
Tibalah pada suatu hari diadakan acara peresmian cabang dari perusahaan prayuanda, dari mana setiap delegasi dan bos-bos besar di kota ini diundang termasuk Alan dan papanya.
Pagi itu Alan mendekatiku mengatakan " kau sudah tahu bukan jika keluarga perusahaan Prayuanda mengundang semua bos bos besar perusahaan, untuk menghadiri acara di rumahnya" ucap alan.
Iya tuan saya sudah tau kabar itu,
" Baguslah kau tau karena kau sudah mengetahuinya maka, kau harus pergi bersamaku ke acara itu " ucap Alan.
Tapi tan bukankah kau mengatakan jika yang pergi hanya maksudku diundang hanya bos besar pemegang saham, CEO sepertimu dan tuan malah mengajakku maaf tuan aku tidak bis.......
" Kau menentangku kau lupa dengan ucapanmu aku bilang ikut denganku, kau sendiri yang berjanji kenapa sekarang kau lupa Aku paling benci dengan semua orang yang telah berjanji dan mengingkarinya.
Jangan macam-macam atau kakakmu akan terdepak dari perusahaan itu dan atau kau ingin melihat Mamamu itu menangis, karena kebangkrutan dari butiknya yang tidak laku lagi mengerti.
Ingat jangan main-main dengan perkataan aku Aslan king atau kau masih ingin menguji ku, Baiklah akan kita lihat apakah ucapanku ini benar atau hanya gertakan untukmu.
Tapi jangan salahkan aku jika mama dan kakakmu menangis jika terjadi sesuatu pada diri mereka dan juga pada dirimu" ancam Alan.
Aku merasa sangat ketakutan Baiklah aku akan pergi bersamamu maksudku tuan, aku merasa jika Mama pasti tidak akan mengizinkan ku pergi ke acara keluarga prayuanda. tapi aku harus meminta izin dulu mungkin kak azza juga akan ikut dan mama mengizinkannya.
Semoga kali ini mama mengizinkan ku pergi bersama Alan dan ke acara keluarga prayuanda, karena jika aku menolak maka Alan akan melakukan tindakan yang akan menyakiti mama.
Saat sore ketika aku ingin pulang aku mencoba menelpon ke Aza, namun sepertinya dia tidak bisa dihubungi. aku juga mencoba mencari Disti tetapi dia telah pulang terlebih dahulu, aku harus pulang dengan siapa.
Baiklah aku pesan ojek online saja namun sesaat aku memesan ojek online di handphone-ku, tiba-tiba saja ada suara dan suara itu sangat aku kenal dan aku pun menoleh kesamping ku.
Sekarang sebuah mobil telah sampai berhenti didepanku,
" Apa kau ingin aku antar maksudku apakah kau ingin menumpang cepatlah atau aku berubah pikiran" ucap Alan.
__ADS_1
(Aouthor) alan Alan kalo mau mengajak cewek itu yang lembut dikit, udah tau Lo sendiri yang mau Lea agar pulang bareng lu. pakai sok-sokan bilang gak lagi lu manusia bukan batu es cool lu keterlaluan gengsi lu ketinggian.
Ingat gue buat Lo gak akan bisa dapetin Lea baru tau rasa Lo, gimana reader Lea gak usah sama Aslan kan ( koment) mampus Lo lan lan.
Tidak tuan tidak perlu aku sudah memesan ojek online,
" Kau menolak tawaranku kau memang gadis bodoh seseorang laki-laki tampan menawarkan bantuan pulang dengan mobil mewah, kau malah memilih ojek online itu bodoh sekali.
Baiklah aku hanya ingin mengatakan jika kau jangan sampai telat untuk pulang dan bersiap-siap untuk pergi, aku akan menjemputmu jika sampai kau terlambat ingat akan ada hukuman yang akan selalu menemui dirimu.
Sekali lagi aku katakan kau mau pulang denganku, atau ojek online itu sekarang masuk ke dalam mobilku aku bilang masuk" geram Alan dan memasang wajah seram.
Ya Tuhan kenapa aku harus berada di kehidupan seperti ini (masuk kedalam mobil) andai kau tahu aku nyaman dengan dirimu ketika kamu bersikap baik Alan.
