
Melihat pesan dari Brian Prayuanda, "kurang ajar gadis itu sehari tidak masuk kerja ternyata dia ingin keluar dari perusahaan ini.
Ingat itu tidak akan pernah terjadi kau telah berada digenggamanku, sekarang kehidupanmu ditentukan oleh diriku" geram Alan.
Dia hanya membalas " tidak itu kabar informasi yang salah mana mungkin kekasih ku ingin keluar bekerja dari perusahaan kekasihnya ya aku, mungkin itu hanya sebuah kesalahan brother"balas Alan.
Ingatlah besok aku akan memberikanmu tugas yang menyenangkan ingatlah dan bersiap gadis miskin bodoh lemah" gumam Alan.
Balik ke kamar Lea lagi
Kak Lea kan udah bilang kakak sama mama tenang aja, Lea akan baik-baik saja karena kekuatan Lea adalah kalian berdua.
Lea takut Alan akan menyakiti mama dan kakak Lea lebih rela diri Lea yang disiksa disakiti, jika memang Lea ada salah dengan Alan dari mama dan kak yang menerima akibatnya.
Pokoknya kakak tenang aja dan doain Lea selalu baik-baik aja, " batin azza kakak akan selalu melindungi mu dan bahkan siap mengorbankan hidup kakak Lea".
Akhirnya kak azza pergi ke kamarnya dan akupun istirahat, karena besok akan masuk kerja meskipun kakiku sedikit nyeri dan sakit.
Pagi pun menjelang aku belum bisa mandi hari ini karena kakiku masih dipasangperban, semoga gak bau ya. tapi tetap bersih-bersih dilap pake handuk basah, pakaian disemprot parfum banyak-banyak.
Pagi ma kak memanggil mereka dari atas dan kak azza dengan sigap berlari menujuku, ya untuk membantu berjalan walaupun aku sudah bisa jalan sendiri tapi masih pincang dikit sih.
Tapi sebentar lagi sembuh kok, " gimana udah agak baikan Lea atau mau periksa ke dokter lagi buat ngecek lukanya kan masih ada nyeri-nyeri gitu "ucap mama.
Udah Lea gakpapa ma ohh ya sekali lagi Lea mohon sama mama kakak, buat biarin Lea tetap kerja disana paling gak setelah masa kerja satu tahun.
"Kamu yakin lea yaudah kakak izinin kamu kerja tapi ingat kalo sampai dia yakitin kamu, langsung hubungi kakak atau mama ingat itu dan kak gak akan rela jika adik kak disakitin sama Alan itu" ucap azza.
"Bener Lea mama juga gak akan rela jika Lea disakitin sama dia dan mama janji akan jagain Lea terus" ucap mama.
__ADS_1
Aku sangat bahagia mendapatkan pengganti setelah ibu, ya mereka orang yang menjaga ku sangat baik aku beruntung Bu semoga ibu tenang dialam sana batinku.
"Kalo gitu kita berangkat sekarang aja Lea nanti telat malah kena hukum, yaudah kita jalan duluan ma" azza bersalaman cipika-cipiki dengan mama begitu juga Lea.
Merekapun menuju mobil dan berangkat ke kantor, sesampai dikantor kak azza malah membukakan pintu untuk ku.
Kak Lea bisa Sendiri kok lagian kaki sama tangan lea udah mendingan, " udah gakpapa kak bantuin dan ingat ya Lea kalo ada apa-apa cepat kasih tau kak" ucap azza.
Iya kakak ku yang cantik dan baik adikmu ini siap melaporkan setiap, masalah atau hal buruk yang menimpa Lea berpelukan dan cipika-cipiki.
" Yaudah kak berangkat dulu Assalamualaikum hati-hati dahh dahhh" azza, akhirnya akupun masuk kedalam kantor dengan jalan sedikit tertatih.
Aku menggunakan lift seperti biasa, ternyata sudah ada beberapa karyawan didalam lift itu akupun masuk mereka mengenalku karena aku sekertaris tuan Alan.
