Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
22. Dasar Sombong


__ADS_3

"kenapa kau menatapku seperti itu bukan kah apa yang aku lakukan itu benar" ucap alan.


Aku tau kau CEO perusahaan ini tapi tidak bisakah bersikap baik dan ramah kepada karyawanmu. "jangan mengajariku tentang sikap baik atau sopan santun siapakah yang mengajarkan ku kesalahan dan sikap yang kau katakan buruk jahat ini itu semau karena dirimu"


Kenapa Tuan selalu menyalahkanku aku tidak pernah membuat masalah denganmu, apalagi merubah sikapmu Apa kau tidak berpikir kapan aku membuat dirimu marah.


"Baiklah jika kau lupa maka biarkan saja namun diriku tidak akan pernah melupakan kejadian itu, yang membuat aku membenci dirimu sampai kapanpun dan mulai hari ini bahkan selamanya kau harus menuruti perintahku sampai aku puas dengan dirimu" gertak alan


sambil berbicara seperti itu alam mendekatkan badannya sehingga aku tak dapat bergerak lagi bahkan dia mendekatkan wajahnya ke wajahku.


Kau memang bosku CEO perusahaan ini tapi jangan bersikap macam-macam kepadaku, "kau masih berani melawan ku jika kau terus melawan ku maka aku akan melakukan sesuatu yang dirimu tidak akan pernah melupakan kejadian ini".


sialan ternyata Alan malah mendekatkan wajahnya ke wajahku Jangan katakan jika dia ingin menciumku aku pun langsung mendorong dadanya yang bidang hingga dia terbentur ke bagian samping lift


Dengar aku akan melakukan apapun yang kau perintahkan bahkan memberikan derita di hidupku, tapi jangan pernah bersikap macam-macam atau menyentuh diriku apalagi melakukan perbuatan tadi.


"janganlah berlagak sombong dan sok kaya aku tahu kau sekarang telah memiliki kehidupan yang lebih baik, tapi aku mencurigai jika kau melakukan hal buruk untuk dirimu sehingga kau bisa menjadi orang kaya bukan" hina Alan.


Aku katakan jangan menuduh diriku melakukan hal yang buruk, lebih baik kita jalani saja apa yang akan terjadi aku disini hanya bekerja sebagai sekretaris mu bukan pembantu mu atau bahkan budak mu.


Akhirnya kami pun sampai di ruangan dan lift terbuka Aku menuju ruangannya dan meninggalkan dirinya berjalan sendirian meletakkan tas dan berkas di atas meja kerjanya dan akupun langsung menuju tempatku bekerja.

__ADS_1


"Kau memang gadis yang berbeda bahkan sejak SMA kau berani menolak semua perintah yang aku katakan. dan tidak tahu siapa diriku asal kau tahu banyak perempuan di luar sana yang menginginkan diriku bahkan menginginkan aku menyentuh dirinya tetapi kau malah menolak ingat aku akan melakukan hal itu itu kepadamu.


karena aku rasa hal itulah yang lebih memberikan derita di hidupmu tenanglah kita tunggu saja saat yang tepat dan kau akan menyesali itu seumur hidupmu Jangan pernah bermain-main dengan Aslan king winanta pewaris tahta kekayaan winanta Group


Aku pun memilih pekerjaanku dan aku sedikit lega setelah Adisti menemuiku dan berbicara dengannya,aku ingin sekali mengatakan apa yang terjadi tapi aku tidak bisa mengatakannya ini masalahku tidak mungkin aku memberikan beban pada teman sahabat baikku.


"Bagaimana lea apakah kau senang bekerja di sini sekali lagi aku ucapkan selamat untukmu, dan aku sedikit sedih karena kau malah memilih pergi dengan kakakmu . tapi aku tidak apa-apa lain kali mungkin kita bisa berangkat bersama kalau gitu aku ke tempatku dulu ini kan udah jam kerja nanti malah diomelin" ucap Adis.