Tetapi ketika kemarahan dan kebencian mu datang tak tahu kenapa hatiku merasa sedih, bukankah saat terakhir kita berpisah kau sangat baik kepadaku.
Dan sekarang kamu marah, mendendam, menaruh kebencian aku tak tahu apa alasannya apakah aku harus benar-benar menanyakannya dan kamu menunjukkan di mana kesalahanku.
Beberapa menit akhirnya kami sampai,
" Baiklah silahkan turun dan ingat jangan sampai telat saat aku datang menjemputmu, dan jangan pergi dengan kakakmu.
Jika memang dia juga akan kesana biarkan dia sendiri jangan pergi dengannya, dan jangan sampai dia ikut dengan kita ingat itu" ucap Alan.
Baiklah tuan terima kasih atas tumpangnya kepadaku menggunakan mobil mewahmu ini aku tersenyum seikhlas mungkin melihat sikapnya.
" Bagus seperti itu ya saya inginkan" ucap Alan.
Alann pun pergi dengan mobilnya dan aku pun melangkah ke dalam rumah.
__ADS_1
" Siapakah gadis itu Tuan bukankah Tuan seringkali memperhatikannya dari dalam mobil, saat dia datang ke kantor diantar kakaknya.
Apakah dia kekasih Tuan ?" tanya pak pir.
" Sudahlah jangan banyak tanya pekerjaanmu hanya sebagai sopir dan jangan banyak mengurusi kehidupanku, setelah nanti pekerjaanmu selesai kembalilah ke rumahmu atau ke mana pun karena aku sendiri yang akan menjemput gadis tadi" ucap Alan.
" Baiklah Tuan tapi Jika boleh saya jujur senyuman gadis tadi sangat manis sekali Tuan jika memang Tuan tidak ada hubungan dengannya aku ingin berkenalan dengannya boleh kan tuan" macam-macam ni sopir.
( Senyuman manis kenapa kata-kata itu aku dengar lagi, bukankah pertama aku mendengarnya dari mulut Bima saat SMA itu panggilan kepada gadis miskin itu) gumam Alan.
Dan saat marah ketika sopirnya mengatakan ingin berkenalan dengan lea.
"Berani sekali kau bicara begitu jika kau sampai mendekatinya atau bicara dengannya, maka itu akan menjadi hari terakhirmu bekerja dengan diriku mengerti " ancam tuan.
" Tidak Tuan saya hanya bercanda namun senyumannya memang manis"ni sopir kegatelan juga ya gue skip Lo baru tau rasa.
Lagi- lagi Alan memasang wajah memerah, sesampainya di rumah ternyata kak aza dan mama sudah berada di ruang tamu mereka sudah segar dan telah selesai bersih-bersih.
Sepertinya aku beruntung kak Aza mengatakan " kamu ikut ke acara perayaan prayuada kan Lea " ucap azza.
" Baiklah mama mengizinkan kalian tapi ingat jangan pulang terlalu malam dan pergi dengan kak azza" ucap mama.
Tapi mah nanti alan yang menjemput lea, tenanglah ma Alan dan lea tidak ada hubungan dengannya, hanya ingin menjalankan maksud lea dia memerintahkan untuk berangkat dengannya ke acara itu ma
Mama lea mohon izin kan lea mah, Lea janji gak akan macam-macam atau pun melakukan hal-hal yang akan membuat Mama marah.
"Mama selalu mengizinkanmu Lea tapi ada ketakutan besar dalam hidup mama ini, aku tidak ingin melepasmu pergi dengan mereka tapi aku telah tahu jika kemauan mu itu karena paksaan oleh Alan.
Karena dia mengancam mu aku yakin itu Lea . Baiklah mama akan mengizinkanmu namun, ingat Azza tetap menjaga adikmu ini jangan sampai Alan itu kembali menyakitinya" ucap mama.
__ADS_1
Baiklah terima kasih kami pun berpelukan dan aku minta izin ke kamar untuk membersihkan badan dan dan menunggu sampai waktu acara malam nanti datang.