
Kamipun pulang masih seperti tadi aku berdua dengan Alan, mama Kak Aza dengan mobil satu lagi beserta dengan seorang sopir di perjalanan Alan bertanya. " apakah kau senang dan bahagia malam ini bisa datang kerumah pemilik winanta group " sombong alan
Aku cukup senang dan bahagia karena bisa diundang oleh keluarga winanta grup, sepertinya mama dan kak azza juga sangat senang sekali.
Terima kasih atas undangannya Tuan dengan senyum terpaksa, " sepertinya kau suka dengan apa yang aku lakukan kita akan melanjutkan permainan selanjutnya di kantor" ucap Alan
Jika aku boleh bertanya permainan apakah yang tuan maksud, dan kesalahan apa yang telah aku lakukan sehingga Tuan marah kepadaku.
Aku tidak mengerti kesalahan Apa itu tolonglah jelaskan kepadaku dan kenapa juga kau harus mendendam membenci kepada diriku apakah seburuk itu yang aku lakukan.
" Aku Pernah mencoba menjelaskannya kepadamu, tapi sepertinya kau lupa waktu life kau sepertinya lupa dan tak ingat apapun. jadi biarkanlah kamu melupakannya biarkan aku yang menjalaninya dan memberi berita itu kepada dirimu" Alan
Aku masih heran kepada Alan apakah kesalahan yang aku lakukan, kenapa dia sangat benci serta dendam kepada ku aku hanya bisa bersabar dan berdoa semoga ada keajaiban yang datang ya kebaikan untuk aku dan alan.
Akhirnya pun kami sampai di rumah dan tuan Alan pergi pamit dan kembali pulang ke rumah mewahnya, rumah megah nan mewah milik winanta group perusahaan tersohor di negri ini.
Saat sampai di rumah mama bersikap aneh dia memanggilku, " Lea duduklah dengan mama sebentar ada yang ingin Mama bicarakan denganmu " panggil mama
Ada apa ma Mama ingin bicarakan, kamipun duduk di ruang tamu kak aza ikut duduk di samping ku dan mama.
"Tatap wajah mama mama ingin bertanya apakah kamu menyayangi Mama sebagai ibumu" mama.
__ADS_1
Kenapa Mama bertanya seperti itu Mama Melati adalah mama pengganti dari Ibu asma, orang tua Lea dan kak azza adalah Kakak Lea sudah seperti kakak kandung begitu juga dengan Mama adalah mama satu-satunya orang tua Lea.
" Baiklah jika memang Lea menyayangi mama dan Kak za Mama ingin,Lea menjaga jarak dengan Alan keluarganya. termasuk keluarga prayuanda Mama tidak ingin Lea masuk ke dalam keluarga mereka.
Satu hal lagi yang ingin Mama mempertanyakan apakah benar Lea adalah kekasih Alan" tanya mama
Aku bingung harus menjelaskannya darimana, sepertinya aku harus mengatakan yang sebenarnya kepada Mama tapi aku juga tidak bisa. mana mungkin aku mengatakan jika Alan selalu menghukumku bahkan dia mengatakan akan memberi penderitaan dihidupku.
Lea tidak bisa memberikan alasan tentang masalah ini ma, tapi lea janji dan mengatakan jika Lea tidak ada hubungan dengan Tuan Alan.
Tuan Alan lah yang membuat sandiwara tentang ini, Lea juga tidak tahu Apa tujuannya apakah tujuan itu baik atau jahat.
" Masa sih Lea masalah seperti itu kakak tidak percaya Kakak yakin alan mencintaimu, mana mungkin dia bersandiwara dia baik ko jika dia bersikap sombong. wajarlah dia kan anak orang kaya putra pewaris tahta" azza
Jika seandainya dia ingin menyakiti kita mamah atau Kakak, maka Lea yang akan menjaga kalian.
" Baiklah sekarang lea ke kamar dan istirahat" ucap mama.
"Ma Mama kenapa malah melarang lea untuk dekat dengan Alan, bukankah kemarin Mama sangat senang saat makan malam. walaupun mama sempat melarang lea untuk pacaran atau menikah" ucap azza
" Ada alasan yang tidak kamu ketahui azza, alasan ini sangat rumit untuk Mama begitu juga dengan dirimu. yang Mama ingin beritahu Jangan pernah dekatkan Lea dengan mereka, Mama melakukan ini demi kita sayang agar kita tidak kehilangan lea" ucap mama.
__ADS_1
" Apa yang dimaksud dengan kehilangan lea memangnya kenapa ma, apakah ada hubungannya dengan keluarga winanta atau keluarga prayuanda sehingga mama bersikap seperti ini" ucap azza.
" Baiklah akan mama beritahu sebuah rahasia kepada azza, tapi ingat jangan pernah katakan rahasia ini kepada siapapun termasuk lea sendiri karena jika sampai azza mengatakan kepada orang lain maka kita akan kehilangan Lea. tolong pertimbangagkan itu dan pikirkan kembali perkataan mama" ucap mama.
"Lihatlah apa yang ada didalam amplop coklat itu, semoga bisa menjelaskan semuanya azza" ucap mama.
"Sebuah surat, foto seorang bayi perempuan dan kalung berliontin matahari milik siapa ini ma apakah milik azza " ucap azza
"Bacalah isi surat itu azza " ucap mama,
Ya isi surat yang ditulis oleh ibu asma ibu Lea meskipun bukan ibu kandungnya. surat itu berisi dan mengatakan tentang keberadaan Lea yang sebenarnya, Lea adalah Rindu Ruma Prayuanda putri keluarga prayuanda putri yang diasuh asma.
"Tidak itu tidak mungkin ma, azza gak percaya jika Lea adalah putri nyonya Arumi dan tuan Prayuanda Bagaskara adik dari bos Brian Prayuanda" shoc azza.
" Sekarang kau tau bukan kenapa Mama melarang lea untuk berhubungan dengan Alan keluarganya, termasuk keluarga prayuanda ya orang tua kandung Lea jika sampai mereka tau kebenarannya maka mereka akan memisahkan kita dengan Lea apakah kau mau" jelas mama
"Azza memang tidak ingin berpisah dengan lea ma tapi menyimpan kebohongan ini azza juga tidak sanggup. bukankah kabar kehilangan Lea putri keluarga prayuanda sudah hampir 20 tahun. apakah mama juga tidak bisa merasakan kesedihan mereka, ingat ma masih ada azza disini Mama tidak boleh bertindak dan mengambil keputusan sendiri" azza
"Tidak kau tidak boleh mengatakan yang sebenarnya jika kau sampai mengatakan yang sebenarnya, maka tidak akan segan-segan untuk menyakitimu apalagi Lea ingat itu" ancam mama
"Tidak azza akan tetap mengatakan kebenaran ini kepada tuan Prayuanda dan nyonya arum, mereka pasti akan bahagia jika tau putrinya sudah ditemukan" azza
__ADS_1
"Baiklah kau berani melawan mama maka lihat lah Lea akan menerima akibatnya, mama lebih baik menghukumnya dan membuat dia menderita daripada kehilangan dirinya".