"Pagi Lea selamat pagi, kakimu kenapa le kau baik-baik saja" beberapa pertanyaan dari mereka aku mencoba tersenyum dan mengatakan aku tidak apa-apa hanya luka sedikit.
Saat pintu lift akan tertutup tiba-tiba saja tuan Alan datang dan menghentikan lift, " semuanya keluar saya yang akan naik dulu keluar" ucap Alan.
Semua karyawan menatap ku dan alan kemudian Alan masuk duluan kedalam lift berdiri didalam lift, akupun ikut masuk dengan kaki yang masih sakit dan masuk dan berdiri paling belakang.
Sekarang hanya tinggal kami berdua aku hanya menunduk dan takut jika dia, menghukumku karena aku tidak masuk kerja kemaren benar saja dia mendekati ku.
" Sepertinya kau semakin pemberani sekarang bahkan setelah aku memberikan mu hukuman kau malah semakin pemberani" ucap Alan.
Aku yang merasa sangat ketakutan hanya menunduk dan memejamkan mata, maaf tuan saya minta maaf tapi kemaren saya sedang dirumah sak.........
"Jangan membantahku atau mencoba menjawab omonganku kau tau bukan aku paling benci, dengan orang yang suka berbohong dan tidak menepati janjinya dan aku paling benci dengan perempuan sepertimu" ucap Alan.
Aku mencoba kuat dan sabar dengan semua perlakuaannya aku memohon semoga aku bisa terhindar dari dia sekarang, ya tuhan tolong aku tolong.
__ADS_1
Ting ( pintu lift terbuka saat sampai dilantai yang dituju )
Aku sangat lega dan tuan Alan pergi dari hadapanku berdiri merapikan jasnya, dan melangkah dengan sombongnya.
Akupun mengikutinya menuju ruangan kami ya sekarang memang ruanganku berada didalam ruangannya juga.
Saat berjalan menuju ruangan tuan Alan papa malah datang, maksudku Tuan winanta.
" Lea kaki kamu kenapa kamu sakit?" ucap winanta.
Lea gakpapa Tuan hanya saja kemarin sempat terjatuh saja, hanya luka kecil saja Tuan.
"Sudah jangan panggil saya tuan kamu itu terlalu menghormati panggil papa saja sama seperti Alan le" ucap winanta.
Tapi Lea kayaknya gak bisa tuan kalo dikantor harus manggil papa, gimana kalo dikantor Lea panggil tuan saja kalo diluar kantor Lea janji akan manggil papa.
"Ya sudah terserah kamu saja ohh ya mama titip salam buat kamu, katanya juga kangen sama kamu kapan ni Lea mau main kerumah ketemu mama" ucap winanta.
Aku harus jawab apa sedangkan Mama Melati melarang ku untuk pergi kesana batinku, mungkin sekarang Lea belum bisa tuan tapi insyaallah secepatnya.
" kemana perginya gadis itu apakah dia tersesat saat akan menuju tempat ini, benar-benar menyebalkan lihatlah apa yang akan kau terima" gerutu Alan didalam ruangannya.
Akhirnya Alan keluar dari ruangannya untuk menemui Lea dan ingin memarahinya, namun itu tidak mungkin karena sekarang Lea bersama tuan winanta.
"Ohhh jadi sekarang dia mulai berani melawanku dengan mengatakan mengadukan aku kepada papa, ingat hari ini kau lolos tapi aku pastikan besok kau akan menderita ingat itu" gerutu Alan didepan pintu dan menetap papa dan gadis miskin nan bodoh sekarang lemah lagi.
Alan lan mana ada orang apalagi perempuan terus diskaitin, merasa kuat mungkin tapi air mata dan jiwanya tidak akan sanggup menerima perlakuan seperti yang kamu lakukan.
Jangan mentang-mentang orang kaya jadi semena-mena sama rakyat biasa,
__ADS_1
jangan mentang-mentang Aslan king winanta jadi bisa nyiksa Lea Asmaja.