Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
83. Pertemuan Keluarga


__ADS_3

" Pa tolong hubungi alan kenapa dia lama sekali hanya bersih-bersih kenapa sampai jam segini masih belum datang, atau mungkin dia ingin menghindar mama sangat-sangat kecewa padanya " riska.


" Akan papa telpon ma " winanta


ceklek pintu ruangan terbuka


" Alan disini pa ma tidak perlu kawatir alan kabur bahkan tak menemui kalian disini. " ketus alan


Aku merasa tuan alan memang benar-benar marah padaku, ma pa sudahlah tidak perlu memarahi kak alan karena lea juga salah disini waktu itu lea tidak menepati janji yang lea buat sendiri kepada kak alan ma pa.


Jadi lea mohon jangan marah kepada kak alan, dan lea juga mau ngucapin terima kasih sama mama, papa dan kak alan udah mau terima lea di kehidupan kalian. sekarang lea cuma mau ketemu mama melati saja, bolehkan ma pa ?.


" Saya kamu gak perlu merasa bersalah dan kenapa kamu masih bisa maafin alan, jikapun kamu pernah mengingkari janji pada alan tapi alan tidak berhak juga menyakitimu dengan cara begini lea " riska.


" Benar apa yang dikatakan mama lea tidak seharusnya laki-laki melakukan perbuatan seperti itu, bagaimanapun kesalahan seseorang apalagi kepada perempuan " winanta.


" Lagi-lagi kau membuatku marah padamu lea dasar gadis miskin, bodoh aku yakin sekarang kau merasa bahagia dan besar kepala bukan setelah mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orangtuaku ( gerutu alan ).


Baiklah mama dan papa alan minta maaf pada kalian atas tindakan perbuatan alan yang tidak baik, bahkan tidak seperti laki-laki yang tegas dan bijaksana sekali lagi alan minta maaf mama papa " ucap alan.


" Maaf kamu mama dan papa terima tapi sekarang kamu juga harus minta maaf pada lea, dan berjanjilah untuk tidak bertindak seperti ini apalagi dengan menyakiti lea kamu mengerti " riska.


" Ayo lan minta maaf pada lea cepat, cepat minta maaflah didepan papa dan mama " tegas winanta.

__ADS_1


" Bukankah tadi alan sudah katakan alan minta maaf atas kesalahan alan kepada semuanya " ketus alan.


" Tidak kamu tadi hanya meminta maaf pada papa dan mama, ayo cepat minta maaf pada lea satu lagi didepan mama dan minta maaf seikhlasnya ayo cepat.


Ingat alan kita ini laki-laki berani berbuat berani bertanggung jawab, berani menyakiti maka berani untuk memaafkan apapun masalah yang telah terjadi sebelumnya " tegas winanta.


" Baiklah papa mama ( mendekati lea ), aku tidak pernah mencoba meminta maaf pada seseorang bahkan pada gadis kau tau bukan jika kau yang memulai masalah dan rasa dendam ini padamu dan sekarang aku yang harus meminta maaf padamu ( batin alan ).


Lea maafkan aku karena sudah bersikap kasar dan menyakitimu, serta maafkan juga kesalahan saat kita SMA dulu mulai sekarang saya berjanji tidak akan menyakitimu lagi. supaya mama dan papa semakin percaya maka senyum sinis alan ( tiba-tiba memeluk lea ) ".


Hap ( memeluk ) aku sangat terkejut kenapa tuan alan malah memelukku aku yakin ini hanya karena didepan mama dan papa.


Sedangkan papa dan mama alan tersenyum melihat alan memeluk lea.


" Iya ma papa juga berharap begitu dan papa yakin lea sosok perempuan yang tepat untuk alan " winanta.


" Kenapa malah diam aja nyaman ya dipeluk sama CEO tampan, pewaris kekayaan winanta. ( tapi kamu dipeluk seru juga tenang aja gitu ya diam aja kayak pasrah aku suka sama gadis penurut sepertimu, kenapa aku merasa jika cara ini adalah cara yang baik dan menyenangkan bukan kau bisa jadi milikku selamanya dan aku berhak melakukan apapun padamu ) batin alan. "


Akupun mulai merasa tidak nyaman dengan pelukannya akupun juga berbisik padanya, tuan sudah tolong lepaskan pelukannya aku sudah tak sanggup bernapas bahkan kepalaku kembali berdenyut perih dalam pelukan tuan.


( Alan melepaskan pelukannya )


" ( Riska mendekati lea dan alan ) Hemm begini yang mama dan papa mau kalian baikan, dan alan bisa menyayangi lea baiklah sekarang kita pulang saja lea sudah baikan sayang ? " riska.

__ADS_1


Sudah ma lea sudah merasa lebih baik hanya masih sedikit nyeri di kepala lea ma, tapi lea gakpapa kok ma sekarang lea mau pergi ke rumah sakit tempat mama dirawat saja atau ini rumah sakit yang sama dengan mama melati ma ?


" Alan ( ucap winanta ) ".


" Maaf lea ini rumah sakit yang berbeda dengan mamamu dirawat kalo begitu biar alan antarkan kesana, papa dan mama mau ikut juga ?. "


" Tapi ingat lea dengan kamu dan ingat jangan buat masalah lagi dengan menyakiti lea pahamkan alan apa yang mama ucapkan atau lea dengan mama dan papa saja " riska.


Sudah ma lea sama kak alan saja lea yakin kak alan tidak akan berbuat jahat lagi pada lea, aku sebenarnya tau dan merasakan pasti setelah kejadian ini kak alan maksudku tuan alan akan semakin marah padaku membatin.


Akhirnya merekapun berjalan menuju mobil masing-masing dan saat keluar ruangan lea mendapatkan telpon dari azza.


" Lea kak cuma mau bilang kalo mama dan kak udah di rumah nanti langsung pulang aja, gak usah ke rumah sakit jemput mama ohh ya tadi dito juga bantuin ngantarin kak dan mama kalo gitu kak tutup dulu dahhh " azza.


" Kenapa lea ? " riska.


Gini ma tadikan kak azza nelpon lea katanya mama sm kak udah pulang ke rumah, jadi lea gak usah ke rumah sakit lagi jemput mama dan kakak.


" Kalo begitu kita ke rumah lea saja, sekalian silahturahmi bukan dengan mama dan kakaknya lea " ucap winanta.


Apa silahturahmi ya sudahlah lihat saja apa yang akan terjadi, tapi aku harap mama melati menerima pertunangananku dengan kak alan jika mama riska nanti membahasnya.


Setelah itu kamipun menuju rumahku, dan aku semobil dengan tuan alan sedangkan mama dan papa pergi dengan mobil mereka.

__ADS_1


Di mobil aku lagi-lagi diam begitu juga dengannya ya tuan alan, apakah yang akan terjadi selanjutnya bagaimana dengan nasibku dan perjalanan hidupku. sungguh aku tidak pernah menyangka akan terjebak di kehidupan seperti ini.


__ADS_2