
Akupun masuk menuju rumah, setelah selesai bersih-bersih aku langsung menunggu kedatangan mama dan kakak karena hari ini kami semua telah bekerja jadi mama mencari seorang pembantu.
Bi bi bibi apakah mama dan kakak sudah datang "sepertinya belom non tapi didepan ada mobil yang datang mungkin mobil nyonya atau non azza" ucap bi asri.
Yasudah Lea kedepan dulu bi," aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Lea dan mengatakan dengan siapa aku bicara" ucap azza. saat membuka pintu ka azza sudah muncul didepan pintu dengan wajah sangat bahagia.
"Assalamualaikum Lea adik kak yang cantik manis dan pintar" godanya, waalaikumussalam kak kakak tumben senang banget sampai godain bela ada apa hayo.
"Duduk dulu masa ngomong berdiri,kak tadi itu ke kantor kamu mau jemput ehh ternyata kamu udah pulang sama adis. dan pas kak celingak-celinguk cari kamu Aslan datang nyamperin kak,dan dia juga yang kasih tau kak kalo kamu udah pulang dia ternyata baik juga ya" jelas azza.
Ohh Alan gitu aja kak bahagia biasa aja ahh, "Apa kamu bilang biasa aja Lea kamu tau kan itu Aslan king winanta kenapa kamu biasa aja" heran azza.
Maksud Lea itu kan Lea udah ketemu sama dia,lagian tuan Alan itukan bosnya Lea Lea sekertarisnya iya kan jadi gak terlalu senang kayak kak gitu maksudnya.
"Yaudah kak mau bersih-bersih dulu nanti kita ngobrol-ngobrol lagi" ucap azza, kenapa aku takut banget ngomong sama kak azza apalagi sama mama.
Sampai mama datang dan setelah makan malam aku masih belum berani untuk bicara soal undangan mama Alan untuk makan malam.
Akupun langsung tidur dan melupakan undangan itu saja, pagipun menjelang dan aku bersiap-siap untuk pergi ke kantor. "sama kak aja berangkatnya dan nanti pas jam pulang juga sama kak lagi, awas kalo pulang sama adis" ucap azza.
Kenapa tiba-tiba kak jadi pengen banget ngantar lea, jangan bilang soal yang kemarin " ehmm ehmm ada apa ni emangnya kemarin ada apa Lea azza?" ucap mama
__ADS_1
Karena takut kak akan memberi tau mama aku menarik kakak untuk segera pergi, dan langsung berpamitan dengan mama salaman dan cipika-cipiki Assalamualaikum ma kita berangkat dulu ya dahh mama.
"Hati-hati dijalan jangan ngebut bawa mobilnya za" ucap mama oke ma kami selalu hati-hati dahh dahh. akhirnya kami menuju kantor dimobil kak azza,masih terus menggodaku tentang Alan itu jika dia tau sikap Alan yang sebenarnya aku yakin kak tidak akan menyukai dia lagi.
"Udah Lea Alan sama kamu aja kapan lagi dapet,jodoh orang kaya putra satu-satunya baik lagi yakan" goda azza.
Kakak tau kan waktu itu mama ngomong apa biarin Lea capai keinginannya, dan lea juga belum mau nikah atau mikirin semacam itulah Kak.
Beberapa beberapa menit kemudian kami pun sampai di kantor ka azza turun dan aku berpamitan dengannya bersalaman dan cipika-cipiki.
"Semangat kerjanya adik kakak yang cantik" rayu azza, udah berangkat sana ngerayu mulu nanti terlambat baru tahu rasa kakak yang kena hukuman.
Tiba-tiba saja seorang OB datang menghampiriku, " maaf ruangan nona Lea maksudnya meja kerja telah dipindahkan ke ruangan Tuan Alan Tuhan Alan yang menyuruh memindahkan nya".ucap OB
Batinku apalagi ingin direncanakan oleh pria sombong itu apakah belum cukup menjebak kau didalam percintaan yang dirangkai itu baik pak terima kasih atas informasinya.
Aku pun menuju ruangan Alan dan dia sudah duduk dengan sombong di kursi kebesarannya, itu pun tak jauh dari tempatnya ada tempat kerjaku Aku sangat benci dengan dia karena seenaknya saja memindah-mindahkan tempat kerjaku.
"Bagus kau telah datang ini hukuman Karena kau tidak mendengarkan panggilan ku kemarin, dan terus berlari bersama temanmu itu jika kau terus melakukan itu maka temanmu lah yang akan keluar dari sini terlebih dahulu apakah kau rela atau mau teman kau aku pecat" ancam alan
Ancaman selalu saja dengan ancaman, aku hanya memberi senyuman kepadanya senyuman paling manis namun sangat menyakitkan bagiku. Baiklah Tuan Alan terserah dirimu kau sekarang bos ku bukan jadi dimanapun kau menempatkan ku bekerja akan aku terima dengan senang hati.
__ADS_1
"Baguslah sekarang menurut jadi bekerjalah disini didekatku dan jangan pergi jika aku tidak menyuruhmu pergi ataupun berbicara" alan
Pekerjaan itu dimulai dengan diam-diam ya hanya diam yang bisa kulakukan dia pun juga diam setelah jam istirahat Aku pun pergi menuju Adisty.
Setelah masuk kembali dia hanya bertanya, " apakah kau akan datang makan malam ke rumahku ". aku hanya menjawab entahlah aku belum meminta izin kepada kakak dan mama.
" Jika kau tak berani meminta izin maka tenanglah Aku akan menjemputmu dan meminta izin kepada mereka, tidak ada seorangpun yang bisa membantah perkataan atau menolak keinginanku " sombong Alan.
Kau sungguh berubah bahkan lebih parah dari sewaktu SMA dulu sombong, memerintah dan angkuh.
" Baiklah nanti jam 8 aku jemput dirimu" ucap Alan
Baiklah terserah Tuan Alan saja, jam pulang pun aku langsung turun dan menunggu Kak Aza sebelum itu aku bertemu dengan disti dan meminta agar dia pulang terlebih dahulu karena aku akan pulang bery kak azza.
Beberapa menit kemudian kak azza pun datang, dan di perjalanan menuju pulang aku menyampaikan jika Tuan Alan mengajakku makan malam.
Kak azza sangat terkejut mendengarnya dan malah lebih kesenangan dia daripada aku, "udah datang aja ini kesempatan bagus buat kamu kenal sama orang tuanya". tapi mama Kak aku takut Mama nggak ngizinin ya kan acaranya malam mama kan nggak pernah bolehin Lea pergi malam ataupun pulang malam lea takut mama marah.
"Tenanglah itu urusan kakak untuk merayu mama", tapi kalo kak sama mama mau ikut juga gakpapa Lo kak soalnya mama Alan ngundang mama sama kakak juga.
" Aduh Lea kenapa gak ngomong dari tadi kak yakin mama mau ikut, kalo gitu kita harus pulang cepet dan siapin semuanya dandan dan pakai pakaian yang bagus" senang azza
__ADS_1