Ya Ya sudah kembalilah ke tempatmu Adisty ingat Tuan Alan adalah orang yang sombong menakutkan yang tidak pernah senyum benarkan apa yang dikatakan oleh satpam itu.


Ohh iya kita lupa Adisty bahwa jika kita diterima di perusahaan ini maka kita berjanji akan mentraktir satpam yang di depan waktu itu.


" Ohh iya ya kan aku yang membuat janji sampai lupa, baiklah setelah pekerjaan nanti kita traktir dulu satpam itu" Adisti .


Baiklah lebih baik kita sekarang bekerja dengan baik dan setelah nanti jam pulang pekerjaan baru kita menepati janji kita kepada pak satpam itu.


Tiba-tiba telepon kantor berbunyi Ya sudah pasti itu Alan yang menelepon ya tuan ada apa, " cepat ke ruanganku dan jangan terlambat sedetikpun atau kau akan aku beri hukuman" gertak Alan.


Rasanya aku sangat muak baru bekerja 1 hari saja tapi aku ingin sekali bisa keluar cepat dari perusahaan ini dan dari kehidupan Alan.


Baiklah aku segera datang Tuan saat menuju ruangan Alan tiba-tiba aku melihat seorang bapak-bapak sepertinya dia pusing, aku pun mencoba mendekatinya dan menolongnya Aku tidak tahu siapa dia tapi sepertinya dia memiliki posisi penting disini karena pakainya sangat bagus hampir sama dengan Tuan Alan.

__ADS_1


Saat aku mendekatinya dia malah jatuh dan pingsan, untung saja aku menangkap kepalanya saat akan terbentur ke lantai dan aku minta tolong mendengar suaraku semua karyawan yang ada datang kepadaku dan melihat jika itu adalah putra winanta pemilik perusahaan ini ya papanya Aslan.


"Terima kasih nona telah menyelamatkan Tuan putra" ucap seorang pria aku juga tidak tau dia siapa.


Cepatlah tidak perlu berterima kasih cepat bawa Tuan putra ke rumah sakit Aku akan mengatakan kepada tuan Alan tentang keadaan papanya.


"Kenapa dia juga belum sampai ke manakah dia pergi, dia sangat suka membuat diriku marah bahkan ini sudah hampir 10 menit apakah dia lupa. Baiklah akan banyak penderitaan yang akan kau terima karena telah membuat diriku menunggu Aku paling benci menunggu". gumam alan


Akhirnya aku pun sampai di ruangan Tuan Alan saat masuk, aku langsung memanggil tuan-tuan.


"Apakah dirimu tidak memiliki jam hingga kau lupa dengan waktu mu, kau telah membuatku menunggu Aku akan memberikanmu hukuman ingat itu".


Apakah setiap kesalahan ku harus kau hukum, janganlah berlagak sombong aku tahu kau seorang yang kaya tapi tidak harus selalu menindas orang apalagi Aku ini seorang perempuan.


Dan jangan gegabah dalam mengambil tindakan atau keputusan apakah kau tahu apa yang aku lakukan sehingga aku harus terlambat menemui dirimu tuan.


Jika sikapmu selalu sombong begini maka tidak akan ada orang yang suka pada dirimu. aku tadi melihat seseorang jatuh pingsan maka aku menolong dirinya dulu dan ternyata dia adalah Tuan putra winanta aku yakin tuan mengenalnya.


" Papa kenapa papa kenapa dia bisa jatuh pingsan" ingat meskipun engkau telah menolongnya Aku tidak akan berterima kasih kepadamu dan kau jangan sombong dulu.


Karena telah menolong papaku karena itu belum bisa memaafkan dan membuat diriku lupa akan kesalahanmu, maka janganlah berlagak sombong karena telah menolong papa kau mengerti.

__ADS_1


Dasar Sombong kau tak sadar jika kau yang sombong bukan diriku, lihat sekarang dia malah meninggalkan ku begitu saja.


Tapi aku bisa merasakan itu kekawatiran terhadap orang tua yang sosok yang paling kita sayangi dan cintai.


__ADS_2