Kekuasaanmu Deritaku

Kekuasaanmu Deritaku
51. Sampai


__ADS_3

Aduh mataku sangat mengantuk sekali bagaimana ini mataku seakan tak sanggup dibuka lagi, apa aku harus minta izin setiap apa yang aku lakukan kepadanya.


" Dasar gadis bodoh kenapa dia harus menahan kantuknya apakah sekarang dia, benar-benar patuh dan menuruti aku tapi itu hal yang bagus bukan biarkan saja dia " batin alan.


Uhh aku sudah tidak sanggup menahanya mata ini sudah tak sanggup lagi, akupun bersandar pada tempat duduk dan memiringkan badanku aku juga tak meminta izin pada alan karena mata ini sangat mengantuk sekali.


Bahkan saat kepala ini disandarkan mataku langsung tertutup dan tertidur aku juga tidak tau apa yang terjadi lagi.


" Lea lea apakah kamu mendengar saya lea, benar bukan dia sudah tidur duluan berani sekali dia meninggalkanku menyetir sendirian. tapi sudahlah mungkin dia lelah hari ini, ada apa denganku perasaan ini terkadang aku sangat marah padanya namun aku tiba-tiba menjadi kasihan pada dirinya.


Apa karena tau jika dia sudah kehilangan ibunya, atau perasaan itu ahhh tidak tidak mungkin perasaan itu itu tidak akan mungkin dan tidak akan pernah terjadi.


Aku harus tetap membalas semua perbuatannya, karena bertahun-tahun dia sudah membuat hidupku hancur, dan dipermalukan bagaimana dengan mudahnya aku melupakan itu " gerutu alan.


Beberapa jam perjalanan akhirnya kamipun sampai aku terbangun, dan melihat dimobil tidak ada alan kemana dia apakah dia meninggalkanku sendiri.


Akupun mencoba turun dari mobil dan melihat keluar bahwasanya aku pernah kesini, dan aku mengingat bukankah ini vila milik alan dan vila ini berada dikota bandung.


Bandung yeahhh aku bisa kembali kesini setelah beberapa tahun tak bisa kesini, aku sangat senang sekali semoga aku bisa bertemu dengan ibu-ibu pemetik teh teman ibu waktu itu. serta teman-temanku terutama risa aku sangat ingin bertemu dengannya, tapi dimana alan kemana dia pergi atau dia sudah masuk duluan.


Akupun masuk kedalam dan pintunya tidak dikunci aku masuk sambil memanggilnya, tuan tuan tuan alan dimana tuan tuan tiba-tiba saja lampu padam dan semua gelap gulita aku yang sangat takut kegelapan tiba-tiba terkejut dan berteriak Tuaannnnnnn tuannnnn tolong tolong aku.

__ADS_1


Dengan panik aku berteriak dan menangis dilantai dengan menutup wajahku, dan terus memanggil tuan alan tuan dimana kau tuan namun tetap tidak ada jawaban.


Lampupun cukup lama padam aku benar-benar ketakutan karena hanya ada aku sendiri disini, entah kemana alan itu aku sudah gemetaran dan saat lampu menyala aku mencoba berdiri dalam keadaan masih syok .


Dan saat itu alan baru sampai dan masuk berjalan dari pintu dan mendekatiku, tuan tuan dari mana saja dengan nada lemah " kau kenapa heyy kau kenapa " alan.


Akupun sangat lemah karena hal tadi dan saat itu aku tidak tau apa yang terjadi lagi, leapun jatuh pingsan dan dengan sigap alan menangkap tubuh lea.


" Kenapa dengan dia kenapa dia sangat panik dan syok seperti itu (menggendong lea dan membaringkannya disofa tamu), tunggu dulu apa mungkin karena lampu padam tadi dan membuat dia takut dengan kegelapan saat tadi karena dia sendirian disini.


