
Astaga ternyata yang menjebak lea seorang perempuan juga kenapa dia sampai tega malah menjebak lea kak, tapi sepertinya lea pernah bertemu dengannya kak tapi apa tujuannya menjebak lea seperti ini.
" Entahlah apa alasan pasti darinya tapi saya pastikan besok sudah dipastikan dia harus keluar dari kantor untuk selamanya " ucap alan.
Apa kak alan ingin memecatnya jangan kak sudahlah tak perlu sampai memecatnya mungkin dia tidak sengaja melakukannya kak lea sudah maafkan.
" Hahahhhh sudah memaafkannya kau sekarang malah jadi bodoh ingat ya jika sudah di sakiti maka lawanlah, dan jangan malah berbaik hati pada orang-orang itu tapi keputusanku sudah bulat aku akan memecatnya " alan.
Tidak kak tidak perlu lea juga baik-baik saja jika ingin menghukumnya hukum saja tapi jangan sampai memecatnya kak lea mohon jangan dan tidak perlu.
" Saya tidak habis pikir dengan pemikiranmu "alan.
Saat tengah berdebat keluarga mereka datang ke kamar dan sempat mendengar dan melihat berdebatan putra dan putri mereka.
" Sayang lea kami kembali ada apa ini sepertinya kalian sedang berdebat serius sampai terdengar ke depan tadi ? " melati.
" Benar lea alan ada apa dan apa yang sedang kalian perdebatkan ? " riska.
" Biasanya ma lea jadi orang terlalu baik tapi jadinya bukan baik lagi ma, jadi gini tadi satpam kantor kita udah cek cctv dan dapetin hasil siapa yang ngejebak lea di gudang.
Alan juga belum tau nama dan bagian apa dia tapi dia dipastikan karyawan kantor " alan.
" Papa boleh lihat vidionya lan, iya benar dia karyawan kantor kita dan apa yang melatar belakangi dia sampai melakukan hal buruk seperti ini " winanta.
Yang lainya juga bergantian melihat pelaku yabg menjebak lea.
" Jadi alan katakan jika alan akan langsung memecat dia atas perbuatan yang bisa saja akan menghilangkan nyawa lea bukan, dan tak ada alasan apapun untuk melakukan pembelaan tapi saat alan katakan seperti itu lea malah menjawab tidak perlu.
Lea tidak apa-apa jadi tidak perlu sampai memecatnya dari kantor apakah itu terlalu baik itulah yang alan herankan " alan.
__ADS_1
" Lea mama sangat salut dengan kebaikan hatimu tapi jika masalahnya seperti ini maka hal ini tidak bisa di toleririr lagi lea, mama setuju dengan apa yang alan katakan dan pasti karyawan itu memang memiliki niat jahat kepada kamu lea " ucap riska.
" Benar sayang mama juga tidak ingin jika kamu disakiti kembali bahkan bisa saja lebih parah dari ini " melati.
" Tapi azza rasa pasti masalahnya cukup berat karena dia sampai berani menyakiti lea dan azza rasa ini bukan hanya masalah kantor " azza.
Akhirnya mereka teru membicarakan hal ini dan untuk keputusan mengenai karyawan yang sudah menjebak lea di gudang itu akan dilakukan besok.
" Sepertinya sudah hampir larut malam kalo begitu kami pamit jeng, azza lea mama pamit dulu ( cipika-cipiki ) " riska.
Terima kasih ma sudah sempatin datang besuk lea dan malahan ngerepotin kak alan.
" Udah gakpapa lea mama papa dan alan malah seneng kalo di repotin sama kamu, yaudah kami balik duluan semoga cepat sembuh lea dahhhh " riska.
" Alan pamit dulu tan kak azza, lea " alan.
" Pa apakah papa merasa dari sikap lea itu mencerminkan sikap arum yang sangat baik bahkan sama persis pa, maka dari itu mama sangat yakin jika lea memang putrinya arum tapi sampai sekarang kita belum punya bukti yang kuat pa " riska.
