
Dirumah Leanda
"Kenapa dadaku kembali sesak apakah penyakitku kambuh kembali,jika tubuh ini terus melemah aku takut ketika harus meninggalkan leanda seorang diri disini.
Aku harus segera pindah dan membawa Lea ke kota Jakarta dan mengakhiri sisa hidupku dikota itu,aku juga berharap leanda bisa bertemu dengan keluarganya meskipun aku tau siapa orang tuanya siapa juga yang tidak kenal dengan orang terkenal dikota ini.
Namun aku tidak akan dengan mudah langsung menyerahkan Lea kepada mereka, biarkan Tuhan dan takdir mempertemukan mereka.
Aku juga akan menulis surat untuk keluarga Lea sebenarnya,namun aku tidak akan mengatakan dimana keberadaan Lea".
Isi surat
Assalamualaikum
Apa kabar nyonya,tuan aku harap kalian baik-baik saja dan aku yakin Sampai sekarang kalian pasti masih mencari keberadaan Rindu putri kalian yang hilang 1tahun yang lalu.
Tenanglah Aku telah Menjaganya bahkan sekarang dia sudah SMA menjadi gadis yang cantik,baik,dan lembut sikapnya seperti nyonya.
Maafkan aku telah membawa putrimu yang sangat kau sayangi dan kalian cintai ini,aku hanya ingin meresakan memiliki seorang anak dan terutama seorang anak perempuan.
Tenanglah dia sekarang berada dikota Jakarta ini tapi maaf aku tidak bisa, mengantarkannya langsung kepada kalian walaupun aku tau dimana kediaman kalian.
Biarlah Tuhan dan takdir yang mempertemukan kalian kembali,ingat pesanku ini jangan pernah buat iklan,selembaran,sayembara atau menyuruh polisi melakukan penyelidikan.
Aku pastikan kau akan bertemu dengan putri mu Rindu,aku mengatakan itu karena jika keluarga tuan dan nyonya memasang semua itu maka akan banyak orang yang mengaku sebagai putrimu Rindu.
__ADS_1
Kau pasti paham dengan maksudku bukan kau orang terpandang dan kaya raya,banyak sekali orang yang menginginkan itu semua kau akan bertemu dengan putrimu.
Aku Yakin kau bisa mengenali putri kandungmu, seperti yang aku katakan sikap lembut dan juga rendah hatinya seperti mu.
Aku juga telah memberikan kalung berliontin bunga matahari dan sebuah foto masa kecil Rindu putrimu.
Sekali lagi aku ingatkan jangan pernah beri tau kabar ini kepada media,jika itu sampai aku ketahui maka kau tak akan pernah bertemu dengan Putrimu lagi selama-lamanya mengerti.
Sekali lagi aku memohon maaf kepada kalian atas kesalahanku,aku mengirim surat ini agar kalian bisa bertemu dengan putri kalian lagi.
Mantan pembantumu
yang telah membawa putri kalian
Rindu Ruma Prayuanda.
Aku ingin pulang saja bukankah ini jam pulang mengapa masih disini, "Kau masih lemah dan pusing jangan membuat masalah lagi diamlah sebentar lagi baru kau pulang dan aku yang akan mengantarkanya" ucap Alan.
Tidak kak tidak perlu aku bisa pulang sendiri aku tidak ingin merepotkan kakak," jangan membantah perkataan ku dengarkan saja dan turuti semua perkataanku".
Tapi kak aku takut jika kak meldi melakukan hal gila lagi,bukankah kau mengatakan itu tadi kepadanya. "Sudahlah kau tak perlu mengkhawatirkannya dia akan segera beres dalam sekejap"ucap alan.
Maksud kak Alan beres dalam sekejap itu apa," sudahlah kau masih terlalu kecil jadi tidak akan Paham maksud ucapanku.
akupun pulang bersama kak Alan dan dia mengantarkanku sampai kedepan pintu,bahkan mengalungkan tangannya kepada memapahku padahal yang sakit kepalaku mungkin dia takut aku terjatuh dan harus memapahku untuk berjalan walaupun aku telah menolak untuk bisa berjalan sendiri tapi taulah sikap keras kak Alan.
__ADS_1
Assalamualaikum ibu ibu Lea pulang, "iya tunggu sebentar lea waalaikumussalam Lea kenapa dengan kepalamu nak apakah laki-laki ini yang melakukannya padamu.hei kau apakan anaku sampai kepalanya harus diperban begini"cemas ibu.
Ibu tidak dia tidak bersalah malahan dia yang menolongku,aku hanya terjatuh tadi karena pusing jadi kepalaku terbentur ke sudut meja guru dikelas.
"Kembali lagi gadis miskin nan bodoh ini tidak mau mengatakan kesalahan dari perempuan gila itu,kau baik atau bodoh sebenarnya untuk apa kau menutupi kejahatan perempuan gila itu" batin Alan.
"Kalo begitu terima kasih nak telah membantu putriku dan mengantarnya pulang,kalo begitu silahkan masuk dulu nak" ucap ibu Lea.
"Tidak Bu terima kasih aku harus kembali pulang secepatnya aku hanya bisa mengantarkan Lea sampai Pulang kalo begitu saya pamit Bu Lea Assalamualaikum" pamit Alan.
Waalaikumussalam "baiklah sekarang kau ganti baju dan makan bersama satu lagi ada hal penting yang ingin ibu tanyakan padamu tapi setelah kita makan siang.
Setelah selesai makan siang aku sangat penasaran dengan pertanyaan yang penting dan ingin ibu tanyakan padaku.kamipun duduk disofa yang sudah reot bahkan sudah tidak bisa dikatakan sofa lagi bentuknya sudah tak jelas.
Ibu menatapku " Lea ibu tau bahwa pemuda yang mengantarmu tadi bukan pemuda sembarangan,dia sepertinya orang kaya bahkan mengantarkanmu dengan mobil yang bagus katakan pada ibu siapa nama pemuda tadi".tegas ibu
Kenapa ibu malah menanyakan tentang kak Alan " apa Alan maksudmu " ibu kenal dengan Alan kenapa saat mendengar nama akan ibu terkejut.
" Jangan bilang nama pemuda itu Aslan king w......." benar itu namanya Bu tapi w maksud ibu itu siapa apa ibu tau nama lengkapnya kak Alan setahuku hanya Aslan king saja.
"Tidak ibu tidak kenal itu hanya kebetulan saja,(aku yakin dialah bayi waktu itu yang sering bertemu dengan Lea untung saja Lea tidak tau nama lengkapnya.ini akan menjadi alasan utamaku memisahkan Lea dari aslan,aku takut rahasia ini akan terbongkar".
Ibu kenapa ibu malah melamun," tidak Lea ibu tidak apa-apa ibu ingin bertanya apakah kau menyayangi ibumu ini?".
Mengapa ibu bertanya seperti itu aku tentu sangat-sangat menyayangi ibu lebih dari apapun ibu aku juga tidak ingin kehilangan ibu.
__ADS_1
"Baiklah kalo begitu dengarkan setiap perkataan ibu dan jangan membantah kau dengar Lea" tegas ibu.
Baiklah Lea mengerti tapi apa yang akan ibu lakukan sebenarnya tidak seperti biasanya sikap ibu begini.