
Aku tidak mengenal dan mengingatmu, sekarang lebih baik kau pergi atau aku teriaki maling lagi.
" Ahhh baiklah tapi aku sangat sedih karena sahabatku dari kecil, bahkan selalu bermain bersama dikebun teh sekarang sudah melupakanku " pria itu berjalan menuju ke luar butik.
Tunggu dulu sahabat kecil dan selalu bermain dikebun teh, apa mungkin kamu adalah kak dito ahhh apa kau kak dito.
" Tersenyum sambil mengangguk " dito.
Benarkah kak dito ( berlari mendekati dito dan memeluknya ), ahhh aku rindu sekali dengan kak dito hikss hikss ( membalas pelukan lea ).
" Hei kenapa kau malah menangis hei lea jangan cengeng, bukankah dulu kau yang paling pemberani bahkan kau sering menolong dan melindungi aku " dito.
Akupun mengangkat wajahku dan melepaskan pelukan sambil menghapus air mata, aku menangis karena aku tidak percaya bisa bertemu kakak lagi bukankah sejak SMP kak pergi meninggalkan aku dan bandung.
" Sebaiknya kita duduk dulu untuk bercerita " dito.
Baiklah disana ada sofa kita kesana saja, berjalan menuju sofa.
" Yang pertama sekali ingin aku ceritakan dan bertanya padamu, sebenarnya kita sudah pernah bertemu sebelum ini saat kamu di bandung kemaren " jelas dito.
Bertemu di bandung tapi lea sungguh tidak tau dan tidak ingat kak kapan kita bertemu.
" Tentu kau tidak ingat karena saat itu kau sedang tergeletak pingsan dijalanan, dan aku yang melihat dan menolongmu pertama kali.
Tetapi setelah itu tiba-tiba saja seorang pria sombong datang menghampiriku, bahkan merebutmu dalam pangkuanku dan pria itu mengaku jika dia itu kekasihmu apa itu benar ? " dito.
Ternyata firasatku benar jika ada seseorang yang menolongku dan itu bukan tuan alan, tapi kenapa tuan alan malah tidak bicara jujur padaku batin ini.
Ohh itu tuan alan kak bossku dikantor dan kemaren kami ke bandung karena ada pertemuan dengan client disana.
" Tapi kau belum menjawab pertanyaanku satu lagi, apa benar dia kekasihmu pacar begitu ? " dito.
__ADS_1
Aduhhh aku harus jawab apa tapi jika aku jujur, sebenarnya aku hanya kekasih sandiwaranya saja dia akan marah besar aku yakin itu.
Tiba-tiba saja " permisi sayang lea mama dan kakak datang, kau dimana " melati dan azza berjalan menuju lea.
Iya mama, kakak, lea ada disini, " ternyata tamu kita nak dito sudah sampai disini terima kasih lea sudah menyambut dito tapi mama rasa kalian seperti sudah dekat " mama.
" Mama tante mamanya lea bukankah ibu lea bibi asmaja, saya sungguh tak mengerti kenapa tante bisa menjadi mamanya lea " dito.
" Dek lea kamu kenal sama pria ini ( azza berbisik ditelinga lea ) ".
Lea mengangguk dia itu kak dito sahabat masa kecil Lea, waktu dibandung tapi sejak SMP kami sudah berpisah karena dia harus sekolah dikota.
" Ganteng juga boleh ni " goda azza, jangan bilang kakak suka sama kak dito.
" Becanda Lea kak udah punya calon kok ", aku sangat terkejut mendengar kak azza beneran kak kok kakak gak pernah cerita ke Lea.
" Usshhhh udah ceritanya nanti aja kita selesai ini dulu ".
" Bener Tan Dito sama Lea udah temenan dari kecil sampai sekarang juga, cuma pas kami SMP kami pisah sekolah dan ketemu lagi itu baru sekarang.
Saya anaknya pemelik perkebunan teh dibandung Tan dan ibunya Lea itu buruh pemetik teh dikebun ayah saya Tan " jelas dito.
" Ohh jadi ceritanya gitu, berarti sekarang giliran tante yang cerita soal Lea ya.
Mama Melati pun menjelaskan tentang kisahku mulai dari persahabatan ibu dan mama, serta kami pindah kesini hingga ibu meninggal serta aku yang diangkat menjadi putrinya.
" Innalilahirojiun maafin dito ya Lea gak bisa hadir waktu itu ", udah gakpapa kak ohhya sekarang tujuan kakak kesini buat apa ya.
" Gini Lea Dito ini salah satu pengusaha tekstil Lo, jadi mama udah lama kerjasama sama dia dan dia juga punya saham dibutik kita ini " melati.
" Serius ma tapi mama gak pernah cerita sama azza dan juga Lea, berarti sekarang Dito keisni buat apa ma ? " tanya azza.
__ADS_1
" Azza kenalan dulu sama Dito langsung ngomong aja ", iya ma mengulurkan tangannya azza saya Dito.
" Jadi gini Dito rencananya mau kerjasama sama mama buat bangun cabang butik baru dibandung, satu lagi mama dapet ide gimaan pas launching butiknya nanti yang jadi model itu Lea sama dito aja yakan sayang Lea Lea maukan " rayu melati.
Loh kok harus Lea ma biasanyakan mama udah ada model buat butik mama.
" Pokoknya kamu sama Dito aja, daripada kamu sama Alan mau emangnya kamu mau " melati.
Mama gak usah ngomongin Alan juga ahh,
" Udah-udah sekarang mendingan kita sekarang makan siang dulu selesai itu baru kita bahas soal ini lagi gimana " melati.
" Dito terserah Tante aja ".
" yaudah sekarang kita ke restoran sekarang aja, lea sama azza, tante bawa mobil juga, alan sendiri kalo gitu ayo ohh ya lea kunci butik ini sama leakan " melati.
Iya ma nanti lea yang tutup butiknya,
Dito dan mama lebih dulu menuju mobil.
" Dek kakak rasa kamu mendingan sama dito atau cowo yang ketemu pas acara tuan prayuanda waktu itu " azza.
Maksud kakak pasti kak bima ya, udah kak leakan pernah bilang lea belum mau mikirin itu dulu lagian kak aja belum nikah.
" Oke kakak duluan ni tunggu aja tanggal mainnya, secepatnya kakak kasih kabar baik itu sama mama dan juga kamu.
Tapi kalo kak udah nikah kamu juga harus secepatnya nikah, gimana mau gak.
Loh kok harus gitu kakak ya kakak, lea ya lea udah mendingan kita keluar aja cepat ntar mama malah marah nungguin kita yang malah ngobrol.
Akhirnya kamipun menuju mobil dan tak lupa mengunci butik, mobilpun melaju menuju restoran yang jelas aku tidak tau restoran yang mana.
__ADS_1