
Setelah malam itu pulang dari rumah Lea, aslan mengatakan kepada mamanya jika Lea baik-baik saja.
Andai saja mana Riska tau jika sekarang ini yang akan, memberikan ketakutan pada Lea adalah putranya sendiri yang begitu jahat dan kejam.
Saat pagi menjelang aktivitas biasanya kembali dilakukan, bekerja kekantor hari ini azza masuk kerja biar mama Melati saja yang menjaga lea.
Flashback
"keluarga pasien Lea" ucap dokter
"Kami dok saya ibu dan kakaknya" ucap Melati dan azza.
"Begini pasien hanya sedikit shock atas apa yang terjadi pada dirinya, sekarang pasien sudah sadarkan diri tapi saya katakan bahwa pasien memiliki kekuatan mental yang cukup dalam dirinya maka dari itu pasien tidak terlalu drob saat kejadian ini.
Baiklah saya hanya ingin katakan kembali keadaan pasien batin dan jiwa,tetap harus dijaga dan Jangan terlalu memikirkan hal yang berat-berat kalo begitu saya permisi" ucap dokter.
"Mama lihatkan sekarang apa yang harus kita lakukan ma, atau kita memang harus memisahkan Lea dan Alan alias mengeluarkan Lea bekerja dari perusahaan Alan" ucap azza.
"Tidak kita harus tau dulu bagaimana jawaban Lea, yang terpenting sekarang kondisi lea dulu" ucap mama.
Kakak mama kalian disini kenapa Lea bisa ada disini, "Lea mama ingin minta maaf kepada Lea atas kesalahan-kesalahan mama ( memeluk Lea) ".
Batinku sudah beberapa hari ini aku sangat merindukanmu pelukan ini ma, azza juga ikut ingin memeluk lea. aku sangat bahagia sekali bisa merasakan kebahagiaan ini kembali.
"Lea sekarang mama dan azza sudah tau perlakuan Alan terhadap Lea, mama dan azza belum sepenuhnya mengerti tentang masalah Lea dengan alan.
Tapi mama yakin bukan hanya kali ini Lea diperlakukan seperti ini" ucap mama.
"Lea jika memang Alan selalu berbuat kasar padamu, kakak mohon keluarlah dari perusahaan itu cukup urus saja butik kita Lea.
karena kakak dan mama melihat Lea terus disakiti oleh Alan, kita tau dia memiliki kekuasaan yang tinggi namun bukan berarti dia melakukan seenaknya saja kepada kita" ucap azza.
Batinku aku harus bagaimana jika aku keluar dari perusahaan itu, maka harus membayar denda sebesar seratus juta dan uang sebanyak itu sama dengan menjual kedua boutique mama.
Walaupun harga boutique itu lebih dari seratus juta, tapi aku gak mungkin melakukan itu boutique itu hasil dan hak milik mama Melati dan bukan hak milik aku.
__ADS_1
Mama kakak Lea gakpapa ngelakuin ini semua, Bahkan sekarang Lea lebih kuat dan Semangat melakukan menjalini rintangan apapun.
Karena sekarang kekuatan dan semangat Lea bertambah setelah mama kembali menyayangi lea, sekarang yang terpenting Lea udah sembuh karena kehadiran kalian kembali berpelukan.
"Kamu memang memiliki hati dan jiwa yang besar dan hati seorang malaikat, karena meskipun orang berbuat jahat kamu selalu memaafkan orang itu" batin melati.
Pokoknya besok kita harus kembali menjalankan aktivitas seperti biasa, " gak Lea belum boleh kerja ke kantor dan harus istirahat satu hari lagi supaya badannya bener-bener fit biar mama yang jagain dan jangan banyak bantah oke sayang" ucap mama.
Baiklah mama dan kakakku kembali berpelukan malam ini aku mendapat kepahitan dari Perla Alan, tapi mama dan kak azza sebagai penyembuh lukanya.
Dikantor pagi ini Aslan sibuk menunggu kedatangan Lea bahkan pukul telah menunjukkan, keterlambatan yang cukup bagi karyawan namun sampai detik ini Lea juga belum datang.
