpura-pura didepanku tapi ketika kau terus mengelak dengan gemetaran membuat dirimu semakin tertarik bagiku"batin Alan.


"Ikuti saja aku biar sekarang tas ini aku yang akan membawanya menuju mobil, apakah aku kesini dengan naik sepeda bututmu itu lagi" tanya Alan.


Tidak kak bukankah lapangan basket ini cukup jauh dari rumahku,aku kesini dengan naik ojek itupun sudah terlambat apalagi dengan sepeda bututku mungkin aku baru sampai sekarang jika harus naik sepeda itu.


"Sudah kuduga baiklah masuk kedalam mobilku kau harus menemaniku,makan dulu setelah itu baru kau bisa pulang mengerti"ucap Alan.


Aku membuka pintu mobil dibagian belakang aku tidak ingin duduk didepan,nanti bisa-bisa aku dikira tidak sopan main duduk disampingnya saja.


"Siapa yang menyuruhmu duduk dibelakang pindah kedepan kau kira aku ini sopir pribadimu pindah kedepan atau kau mau jalan kaki" gertak Alan.


Selalu salah saja apa yang aku lakukan baiklah kak Alan melanjutkan mobil bagus miliknya,menuju pusat kota Bandung karena pertandingan memang dilakukan dilapangan basket pusat kota.


Mobil Alan berhenti disebuah restoran dengan dekorasi yang sangat cocok untuk muda mudi,akupun masuk bersama Alan tapi aku sadar jika aku sepertinya tidak pantas direstoran ini apalagi bersama Alan.


Anak orang kaya yang aku tau dari pembicaraan siswa-siswi di SMA,tapi aku harus tetap mengikuti perintah Alan " makanlah dan nikmati makanan mewah yang belum pernah menyentuh mulutmu itu" rendah Alan pada Lea.

__ADS_1


Aku sangat kesal sekali mendengar perkataan kak Alan tapi aku harus tetap sabar menghadapinya sampai masalahku dengannya selesai.


"Makanlah anggap saja jika ini sebagai traktiranku untuk mu atas kemenangan diriku tadi makan makan sepuasmu" bahagia alan.


__ADS_2