
Firasat dan perasaanku selama ini benar-benar menjadi pertanda kepahitan hidup yang nyata aku alami, ibu ibu pergi meninggalkanku lengkapa sudah penderitaan hidupku ya hidup seorang diri sebatang kara.
Aku sangat sedih bahkan sangking sedih dan downnya aku jatuh pingsan tak sanggup membendung air mata atas kepergian ibu.
"Lea Seharusnya kau tidak perlu begitu menangis kepergian asma dia bukan orang tua kandungmu,orang tuamu dan Saudaramu masih menunggu kedatanganmu,
Tapi aku dapat merasakan kesedihanmu bagaimana tidak kau menyayangi ibu yang telah membesarkanmu seorang diri,dengan penuh kasih sayang sampai kau tumbuh menajdi gadis cantik dan baik lembut seperti mama kandungmu.
Asma juga pribadi yang baik namun aku juga tidak tau pasti kenapa dia menculikmu dari tangan orang tua kandung mu" batin Melati.
"Lea Lea bangun bangun ini kak kakak azza bangunlah tenang dan ingat kau masih punya kami" ucap kak azza.
Disalah satu apartemen di kota Inggris,
__ADS_1
Duduklah seorang pria tampan yang menatap indahnya pemandangan kota Inggris," kenapa-kenapa aku juga belum bisa mencarimu aku ingin secepatnya aku bertemu denganmu.kau masih punya hutang uang dan yang paling besar adalah kesalahanmu yang membuat aku mendendam pada dirimu.
Tunggu saja sampai waktunya tiba kau akan aku temukan,dan membalaskan semua rasa kebencianku padamu aku berusaha mendapatkan pendidikan ilmu yang tinggi demi perusahaan orang tuaku dan meningkatkan kekuasaan ku karena dengan itu kau gadis miskin tak akan sanggup berkutik lagi".
Disebuah bangku kayu ditaman rumah yang kecil duduk seorang perempuan yang masih bersedih atas kepergian sang ibu,Lea leanda asmaja " Lea kakak mohon jangan terus menghukum dirimu dengan diam menangis dan tak mau makan sedikitpun" bujuk azza.
Tidak kak Lea masih ingin duduk disini dulu ketika lelah bekerja membantu tante melati ibu selalu duduk disini, sekarang ibu udah gak ada kak ibu ninggalin Lea Lea gak mau sendiri kak Hikssss hikssss hikssss.
Memeluk Lea " Lea dengarin kakak ibu kamu pasti marah dan bakalan nangis juga ketika putri yang ia inginkan menggapai cita-citanya berhenti menyerah begitu saja untuk mendapatkan keinginannya". ucap azza
"Kakak tau Lea tapi kamu gak boleh langsung nyerah gitu lihat dan tatap mata kak, sekarang kak Azza putri berjanji akan menjaga adik kakak yang bernama Lea asmaja sepenuh jiwa dan raga.
Kakak azza putri berjanji akan selalu ada disamping Lea kapanpun dan dimanapun itu,terus semangat dan buktikan pada ibu disana jika Lea bisa jadi orang sukses dan Bahagiain ibu oke semangat semangat"bujuk azza kembali.
__ADS_1
Dari jendela rumah melatih sedang mengamati anaknya dan Lea " Aku beruntung bisa menjadi ibu azza begitu juga Lea dua gadis anakku penyemangat hidupku terima kasih asma kau memberiku satu bidadari lagi dihidupku.
Maafkan aku sepertinya aku tidak ingin berpisah dengan lea, sekarang aku tau kenapa kau tak ingin mengembalikan Lea secara langsung kepada kedua orang tuanya.
Dia bukan seorang gadis biasa dia adalah bidadari yang berhati lembut,baik dan cantik pastinya aku juga tidak ingin membiarkan Lea pergi setelah melihat kedekatannya dengan azza".gumam melati
Lea tetap melanjutkan kuliahnya meski dengan perasaan yang berat dan masih diselimuti kepedihan dan kesedihan setelah ditinggalkan oleh ibunya.
Tante Melatih dan kak Azza kini menjadi kekuatan baru untuk ku,aku tidak boleh larut dalam keadaan ini ingat mereka berdua telah membuatmu kembali bangkit untuk mengujutkan cita-cita mu.
Kak Azza selalu menemaniku setiap sedih menjadi sosok kakak terbaik begitu juga dengan Tante melati,namun kini aku memanggil Tante melati dengan sebutan mama sama seperti kak azza ia yang memintanya padaku.
Aku kembali bahagia dan melanjutkan cita-cita ku diperkuliahan aku memilih jurusan perkantoran,karena dari dulu aku ingin sekali bisa bekerja disalah satu bangunan yang menjulang tinggi itu.
__ADS_1
Seperti kak azza juga yang kini telah bisa bekerja disalah satu bangunan tinggi itu,aku harus semangat belajar sampai keinginanku terwujud dan ibu bahagia tersenyum melihat ku dari atas sana.