Alan kenapa sekarang kau yang bodoh melakukan hal ini, bagaimana jika dia tidak selamat tadi dan tiba-tiba saja dia tak bernapas lagi, tidak itu tidak mungkin aku hanya ingin menyiksamu bukan membunuhmu.


Alanpun mengambil minyak angin dimobil dan memberikanya dihidung lea, akhirnya lea pun terbangun. tuan kemana saja apakah tuan bertujuan untuk membunuh saya disini, akupun duduk dan alan duduk dikursi dekatku.


tapi sebelum itu apa yang membuatmu sampai pingsan dan gemetar begitu, bukankah disini tenang-tenang saja bukan " alan.


Sekarang memang tenang tapi tadi itu, ahh sudahlah aku ingin istirahat saja tapi aku ingat jika koper pakaianku masih dimobil dan aku menuju mobil.


" Sudah istirahat saja biarkan saja dulu kopermu itu sudah istirahatlah dan jangan merepotkan saya, kamarmu disana dan itu kamarku ingat jangan sampai salah " alan.


Tumben sekali tuan alan seperti itu tapi aku harus hati-hati lagi jika dia melakukan hal tadi, mematikan lampu aku yakin itu ulahnya tapi jika aku berteriak dia pasti dengar bukan ahh entahlah siapa yang salah dan benar.

__ADS_1


Akupun istirahat menuju kamar, akupun membaringkan badanku aku teringat dulu saat aku ke villa ini aku masih anak SMA dan sekarang aku sudah besar bahkan sekarang ini aku sudah bekerja.


Tak terasa waktu itu cepat berlalu ibu, lea rindu dengan ibu dan rumah kita semoga saja tuan alan mau mampir sebentar kerumahku. tapi aku yakin rumah itu pasti telah dijual oleh ibu, walaupun ibu tak mau mengatakannya padaku.


Akupun tertidur dengan nyenyak, " kau itu memang aneh gadis bodoh lea sebenarnya dulu aku sudah baik kepadamu bahkan aku menerima mu walaupun kau gadis miskin aku mencoba percaya padamu.


Tapi kau malah menyia-nyiakan kesempatan itu bahkan kau menghancurkan kebahagian yang aku selalu dapatkan, aku juga tidak tau kenapa karenamu aku bisa kalah karena kamu tidak datang " alan.


Sudahlah merekapun tertidur dikamar masing-masing, sampai pagi menjelang.


Pagi ini aku bangun dengan selalu tepat waktu walaupun terkadang gak juga sih, aku siap-siap ingin mandi tapi aku menghentikan langkahku jika koperku masih dimobil alan baiklah aku ambil dulu.


Saat keluar sudah ada koperku didepan pintu apakah alan yang membawanya kesini, kalo itu benar ya aku ucapkan terima kasih akupun memasukan koperku dan mandi setelah itu bersiap untuk bekerja.


Tapi sampai aku selesai kenapa tuan alan itu tidak keluar juga apa sekarang, menghilang adalah caranya merepotkanku baiklah aku akan pergi kekamarnya tapi tidak tidakk apa aku harus kekamarnya.


Tapi itu memang cara satu-satunya karena jika menelponnyapun aku tidak memiliki nomor dia, sudahlah ketok saja kamarnya.


Tok tokkk tokkk tuan tuan alan apakah tuan sudah siap untuk bekerja hari ini tuan, kenapa tidak ada jawaban tuan tuan alan apakah tuan telah bangun dan bersiap.


Ya tuhan kemana perginya orang itu, tuan akupun mencoba membuka pintu kamarnya dan ternyata tidak dikunci dan dikamar itu tidak ada tuan alan.

__ADS_1


Aku mencoba membuka kamar mandi dan dia juga tidak ada disitu kemana dia, tapi untung saja hari ini pagi ada cahaya matahari sebagai sahabatku.


Saat aku membalikan badan dari kamar mandi tiba-tiba saja aku menabrak sesuatu, sepertinya itu bukan dinding atau benda semacamnya ternyata ituu adalah.........


__ADS_2