Ya memang Lea tidak akan datang dia akan datang besok, " kurang ajar sekali gadis itu tidak masuk kantor sekarang apakah kondisi semalam begitu parah tidak itu hanya sedikit gertakan dan cengkraman saja.
Lihatlah jika sampai besok dia juga tidak datang maka akan menjadi, kepahitan yang harus ia terima lagi namun aku harus memastikan keadaan dia"ucap Alan.
"Halo Dita tolong panggilkan Adisti bagian diivisi pemasaran untuk Menuju ruangan saya cepat" bentak Alan.
"Adisti cepat keruangan tuan Alan beliau memanggil mu" ucap Dita.
Disti pun berjalan menuju ruangan tuan Alan dengan gemetaran dan sangat gugup, tok tok tok ( ketukan pintu ).
"Masuk" ketus Alan.
"Ada yang bisa saya bantu tuan " ucap disti.
"Bukankah kamu sahabat dekat Lea saya ingin bertanya dimana dia sekarang, kenapa dia tidak masuk bekerja hari ini?" ucap Alan.
"Maaf tuan saya tidak tau kabar Lea terakhir sama bertemu hanya kemarin, saat coba saya hubungi tetapi nomornya tidak dapat dihubungi" ucap disti.
"Baiklah sekarang saya ingin kamu mencari kabar tentang lea, dan cepat beritahu saya ini kartu nama saya disana ada nomor yang bisa kamu hubungi.
Cari secepatnya informasi tentang dia dan jangan pernah beri kabar yang tidak pasti mengerti" tegas Alan.
"Baik tuan akan segera saya cari informasi tentang Lea, kalo begitu saya permisi " ucap disti.
__ADS_1
"Lihat lah besok apa yang akan kau terima Lea gadis miskin bodoh dan lemah" gumam Alan.
"Aku harus pergi kerumah Lea setelah jam pulang nanti, semoga aku bisa bertemu dengan mu Lea sepertinya besok kau harus memohon maaf pada si tuan Alan itu.
Aku melihat wajahnya sangat mengerikan seperti ingin orang saja, saat dia tidak mendapatkan kabar darimu" gumam disti menuju meja kerjanya.
Tak terasa sorepun datang disti bergegas menuju rumah Lea, tapi dia tidak mendapatkan kabar jika Lea tidak ada dirumah.
Hanya saja satpam rumah Lea memberitahu,
"Non Lea dan yang lainnya tidak ada dirumah non hanya tadi saya mendapat kabar dari non azza jika non Lea berada dirumah sakit *******" ucap pak tarto satpam rumah Melati.
"Baiklah lah pak terima kasih atas informasinya kalo begitu saya permisi pak, Assalamualaikum" ucap adisti.
"Baik non waalaikumussalam" ucap satpam.
"Aku harus mengirim pesan kepada tuan Alan jika Lea sedang ada dirumah sakit, tidak tidak jangan sekarang bukankah tuan Alan itu mengatakan jika informasinya harus akurat.
Baiklah lebih baik aku kerumah sakit dulu untuk memastikan keadaan dan keberadaan lea.
Disti terus melajukan motornya sampai dirumah sakit, disti tak percaya jika sahabatnya benar-benar terbaring lemah sambil memejamkan matanya.
"Aku masuk saja lah lagian gak ada yang jagain Lea memangnya Tante Mel kemana, ohh ya lebih baik aku mengambil foto Lea untuk dikirim kepada tuan alan.
Oke biar lebih meyakinkan aku foto dibagian infus dan sepertinya tangan Lea sedikit membengkak akibat infus yang terpasang ini.
Wahh bagus jepretan yang sangat baik, oke tinggal dikirim kepada tuan itu kira-kira apa reak si dari tuan Alan itu.
Pesan singkat,
"Tuan ini saya Adisti sahabat Lea saya mendapatkan informasi jika Lea sedang dirawat dirumah sakit.
Dan saya sudah memastikannya Lea benar-benar dirawat dirumah sakit ini,
ini tuan beberapa fotonya" ucap disti sambil mengirim foto Lea yang sedang terbaring dan tertidur.
__ADS_1