" Benar sekali ma papa dari awal juga sudah merasakan hal itu tapi jika memang lea itu rindu anaknya prayuanda dan arum mereka sangat beruntung ma memiliki putri seperti lea.
Dan papa rasa jika itu benar lagi lea memang putrinya prayuanda dan arum papa rasa jika pembantu atau orang yang merawat lea juga mengajari lea dengan baik bukankah begitu ma " ucap winanta.
" Aku benar-benar tidak habis pikir kenapa dia bisa sebaik itu dan selembut itu, tidak ada amarah atau rasa dendam benci apakah dia bukan manusia bahkan setiap perlakuan burukku padanya hanya ia terima dan meminta maaf kembali padaku " gerutu alan sambil menyetir.
Disebuah Rumah
" Lihatlah lea saya tidak akan membiarkan hidupmu bahagia bahkan kau semakin dekat dengan alan itu tidak akan terjadi ingat itu, jika aku tidak bisa mendapatkan alan maka gadis sepertimu juga tidak boleh mendapatkan aslan king winanta ingat itu " ucap seorang gadis.
Di Rumah Sakit
__ADS_1
" Lea mama ingin jujur pada lea tentang suatu hal mungkin ini sangat penting menyangkut hidupmu sayang " melati.
Iya ma hal penting apa yang ingin mama sampaikan ma.
Melatipun menjelaskan tentang hal yang mereka bahas di kafe tadi saat itu lea terkejut mendengar apa yang di katakan mamanya tapi dia juga jadi tau apa maksud alan kejutan yang akan dia berikan jadi lamaran itu.
" Bagaimana lea apakah lea setuju dan mau menerima lamaran alan sayang " melati.
" Kalo kak dan mama terserah kamu aja lea kalo kamu rasa kamu menyukai alan ya terima saja tapi kalo tidak yasudah tolak saja agar tidak ada paksaan untukmu karena kakak dan mama sangat menyayangimu " azza.
Mama kakak lea merasa sangat beruntung sekali bisa dititip oleh ibu pada orang seperti kalian, ibu memang tak salah pilih menitipkan lea pada kalian jadi jika kalian memang setuju maka lea akan terima lamaran itu.
Tapi ada satu ketakutan lea ma bahkan sangat lea takuti sekali bahkan hal itu juga bisa nantinya menjadi alasan lea untuk menolak lamaran kak alan ma kakak.
" Apa yang kau takuti sayang mama dan azza ada disini tidak ada yang akan menyakitimu dan membuatmu takut lagi percayalah kami akan menjagamu " melati.
Iya ma kak hal itu lea percayakan pada kalian tapi masalahnya bukan itu ma tapiiiiiiiiiiiii.
" Tapi apa lea katakan saja " azza.
Tapi masalahnya lea tidak punya ayah dan ibu bahkan lea saja tidak tau siapa nama ayah kandung lea sendiri ma bagaimana nanti jika lea akan menikah ma lea takut. Apa mungkin lea ini anak h***m sampai lea sendiri tidak tau siapa nama ayah kandung lea.
Tapi jika melihat ibu dia perempuan baik-baik ma tapi kenapa ibu tidak mau memberitahu siapa ayah kandung lea maka dari itu lea seperti ingin menolak lamaran orang-orang pada lea termasuk kak alan ma hisskkkk hissskkkk.
" Sayang jangan menangis dan jangan pernah katakan jika kamu anak h**** lagi itu tidak benar sayang ( memeluk lea ) " melati.
" Azza juga ikut memeluk lea karena aku tahu seperti apa rasanya tidak memiliki sosok ayah, bahkan kau sampai tak tau siapa ayah kabdungmu bahkan namanyapun kau tidak tau " azza.
" Baiklah lea mama akan beritahu hal sebenarnya pada keluargamu yang asli dan mama berjanji akan melakukan itu, kau sudah terlalu menderita dan kau terlalu baik jika terus disakiti dan hidup menderita seperti ini hanya karna keegoisan mama angkatmu ini maafkan mama sayang ( memcium dahi lea ) " batin melati.
__ADS_1