Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
53. Alaaaaaaan


__ADS_3

" Heiii jangan bilang kalo kamu sependapat dengan temanmu risa itu " alan.


Tidak tuan tidak sebenarnya tuan itu baik bukan, hanya karena masalah waktu itu tuan sedikit jadi pemarah.


Tapi tenang saja tuan tidak menyeramkan bagi saya, jika itu benar maka saya tidak mungkin bersama tuan sekarang ini bukan.


" Baiklah bagus itu jawaban yang baik saya dengar dan kau tidak akan terkena masalah " alan.


Beberapa menit kemudian kami hanya diam fokus pada perjalanan, aku hanya bisa diam dan mencoba tenang walaupun sebenarnya aku ingin lepas dari alan.


Bahkan aku rela hidup sederhana miskin kembali disini daripada harus bersama alan, dengan kemewahan kekayaan namun dengan semua ini aku tidak tenang.


" Apakah kau benar ingin melihat rumahmu ?? " alan.


Benar tuan bahkan tak perlu harus mampir tuan melihat dari mobil saja sudah cukup, tapi jika tuan tidak bisa kesana maka terserah tuan saja.


" Ehmmmmm " alan, apa artinya itu ehmm mau atau tidak sudahlah aku diam saja daripada banyak bertanya. tapi aku rasa mobil ini menuju jalan kerumahku, berarti jawabannya mau syukurlah aku bisa melepas rindu pada ibu rumah dan suasana desa ini.


Masa kecilku yang sangat indah namun sekarang kehidupanku sangat menyiksaku, aku ingin kembali menjadi anak kecil saja. ibu lea rindu dengan ibu ibu temui lea sekali saja dalam mimpi lea bu, sudah hampir 5 tahun kepergian ibu.


Aku jadi terdiam dan sedih mengingat kenanganku dikampung ini, dan pada akhirnya kami sampai melewati rumahku tapi aku tidak sanggup turun.

__ADS_1


" Sudah sampai turunlah bukankah kau ingin kerumahmu sekarang kita sudah sampai kau malah diam " alan.


Lea liat dari mobil aja tuan lea gak sanggup turun, " ehmm terserahmu " alan.


Akupun meletakkan hpku disamping dekat alan, aku hanya menatap rumahku dan sekelilingnya dari balik jendela mobil aku sangat senang sekali bisa kesini. ibu ibu pasti sudah tenang disana tapi lea disini malah tersiksa ibu, tolong bantu lea menghadapi semuanya bu.


Ting ting pesan masuk di hp lea, tapi dia tidak sadar dengan bunyi hpnya, alanpun menoleh kearah lea namun lea membelakaginya menghadap dan memperhatikan rumahnya.


" Siapa yang mengirim pesan padanya (mengambil hp lea yang diletakkan disamping alan), lagi-lagi bima tidak ada bosanya dia menghubungi lea bahkan pesannya " lea kenapa kamu tidak membalas pesanku ini bima kak bima bukankah kemaren kita sudah pergi ke restoranku dan mengantarmu pulang lea " bima.


Kurang ajar ya bima berani-beraninya dia mengajak lea, baiklah aku akan menghapus kontakmu lagi jangan harap semua itu terjadi. Kau itu sahabatku kenapa kau malah mau mendekati lea, baiklah setelah dari sini aku akan menemuimu untuk sedikit berbincang denganmu " alan.


Aku terus memandangi rumah ibu aku melihat ada anak kecil perempuan ya itu aku lea asmaja. yang sangat bahagia tinggal dirumah ini, meskipun tidak terlalu bagus namun bagiku rumah ini sangat menyenangkan apalagi jika bersama ibu.


Baik tuan lea juga maksudnya saya juga sudah senang bisa melihat rumah ini kembali, sekarang terserah tuan kita akan pergi kemana. akhirnya kamipun melanjutkan perjalanan entah kemana yang akan dituju oleh alan, aku masih terdiam melihat suasana desa ini disini aku dibesarkan aku sangat ingin kembali disini tapi itu tidak mungkin.


Mama melati dan kak azza adalah keluargaku sekarang aku tidak mungkin meninggalkan mereka, sedangkan mereka telah berjasa dalam hidupku begitu juga dengan sandiwara dan jebakan dari tuan alan ini yang semakin membuatku menderita.


Mobil terus melaju aku juga tidak tau dia akan kemana, tapi diperjalanan tiba-tiba tuan alan menannyakan masalah semalam tapi dengan lagak sombong tapi kepoan juga.


" Semalam kenapa kamu seperti orang ketakutan dan bahkan sampai pingsan begitu " alan.

__ADS_1


Apakah tiba bisa berbicara dengan lembut dan sopan batinku, Ohh tidak apa-apa tuan " Apa kau bilang tidak apa-apa tapi buktinya kau sangat ketakutan sampai gemetar begitu aku tanya apa yang menyebabkan kau bisa begitu " alan.


Benar tuan saya tidak apa-apa tuan tenang saja lagian untuk apa juga tuan peduli kepada saya bukan.


" Tumben sekali kau pintar dan benar untuk apa aku mempedulikanmu, tapi aku rasa ceritaku ini sangat peduli untukmu bukankah tadi malam kau pingsan maka aku yang menggendongmu menuju sofa dan maaf sekali aku tidak sengaja........ untuk me..... " alan.


Tidak tuan jangan bilang yang bukan-bukan dan jangan bilang jika tuan melakukan hal-hal buruk pada saya tidak itu tidak mungkin.


Alan tersenyum melihat lea yang sangat panik dan takut jika alan benar-benar melakukannya.


" Ternyata dia akan lebih cantik dan manis saat ketakutan sering-sering saja aku membuatnya begini bukan lebih seru, lagian aku juga tidak ingin melukainya dia perempuan lebih aku hanya mengekangnya bukan melukai dia " batin alan.


Tuan jawa apa yang tuan lakukan pada saya tadi malam jawab tuan jangan hanya senyum-senyum, tuan jawab akupun memukul bahu dan tangannya walaupun dia menyetir.


Anggapun memegang tangaku dan meletakkan tanganku didahinya dan setelah itu bibirnya, apakah itu isyarat jika dia mencium dahiku dan tidak tidak mungkin dia mencium bibirku tidak itu tidak mungkin.


Aku langsung menarik tanganku darinya dan langsung memegang dahiku setelah itu bibirku, tidak itu tidak mungkin tuan pasti berbohong aku yakin tuan hanya ingin menakuti aku tidak itu tidak mungkin. Bukankah tuan tidak suka padaku dan bahkan membenci dan dendam padaku bukan aku yakin tuan berbohong.


" Baiklah terserahmu tapi malam tadi aku benar-benar melakukan itu, masalah aku benci, dendam, dan tidak suka padamu bukan suatu masalah. Entah kenapa aku mau melakukan itu mungkin karena kau menolakku secara nyata maka aku harus melakukannya dengan cara begini " alan.


Aku hanya diam dan tak ingin bicara dengan dia lagi, mama kak azza maafin lea gak bisa jaga nasehat kalian karena saat itu lea juga gak sadar karena pingsan Ibu maafin lea juga bu gak bisa jaga diri ibu maafin lea.

__ADS_1


" Sepertinya aku berhasil membuat dia marah karena itu padahal aku tidak melakukan apapun padanya, aku hanya mengendongnya mana mungkin juga aku mau menciumnya dasar gadis bodoh " alan.


__ADS_2